Kasus Dugaan Korupsi Dana BKK di Dorogowok Mandek, LP – KPK : Kejaksaan Terlalu Lamban Tangani Laporan!

- Penulis

Sabtu, 25 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com|Lumajang- Sudah empat bulan berlalu sejak Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK) resmi melaporkan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan Dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2024 di Desa Dorogowok, Kecamatan Kunir. Namun hingga kini, Kejaksaan Negeri Lumajang belum juga menunjukkan perkembangan berarti.

Dalam surat resmi bernomor B-2882/M.5.28/Fd.1/10/2025 tertanggal 15 Oktober 2025 yang ditandatangani langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Lumajang, Kosasih, S.H., M.H., disebutkan bahwa laporan tersebut masih dalam tahap pemeriksaan awal, yakni proses pengumpulan data dan bahan keterangan (Puldata dan Pulbaket).

Pernyataan itu memicu kritik keras dari pihak pelapor dan masyarakat pemerhati hukum di Lumajang. Pasalnya, menurut LP-KPK, penanganan laporan dugaan korupsi ini terkesan mandek dan tidak menunjukkan progres signifikan, meski pelapor, terlapor, dan saksi-saksi sudah dimintai keterangan jauh hari sebelumnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami heran, sudah hampir empat bulan sejak laporan kami sampaikan, tapi jawabannya masih sama — masih Puldata dan Pulbaket. Padahal semua pihak sudah diperiksa. Jadi mau ngumpulin data apalagi?,” ujar Ketua LP-KPK Lumajang dengan nada kecewa.

Menurut Ketua LP-KPK Lumajang Dodik Suprayitno lambannya penanganan perkara ini dapat menimbulkan persepsi negatif terhadap kinerja aparat penegak hukum di daerah.
“Publik mulai bertanya-tanya, apakah ada upaya untuk mengulur waktu hingga kasus ini perlahan meredup dan akhirnya dinyatakan “tidak cukup bukti”?,” ungkap nya.

Kritik tajam juga muncul dari kalangan pemerhati hukum yang menilai Kejaksaan seolah mengabaikan amanat Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dalam Pasal 26 undang-undang tersebut ditegaskan bahwa:
“Penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di pengadilan untuk perkara korupsi harus didahulukan daripada perkara lain.”

Artinya, setiap kasus dugaan korupsi, termasuk di tingkat desa, wajib menjadi prioritas dan diselesaikan dengan cepat, bukan dibiarkan menggantung tanpa kepastian.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Kejaksaan Negeri Lumajang belum memberikan penjelasan rinci terkait lambannya perkembangan laporan dugaan korupsi Dana BKK tersebut.

Publik kini menanti, apakah lembaga hukum yang semestinya menjadi benteng keadilan itu akan benar-benar menegakkan hukum tanpa pandang bulu, atau justru membiarkan dugaan korupsi di akar rumput menjadi tontonan yang berulang: panas di awal, dingin di akhir. ( bersambung )

Reporter : bas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori
Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro
Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan
Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram
Pemerintah Desa Tempeh Tengah Lumajang Tetapkan RKP Desa 2027, TNI-Polri Kawal Transparansi Pembangunan
Penetapan RKP TA 2027, Pemerintah Desa Wonotoro Siap Bekerja Bersama Rakyat
PWI Pusat Gelar Pembekalan Pra-UKW Angkatan 28, Mantapkan Kompetensi Wartawan Menuju Ujian Resmi
PWI Kabupaten Serang Dorong Peserta Maksimalkan Pra-UKW untuk Hasil Maksimal

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:04 WIB

Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori

Rabu, 16 September 2026 - 10:55 WIB

Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro

Rabu, 16 September 2026 - 06:24 WIB

Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan

Rabu, 16 September 2026 - 06:20 WIB

Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram

Rabu, 16 September 2026 - 05:11 WIB

Pemerintah Desa Tempeh Tengah Lumajang Tetapkan RKP Desa 2027, TNI-Polri Kawal Transparansi Pembangunan

Berita Terbaru