Jalan Lintas Pantai Barat Madina Rusak Pascabanjir, Warga Minta Perhatian Gubernur Sumut

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com l Mandailing Natal — Lebih dari satu bulan pascabanjir yang melanda wilayah Mandailing Natal pada 25 November 2024, kondisi jalan provinsi di ruas jalur lintas Jembatan Merah–Simpang Gambir hingga kini dilaporkan belum menunjukkan penanganan berarti. Sejumlah warga yang berdomisili di wilayah Pantai Barat Mandailing Natal menyatakan kerusakan jalan tersebut masih mengganggu mobilitas masyarakat.
Berdasarkan pemantauan warga di lapangan (Ucok Nasution) yang berprofesi sebagai supir, dan yang selalu melintasi ruas jalan provinsi ini, yang menjadi satu-satunya akses alternatif bagi masyarakat Pantai Barat Madina masih mengalami kerusakan di beberapa titik, mulai dari badan jalan tergerus hingga kondisi yang dinilai rawan bagi pengguna jalan. Situasi ini dirasakan langsung oleh masyarakat yang setiap hari bergantung pada jalur tersebut untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.
“Sudah lebih dari sebulan pascabanjir, namun sampai sekarang belum terlihat adanya penanganan serius di lapangan. Padahal jalan ini adalah akses utama dan satu-satunya jalur alternatif bagi masyarakat Pantai Barat,” ujar salah seorang warga setempat Ucok Nasution, Senin (05/01/2026).
Masyarakat menilai keterlambatan penanganan berpotensi memperparah kerusakan, terutama di tengah cuaca yang masih kerap diguyur hujan. Selain menghambat arus transportasi, kondisi tersebut juga dikhawatirkan dapat menimbulkan risiko keselamatan bagi pengendara.
Atas kondisi itu, masyarakat Pantai Barat Mandailing Natal menyampaikan harapan kepada Gubernur Sumatera Utara agar memberikan perhatian khusus terhadap ruas jalan provinsi tersebut. Warga berharap pemerintah provinsi melalui instansi terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), dapat segera melakukan langkah penanganan yang terukur dan berkelanjutan.
“Jalan ini sangat vital bagi kami. Kami berharap pemerintah provinsi hadir dan segera mengambil langkah konkret agar aktivitas masyarakat tidak terus terganggu,” kata warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak terkait mengenai rencana penanganan lanjutan terhadap ruas jalan provinsi Jembatan Merah–Simpang Gambir tersebut. Masyarakat berharap aspirasi ini dapat menjadi perhatian serius demi kelancaran akses dan keselamatan bersama.
(M.SN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi
Peletakan Batu Pertama Rumah Qur’an Raudhatul Jannah, PAC Pemuda Pancasila SU II Tegaskan Komitmen Sosial
Jajaran Pemasyarakatan Sumatera Selatan Laksanakan Penanaman Pohon di Lapas Pagar Alam
Ketika Imam Lupa Rakaat: Begini Tata Cara dan Sikap Makmum Menurut Fikih Syafi‘i
Ancaman Kerasnya Hati: Kerugian Bagi Jiwa yang Enggan Menangis Karena Allah
CACA Sumsel Satukan Gagasan Cegah Karhutla: “Bersinergi, Selamatkan Hutan dan Masa Depan”
Transformasi Pelayanan RSUD Blambangan: Dari Antrean Panjang dan Berkas Kertas, Kini Lebih Cepat Berbasis Online
Kapolsek Tanggul AKP Fatur Rahman Pimpin Langsung Pengamanan Lomba Kerapan Sapi di Tanggul Wetan

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 10:45 WIB

Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi

Minggu, 13 September 2026 - 04:49 WIB

Peletakan Batu Pertama Rumah Qur’an Raudhatul Jannah, PAC Pemuda Pancasila SU II Tegaskan Komitmen Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 14:29 WIB

Jajaran Pemasyarakatan Sumatera Selatan Laksanakan Penanaman Pohon di Lapas Pagar Alam

Sabtu, 12 September 2026 - 11:48 WIB

Ketika Imam Lupa Rakaat: Begini Tata Cara dan Sikap Makmum Menurut Fikih Syafi‘i

Sabtu, 12 September 2026 - 11:27 WIB

Ancaman Kerasnya Hati: Kerugian Bagi Jiwa yang Enggan Menangis Karena Allah

Berita Terbaru