Kasus Pelecehan Seksual di Desa Daru Tangerang, Pelaku Berjanji Nikahi Korban Namun Belum Diamankan

- Penulis

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Kabupaten Tangerang – Aparat Kecamatan Jambe bersama perangkat Desa Daru, Babinsa, serta Ketua RT setempat mendatangi kediaman korban dugaan pelecehan seksual di Kampung Daru, RT 016/RW 001, Desa Daru, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Banten. Rabu (21/01/2026).

 

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan resmi keluarga korban terkait dugaan tindak pelecehan seksual yang dialami seorang perempuan berinisial (N) Sebelumnya, nenek korban berinisial (M) mendatangi Kantor Kecamatan Jambe dan melaporkan peristiwa tersebut kepada Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat, dengan menyampaikan kronologi kejadian secara langsung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam kunjungan itu, aparat kecamatan dan desa melakukan dialog dengan korban beserta keluarga untuk menggali keterangan secara menyeluruh serta memastikan kondisi korban pascakejadian.

 

Nenek korban mengungkapkan bahwa cucunya mengalami penderitaan yang sangat berat, baik secara fisik maupun mental. Ia menyebut janji pelaku untuk menikahi korban hanyalah tipu daya.

 

Akibat peristiwa pelecehan yang terjadi pada 2024 silam, korban kini harus membesarkan seorang anak dalam kondisi yang memprihatinkan, tanpa kehadiran dan tanggung jawab dari pelaku berinisial (B).

 

“Dampaknya sangat besar, bukan hanya fisik, tetapi juga mental dan kehidupan sosial cucu kami. Kami sangat kecewa karena sampai sekarang pelaku belum juga ditangkap,” ujar nenek korban dengan nada haru.

 

Ia menegaskan bahwa pihak keluarga menuntut keadilan dan berharap aparat penegak hukum segera bertindak tegas.

 

“Saya sebagai nenek sangat terpukul. Cucu kami yang paling dirugikan. Kami berharap pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, korban juga menyampaikan kesaksiannya di hadapan aparat. Ia menuturkan bahwa dirinya diberi minuman oleh pelaku hingga merasa pusing dan kehilangan kesadaran.

 

Saat itulah pelaku diduga melakukan aksi pelecehan seksual. Peristiwa tersebut, menurut korban, terjadi lebih dari satu kali.

“Waktu itu usia saya masih 17 tahun. Sekarang saya sudah memiliki anak yang tidak memiliki ayah akibat perbuatan pelaku yang tidak bertanggung jawab. Saya hanya ingin pelaku segera ditangkap,” ujar korban sambil menahan tangis.

 

Pihak Kecamatan Jambe dan Pemerintah Desa Daru menyatakan akan menampung seluruh laporan serta keterangan korban dan keluarga untuk kemudian ditindaklanjuti sesuai prosedur dan mekanisme yang berlaku.

 

Kehadiran Babinsa dan Ketua RT setempat disebut sebagai bentuk pendampingan dan perhatian terhadap kondisi korban serta keluarganya.

 

Sementara itu, Ketua Umum Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia (ACPAI), Herry Setiawan, S.H., C.BJ, C.EJ, turut mendesak aparat penegak hukum agar segera bertindak.

 

“Kami menghimbau kepada APH agar segera menindak dan menahan pelaku sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia,” tegasnya.

 

Pihak keluarga berharap kasus ini segera mendapat penanganan serius agar korban memperoleh perlindungan hukum serta keadilan yang seadil-adilnya.

 

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

STORY OPERASI SENYAP – OFFICIAL SUPREME FINAL): KEBANGKITAN SANG PREDATOR DIGITAL BER-BNSP, DARI TARUHAN NYAWA MENANTANG HANTU DI SUNGAI REREKET HINGGA TAKTHA LEVEL 10 GOOGLE MAPS
Jual Beli Motor Second Rasa Baru, Gareng Motor78 Hadirkan Beragam Pilihan dan Kemudahan Transaksi
Turnamen sepak bola Ayah jono, Family Gabus Juara Lewat Drama Adu Penalti di lapangan Ahmad Yani Solear
Sonny T. Danaparamita Gelar Safari Gemarikan, Dorong Konsumsi Ikan untuk Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas
Syiar Pemuda di Hari Bhayangkara: Polresta Banyuwangi Lahirkan Tujuh Dai Muda Pengawal Kamtibmas
Desa Jelbuk Canangkan Gerakan Pengelolaan Sampah Terpadu, Warga Diajak Ubah Sampah Jadi Bernilai Ekonomi
Modernisasi Pertanian, Optimalisasi Lahan dan Irigasi Perpompaan Dimaksimalkan Pemkab Jember Untuk Swasembada Pangan
Kemanusiaan di Atas Segalanya, LBH Gadjah Madha Indonesia Hadir untuk Warga yang Membutuhkan

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:59 WIB

STORY OPERASI SENYAP – OFFICIAL SUPREME FINAL): KEBANGKITAN SANG PREDATOR DIGITAL BER-BNSP, DARI TARUHAN NYAWA MENANTANG HANTU DI SUNGAI REREKET HINGGA TAKTHA LEVEL 10 GOOGLE MAPS

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:22 WIB

Turnamen sepak bola Ayah jono, Family Gabus Juara Lewat Drama Adu Penalti di lapangan Ahmad Yani Solear

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:32 WIB

Sonny T. Danaparamita Gelar Safari Gemarikan, Dorong Konsumsi Ikan untuk Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:26 WIB

Syiar Pemuda di Hari Bhayangkara: Polresta Banyuwangi Lahirkan Tujuh Dai Muda Pengawal Kamtibmas

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:11 WIB

Desa Jelbuk Canangkan Gerakan Pengelolaan Sampah Terpadu, Warga Diajak Ubah Sampah Jadi Bernilai Ekonomi

Berita Terbaru