Kirab Gunungan Mangga Warnai Kemeriahan Pesta Mangga di Kota Probolinggo

- Penulis

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Suasana meriah mewarnai Kota Probolinggo di sepanjang Jalan Dr. Soetomo. Setelah beberapa saat diguyur hujan, 2 Gunungan Mangga diarak dari pertigaan Plaza Probolinggo menuju GOR Ahmad Yani dengan iringan musik Duk – Duk dan Macanan, Sabtu (22/11/2025) pagi

Sementara di lapangan basket GOR Ahmad Yani telah disulap menjadi venue Pesta Mangga Kota Probolinggo Tahun 2025. Hiasan bernuansa mangga semakin menyemarakkan suasana. Disana sudah tersaji ribuan mangga dari berbagai jenis, baik dalam pameran, kontes, dan penjualan mangga murah. Ada juga bazar olahan pertanian dan perikanan.

Mengusung tema ‘Mangga Kota Probolinggo Untuk Indonesia’, Pesta Mangga Tahun 2025 berlangsung 2 hari, 22 – 23 November 2025 mulai pukul 08.00 WIB – selesai. Pesta Mangga juga diisi Kirab Gunungan Mangga, Pameran dan Bazar, Pelatihan Olahan Mangga, Talk Show Mangga, Lomba Logo Probolinggo Kota Mangga dan Anggur oleh siswa – siswi SMP Negeri dan Swasta Kota Probolinggo, Lomba Mangga Terbesar, Termanis, Terunik yang terbagi dalam 2 kategori : kategori antar kabupaten/kota, dan kategori antar kelurahan se- Kota Probolinggo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut hadir dalam opening ceremony Ketua DPRD Kota Probolinggo, Perwakilan Forkopimda, Pj. Sekretaris Daerah Rey Suwigtyo, asisten dan staf ahli, kepala perangkat daerah terkait, utusan perwakilan dari Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Karangasem, perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Perwakilan BI Malang, perwakilan BPS Kota Probolinggo, pimpinan Radar Bromo.

Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin bangga dan mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung terlaksananya Pesta Mangga tahun kedua ini. “Kami sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh undangan, peserta, komunitas, serta masyarakat yang telah berperan aktif dalam memeriahkan Pesta Mangga Tahun 2025. Semoga kegiatan ini membawa dampak positif bagi ekonomi masyarakat serta memperkuat identitas Kota Probolinggo sebagai Kota Mangga,” ujarnya.

Menurut wali kota, pada kesempatan ini festival atau pesta mangga kedua yang diadakan ada yang baru. Yakni, Kota Probolinggo berani mengundang daerah sekitar. Dan, yang hadir 3 utusan yakni, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Karangasem.

“Akan kita lakukan festival yang lebih besar lagi, kita akan undang seluruh Indonesia, tentu dengan persiapan yang lebih matang sehingga menjadi pesta mangganya Indonesia, ‘Indonesia Mango Festival’,” tegasnya.

Ya, mangga adalah salah satu produk buah nasional yang membanggakan dan bisa menjadi produk unggulan Indonesia jika terus dikembangkan. Wali kota pun mengaku kaget saat berkunjung ke stand-stand karena banyak sekali jenis mangga. Seperti Mangga Arum Manis, Mangga Manalagi, Mangga Irwin, Mangga Brazil, Mangga Pisang, Mangga Anggur, Mangga Kopyor dan lain – lain.

“Ada sekitar 20 jenis mangga. Nah tadi ada lomba mangga terberat atau terbesar, mangga termanis, mangga terunik, ini menandakan selain banyak jenisnya, mangga Probolinggo juga bisa diunggulkan dalam kualitas rasa manisnya yang sudah terkenal seantero nusantara,” tutur Dokter Aminuddin.

Ditemui usai kegiatan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo Fitriawati menjelaskan, kegiatan ini diadakan pada bulan November bertepatan dengan musim panen mangga, dengan tujuan membangkitkan kembali Kota Probolinggo sebagai Kota Mangga.

“Selain itu, tujuan lainnya untuk meningkatkan sektor pariwisata dan perekonomian daerah, serta menambah pengetahuan masyarakat tentang jenis mangga dan olahan buah mangga,” terang Fitriawati.

Salah satu warga yang hadir di acara pembukaan, Yuli (48 tahun), warga Mangunharjo mengaku senang festival mangga hadir lagi di Kota Probolinggo, bahkan dia sangat antusias berebut gunungan mangga.

“Senang ada acara ini, saya tahunya dari tik tok ditunjukkan anak saya. Tadi beli mangga manalagi 4 kg murah sekilo Cuma Rp 3 ribu, ikut rebutan gunungan mangga juga lumayan dapat 5 biji. Mudah – mudahan tahun – tahun berikutnya tambah meriah dan semakin banyak lagi mangganya,” katanya. (Dar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hilangkan Ruang Pungli, Perlu Optimalkan Digitalisasi Pelayanan Publik
Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori
Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro
Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan
Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram
Pemerintah Desa Tempeh Tengah Lumajang Tetapkan RKP Desa 2027, TNI-Polri Kawal Transparansi Pembangunan
Penetapan RKP TA 2027, Pemerintah Desa Wonotoro Siap Bekerja Bersama Rakyat
Kota Probolinggo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular Diperkuat

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 02:17 WIB

Hilangkan Ruang Pungli, Perlu Optimalkan Digitalisasi Pelayanan Publik

Rabu, 16 September 2026 - 19:04 WIB

Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori

Rabu, 16 September 2026 - 10:55 WIB

Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro

Rabu, 16 September 2026 - 06:24 WIB

Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan

Rabu, 16 September 2026 - 06:20 WIB

Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram

Berita Terbaru