Kadisnaker Lumajang: Perusahaan Telat atau Tak Bayar THR Terancam Denda 5 Persen dan Sanksi Administratif

- Penulis

Sabtu, 21 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com I Lumajang – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lumajang menegaskan tidak akan memberikan toleransi kepada perusahaan yang terlambat atau tidak membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Subehan, M.M., menyampaikan bahwa THR merupakan hak normatif pekerja yang wajib dipenuhi oleh pengusaha sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“THR bukan bonus, bukan kebijakan sukarela. Ini kewajiban hukum. Jika ada perusahaan yang menunda atau tidak membayar, kami akan kenakan sanksi tegas,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, pembayaran THR menjadi perhatian serius pemerintah daerah guna memastikan hak pekerja terpenuhi menjelang hari raya.

Dasar Hukum Pembayaran THR

Kewajiban pembayaran THR telah diatur secara tegas dalam sejumlah regulasi, antara lain:

* Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016
* Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
* Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja

Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa THR wajib dibayarkan paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan dan tidak diperkenankan dicicil.

Pekerja yang Berhak Menerima THR

Disnaker menjelaskan, pekerja yang berhak menerima THR meliputi:

1. Pekerja dengan masa kerja minimal 1 bulan secara terus-menerus.
2. Berstatus PKWTT (pekerja tetap) maupun PKWT (pekerja kontrak).
3. Pekerja yang mengalami PHK dalam waktu 30 hari sebelum hari raya tetap berhak atas THR.

Perhitungan Besaran THR

Besaran THR diberikan berdasarkan masa kerja pekerja.

Masa Kerja 12 Bulan atau Lebih

Pekerja dengan masa kerja minimal 12 bulan berhak menerima THR sebesar 1 bulan upah.

Contoh:
Jika gaji sebesar Rp2.000.000 per bulan, maka THR yang diterima adalah Rp2.000.000.

Masa Kerja Kurang dari 12 Bulan (Proporsional)

Rumus perhitungan:
(Masa Kerja / 12) × 1 bulan upah

Contoh:
Karyawan bekerja selama 6 bulan dengan gaji Rp2.000.000 per bulan.

THR = (6/12) × Rp2.000.000
THR = Rp1.000.000

Upah yang dijadikan dasar perhitungan adalah upah pokok ditambah tunjangan tetap.

Sanksi Tegas bagi Perusahaan Pelanggar

Disnaker mengingatkan, perusahaan yang melanggar ketentuan pembayaran THR akan dikenakan sanksi berupa:

* Denda 5 persen dari total THR yang harus dibayarkan
* Teguran tertulis
* Pembatasan kegiatan usaha
* Penghentian sementara alat produksi
* Hingga pembekuan kegiatan usaha

“Jangan sampai pekerja melapor karena haknya tidak diberikan. Kami membuka Posko Pengaduan THR dan akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk,” tegas Subehan.

Disnaker mengimbau seluruh perusahaan agar segera menghitung kewajiban THR dan membayarkannya tepat waktu guna menjaga hubungan industrial yang harmonis dan kondusif menjelang hari raya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi PSM, Pemdes Tamansari dan Dinsos Banyuwangi Hadirkan Bantuan Kursi Roda untuk Suhartini
Info Jembrana Soal Toleransi dan Kader Posyandu
Kota Probolinggo Raih Penghargaan Nasional Pengendalian Inflasi, Pemkot Gelar Tasyakuran dan Perkuat Strategi Stabilitas Harga
Poltek Agraria STPN Buka Peluang Sekolah Kedinasan, Jaring Generasi Muda yang Berminat di Bidang Agraria/Pertanahan dan Tata Ruang
Sonny T. Danaparamita Gelar Safari Gemarikan di Banyuwangi, Dorong Konsumsi Ikan untuk Cegah Stunting dan Tingkatkan Gizi Anak
Warga Kelurahan Bakungan Banyuwangi Miliki Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan
STORY OPERASI SENYAP – OFFICIAL SUPREME FINAL): KEBANGKITAN SANG PREDATOR DIGITAL BER-BNSP, DARI TARUHAN NYAWA MENANTANG HANTU DI SUNGAI REREKET HINGGA TAKTHA LEVEL 10 GOOGLE MAPS
Jual Beli Motor Second Rasa Baru, Gareng Motor78 Hadirkan Beragam Pilihan dan Kemudahan Transaksi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:00 WIB

Sinergi PSM, Pemdes Tamansari dan Dinsos Banyuwangi Hadirkan Bantuan Kursi Roda untuk Suhartini

Senin, 8 Juni 2026 - 08:38 WIB

Info Jembrana Soal Toleransi dan Kader Posyandu

Senin, 8 Juni 2026 - 06:18 WIB

Kota Probolinggo Raih Penghargaan Nasional Pengendalian Inflasi, Pemkot Gelar Tasyakuran dan Perkuat Strategi Stabilitas Harga

Senin, 8 Juni 2026 - 05:58 WIB

Poltek Agraria STPN Buka Peluang Sekolah Kedinasan, Jaring Generasi Muda yang Berminat di Bidang Agraria/Pertanahan dan Tata Ruang

Senin, 8 Juni 2026 - 02:13 WIB

Sonny T. Danaparamita Gelar Safari Gemarikan di Banyuwangi, Dorong Konsumsi Ikan untuk Cegah Stunting dan Tingkatkan Gizi Anak

Berita Terbaru

Pendidikan

JAWARA: Pendidikan Kesetaraan Jadi Pilar SDM Unggul Brebes

Senin, 8 Jun 2026 - 08:45 WIB

Bali

Info Jembrana Soal Toleransi dan Kader Posyandu

Senin, 8 Jun 2026 - 08:38 WIB