Kejar Target Rp14 Miliar, Brebes Genjot Optimalisasi ZIS: Pertumbuhan Lampaui Rata-rata Nasional 75%

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo doc Kegiatan :Agus

BREBES,GarudaXpose.com//-Pemerintah Kabupaten Brebes tancap gas mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) demi memperkuat kepedulian sosial dan menekan kesenjangan. Targetnya tak main-main: Rp14 miliar pada 2026, naik hampir dua kali lipat dari capaian 2025.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Instruksi Bupati tentang Optimalisasi ZIS di Aula Lantai 5 KPT Brebes, Rabu (3/6/2026). Wakil Bupati Brebes Wurja menyebut rakor ini bukan sekadar formalitas, melainkan ikhtiar menyatukan langkah agar ZIS benar-benar jadi kekuatan nyata bagi warga kurang mampu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini kita menyatukan niat baik, memperkuat kepedulian, dan memastikan potensi ZIS dikelola optimal dan tepat sasaran,” tegas Wurja.

Ia menekankan, Instruksi Bupati Brebes Nomor 100.3.4/595/V/2026 adalah komitmen moral bersama. Kunci keberhasilan ada pada tiga hal: kesadaran, keteladanan, dan konsistensi seluruh elemen, dari ASN, lembaga, hingga masyarakat.

Wurja juga memberi peringatan keras soal integritas. “Setiap rupiah yang dititipkan masyarakat adalah amanah. Jangan ada ruang untuk penyimpangan sekecil apa pun. Kepercayaan hanya bisa dijaga dengan kejujuran dan transparansi,” tandasnya.

Pertumbuhan Tertinggi se-Jateng
Capaian Brebes mendapat apresiasi langsung dari Baznas Provinsi Jawa Tengah. Wakil Ketua II Baznas Jateng Zain Yusuf menyebut pertumbuhan penghimpunan zakat Brebes mencapai 75 persen, jauh melampaui rata-rata nasional yang hanya 30 persen.

“Ini angka luar biasa. Tahun 2025 pengumpulan zakat Rp8-9 miliar, 2026 ditargetkan Rp14 miliar,” ungkap Zain.

Menurutnya, Instruksi Bupati jadi langkah strategis. Potensi ZIS dari ASN Brebes saja diperkirakan tembus Rp25 miliar. Dana besar ini, kata Zain, akan memperluas ruang gerak Baznas membantu pemerintah. “Kalau APBD belum cukup, Baznas bisa masuk membantu masyarakat,” jelasnya. Instruksi ini juga sejalan dengan Inpres Nomor 3 Tahun 2014.

Edukasi Jadi PR
Meski grafik naik, Ketua Baznas Kabupaten Brebes Mahali mengakui pekerjaan rumah masih ada: literasi. Banyak penerima manfaat belum mengenal Baznas meski sudah menerima bantuan.

“Baznas menyelamatkan manusia sekaligus kemanusiaan. Membantu mustahik, sekaligus jadi sarana muzaki menunaikan kewajiban. Manfaatnya dua arah,” papar Mahali. Ia berharap optimalisasi ZIS memperluas dampak bagi warga membutuhkan.

Bantuan Rp60 Juta untuk Penyintas Tanah Bergerak
Dalam rakor tersebut, turut diserahkan bantuan Program Peduli Brebes senilai Rp60 juta untuk pemulihan hunian penyintas tanah bergerak di Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog. Bantuan diserahkan simbolis oleh Wakil Bupati Wurja didampingi jajaran Baznas kepada perwakilan warga terdampak.

Rakor dihadiri jajaran Forkopimda, Sekda Brebes beserta para asisten, staf ahli, kepala OPD, dan seluruh camat se-Kabupaten Brebes. Kehadiran lengkap unsur pimpinan daerah ini disebut sebagai wujud keseriusan Brebes mengawal Instruksi Bupati hingga ke tingkat kecamatan dan desa.Wakil Bupati Wurja menutup rakor dengan penegasan bahwa optimalisasi ZIS bukan semata mengejar angka Rp14 miliar. Lebih dari itu, ZIS harus menjadi gerakan sosial yang mengakar dan berkelanjutan.

“Kita tidak boleh berhenti di target. Yang kita bangun adalah sistem dan budaya peduli. Jika ZIS dikelola dengan amanah, dia akan menjadi solusi nyata untuk kemiskinan, bencana, pendidikan, hingga kesehatan. Ini kerja besar yang butuh kolaborasi dan pengawasan bersama,” pungkasnya.

Dengan pertumbuhan 75 persen dan dukungan penuh pemerintah daerah, Brebes kini dipacu menjadikan ZIS sebagai penopang kesejahteraan yang merata, bukan sekadar angka di atas kertas.***

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo
Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah
Hadiri Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Menteri Nusron: Legalitas Tanah Beri Kepastian bagi Masyarakat
Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak
Swadaya Warga Sikancil Cor Jalan Kabupaten, Tamparan Keras Untuk Pemkab Brebes
Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa
Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi
APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Hadiri Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Menteri Nusron: Legalitas Tanah Beri Kepastian bagi Masyarakat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:22 WIB

Swadaya Warga Sikancil Cor Jalan Kabupaten, Tamparan Keras Untuk Pemkab Brebes

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:06 WIB

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa

Berita Terbaru