Garudaxpose.com | Probolinggo – Ketahanan pangan tidak hanya berbicara mengenai ketersediaan bahan pangan, tetapi juga bagaimana lahan pertanian tetap produktif dan mampu menghasilkan panen secara optimal. Hal inilah yang menjadi perhatian jajaran Polsek Tongas, Polres Probolinggo.
Melalui kegiatan pendampingan di lapangan, kepolisian ikut memastikan lahan pertanian yang menjadi binaan tetap terkelola dengan baik. Salah satunya dilakukan di Dusun Sembon, Desa Pamatan, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.
Di lokasi tersebut terdapat lahan jagung milik Sari Purwanto dengan luas kurang lebih 6.000 meter persegi. Perkembangan tanaman di lahan tersebut dipantau langsung Bhabinkamtibmas Desa Pamatan dan Desa Tongas Wetan, Bripka Hendra P, pada Minggu (4/10/2026) pagi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran polisi di lahan pertanian dimanfaatkan untuk melihat kondisi tanaman secara langsung sekaligus membangun komunikasi dengan petani. Sejumlah hal terkait pengelolaan lahan dibahas dalam pertemuan tersebut.
Bagi kepolisian, komunikasi dengan petani menjadi bagian penting dari pendampingan. Petani dapat menyampaikan perkembangan maupun persoalan yang dihadapi selama mengelola tanaman. Dengan demikian, apabila ditemukan kendala, langkah koordinasi dapat dilakukan lebih cepat.
Dari hasil pengecekan, kondisi lahan dan tanaman jagung masih terpantau baik. Tidak ditemukan persoalan yang mengganggu pengelolaan lahan maupun perkembangan tanaman.
Kapolsek Tongas Iptu Kumoro Seto mengatakan, pendampingan terhadap sektor pertanian merupakan salah satu bentuk dukungan kepolisian terhadap program ketahanan pangan.
“Monitoring ini kami lakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman sekaligus menyerap informasi dari petani. Jika ada kendala di lapangan, bisa segera diketahui dan dikoordinasikan,” ujar Kumoro.
Ia menuturkan, keberadaan Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan mampu membangun komunikasi yang lebih terbuka. Selain menjalankan tugas menjaga keamanan, personel juga diharapkan peka terhadap berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah binaannya.
Kumoro pun mengajak para petani untuk mempertahankan semangat dalam mengelola lahan dan meningkatkan produktivitas pertanian.
“Polri akan terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami juga berharap para petani terus semangat mengelola lahannya sehingga hasil pertanian dapat optimal dan ikut mendukung ketahanan pangan,” katanya.
Pemantauan lahan tersebut berlangsung lancar. Tidak hanya memastikan kondisi tanaman, kegiatan itu juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat petani di Desa Pamatan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif.
(Septyan)















