Jember Jadi Daerah Pertama di Indonesia yang Miliki Layanan Homecare Resmi Tingkat Kabupaten

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Jember — Pemerintah Kabupaten Jember resmi meluncurkan layanan kesehatan berbasis rumah atau homecare Peluncuran dilakukan di Puskesmas Sumberbaru, Jumat (24/072026)

Dengan peluncuran ini, Jember menjadi satu-satunya kabupaten di Indonesia yang memiliki layanan publik homecare terintegrasi hingga saat ini.

Layanan tersebut dikelola langsung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Jember. Sasarannya adalah warga yang mengalami kesulitan mengakses fasilitas kesehatan karena keterbatasan mobilitas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelompok prioritas penerima layanan meliputi lansia pasca rawat inap yang butuh pemulihan, penyandang disabilitas berat, serta penderita penyakit kronis yang kesulitan datang ke Puskesmas atau rumah sakit.

Peluncuran dihadiri Wakil Menteri Kesehatan RI. Kehadiran Wamenkes menjadi bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap penguatan layanan kesehatan berbasis komunitas di daerah.

Kepala Dinkes Jember menjelaskan, tim homecare akan memberikan sejumlah layanan dasar di rumah warga.

Layanan itu mencakup pemeriksaan kesehatan rutin dan pemantauan kondisi pasien, perawatan luka serta pemberian obat, konsultasi gizi dan perawatan lansia, hingga pendampingan pemenuhan hak atas layanan kesehatan.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, program ini lahir dari keprihatinan terhadap warga yang punya BPJS Kesehatan tapi tidak bisa berobat karena keterbatasan fisik.

“Kalau masyarakat mampu bisa punya dokter pribadi, lewat program ini warga kurang mampu juga akan dapat pelayanan setara. Seolah ada tenaga kesehatan yang siap datang langsung ke rumah,” kata Gus Fawait dalam sambutannya.

Pemkab Jember menargetkan layanan homecare bisa beroperasi penuh di seluruh kecamatan. Tujuannya memperluas akses kesehatan yang adil dan merata.

Aas, salah satu keluarga penerima manfaat yang hadir di Puskesmas Sumberbaru, menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, kehadiran tenaga kesehatan ke rumah sangat meringankan beban keluarga.

“Kehadiran nakes sangat membantu, terutama untuk lansia yang sulit ke fasilitas kesehatan. Kami berharap layanan ini terus berjalan dan menjangkau lebih banyak warga,” ujarnya.

Dengan adanya homecare, Pemkab Jember berharap kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan publik meningkat, sekaligus menekan angka komplikasi akibat keterlambatan penanganan.

Pewarta: Slamet R. / Sugianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berbekal Informasi Warga, Polisi Gerebek Praktik Togel Sidney di Sibolga Sambas
Kecelakaan Tunggal di Sitahuis, L300 Terperosok ke Jurang Sedalam 60 Meter
Hari Bakti ke-79, TNI AU Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bagikan Sembako di Banyuwangi
Komisi IV DPR RI Gandeng KKP, Sonny T. Danaparamita Bekali Nelayan dan UMKM Banyuwangi Akses Permodalan
Pemprov Bali Perkuat Sinergi Bersama Ombudsman RI Demi Kualitas Pelayanan
PROYEK IRIGASI Rp 195 JUTA DI SLATRI DISOROT Diduga Pakai Batu Cadas dan Pasir Ladon Tak Sesuai Spek
Opini: Penegakan Hukum Pertambangan di Banyuwangi Jangan Tebang Pilih
Bupati Masinton Lantik 35 Pejabat, Tegaskan ASN Harus Layani Masyarakat dengan Senyum

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:38 WIB

Berbekal Informasi Warga, Polisi Gerebek Praktik Togel Sidney di Sibolga Sambas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:28 WIB

Kecelakaan Tunggal di Sitahuis, L300 Terperosok ke Jurang Sedalam 60 Meter

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:37 WIB

Hari Bakti ke-79, TNI AU Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bagikan Sembako di Banyuwangi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:32 WIB

Komisi IV DPR RI Gandeng KKP, Sonny T. Danaparamita Bekali Nelayan dan UMKM Banyuwangi Akses Permodalan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:50 WIB

PROYEK IRIGASI Rp 195 JUTA DI SLATRI DISOROT Diduga Pakai Batu Cadas dan Pasir Ladon Tak Sesuai Spek

Berita Terbaru