JALAN BODOL: Derita Warga Kecipir dan Pengabean Bertahun-tahun

- Penulis

Sabtu, 11 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES,GARUDAXPOSE.COM-Kondisi jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Kecipir dan Desa Pengabean, Kecamatan Losari, Brebes, memprihatinkan. Sekitar 4 kilometer jalan tersebut rusak parah dan menjadi akses utama bagi warga kedua desa. Meskipun keluhan warga terus disampaikan, perbaikan tampaknya masih jauh dari harapan.Sabtu (11/10/2025)

Warga setempat, Dulhadi, mengungkapkan bahwa kondisi jalan sudah bertahun-tahun tidak diperbaiki. “Kondisine rusak wis pirang-pirang taun durung diperbaiki,” ujarnya. Situasi ini diperparah saat musim hujan, karena jalan sering banjir dan sulit dilalui.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dampak dari kerusakan jalan ini sangat dirasakan oleh warga. Onderdil motor sering cepat aus dan harus diganti. Lebih berbahaya lagi, jalan ini sering menyebabkan pengendara terjatuh. “Uh ya sering, sering ana wong tiba,” kata Camad, warga Desa Prapag Lor.Komentar Pedas Warga

“Sudah bertahun-tahun seperti ini, pokoknya sudah lama sekali,” kata Camad, saat ditanya tentang kondisi jalan.
“Saya sudah tidak tahan dengan kondisi jalan seperti ini. Setiap hari, saya harus melewati jalan ini untuk pergi ke sawah,” ujar, warga Desa Kecipir.

Komentar Anggota DPRD Brebes, Syamsul Falah

Syamsul Falah, Anggota DPRD Brebes dari Fraksi Demokrat, mengakui pentingnya jalan poros Kecipir-Pengabean bagi masyarakat setempat. Jalan ini menjadi akses vital bagi petani tambak, petani lainnya, dan pedagang yang hendak berbelanja ke pasar.

“Pedagang yang harus belanja ke Pasar Losari Lor atau Pasar Limbangan terpaksa melewati jalan yang rusak parah ini. Akibatnya, banyak yang memilih memutar melalui jalan pantura meski jaraknya jauh lebih jauh,” ujar Syamsul.

Syamsul berharap jalan tersebut dapat menjadi prioritas perbaikan pada 2026 mendatang dan berjanji akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat. “Kami akan terus mengawal dan memperjuangkan perbaikan jalan ini hingga menjadi prioritas,” tandasnya.

Warga Desa Kecipir dan Pengabean berharap agar pemerintah kabupaten dapat memperhatikan kondisi jalan tersebut. Mereka menginginkan perbaikan yang menyeluruh dan memadai untuk memudahkan akses dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

The Robin Comeback, Usung Aransemen Baru untuk Lagu Lawas “Kehangatan Pria Lain”
Ketua MWC NU Lingga Bayu Turut Antar Calon Jemaah Haji ke Kabupaten Mandailing Natal
Angin Kencang dan Hujan Deras Rusakan Rumah di Kemang Agung Butuh Bantuan
GNPK-RI SUMSEL DESAK APARAT PERIKSA GALIAN C DIDUGA MILIK WAGUB SUMSEL DI LAHAT
Bravo TNI Bersama Rakyat, Koramil 16/BTN Bergerak Perbaiki Jalan Rusak Jalur Jembatan Merah–Simpang Gambir
Kodim 0418/Palembang dan BAZNAS Bongkar Rumah Tidak Layak Huni di Sei Lais Kecamatan Kalidoni
Dandim 0418/Palembang Hadiri Rakor Pengendalian Kebakaran Hutan Kebun dan Lahan Sumatera Selatan Tahun 2026
Pemkab Palas Matangkan Pemberangkatan Haji Melayani Tamu Allah Adalah Kemulian

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 00:51 WIB

The Robin Comeback, Usung Aransemen Baru untuk Lagu Lawas “Kehangatan Pria Lain”

Sabtu, 25 April 2026 - 08:48 WIB

Ketua MWC NU Lingga Bayu Turut Antar Calon Jemaah Haji ke Kabupaten Mandailing Natal

Sabtu, 25 April 2026 - 06:57 WIB

Angin Kencang dan Hujan Deras Rusakan Rumah di Kemang Agung Butuh Bantuan

Sabtu, 25 April 2026 - 06:45 WIB

GNPK-RI SUMSEL DESAK APARAT PERIKSA GALIAN C DIDUGA MILIK WAGUB SUMSEL DI LAHAT

Jumat, 24 April 2026 - 14:38 WIB

Bravo TNI Bersama Rakyat, Koramil 16/BTN Bergerak Perbaiki Jalan Rusak Jalur Jembatan Merah–Simpang Gambir

Berita Terbaru