Isu Keterlibatan Anggota DPRD Madina dalam PETI di Lingga Bayu Dibantah, Warga: Tidak Benar Ada Nama W di Lokasi Tambang

- Penulis

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Mandailing Natal — Beredar kabar di sejumlah media online terkait dugaan keterlibatan salah satu anggota DPRD Mandailing Natal berinisial W dalam aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Simpang Durian, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal.

Dalam pemberitaan tersebut, disebutkan bahwa anggota dewan daerah pemilihan (dapil) III tersebut diduga menjadi pemodal sekaligus pengelola tambang ilegal dengan memiliki satu unit alat berat excavator dan beberapa mesin dompeng. Informasi itu ramai beredar di media pada Kamis (30/10/2025) dengan judul provokatif: “Gawat, Virall…!!! Madina Sedang Tidak Baik-Baik Saja.”

Menanggapi hal itu, awak media GarudaXpose melakukan konfirmasi langsung kepada W melalui pesan WhatsApp. Dalam klarifikasinya, W dengan tegas membantah tudingan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Maaf, bang. Saya tidak ikut dalam kegiatan PETI di Desa Simpang Durian. Saya hanya fokus dengan tugas-tugas saya di Komisi IV. Amanah yang saya emban sangat berat, jadi tidak terpikir lagi untuk mengurusi hal seperti itu,” ujar W, Jumat (31/10/2025).

Untuk memastikan kebenaran informasi, tim media GarudaXpose kemudian turun langsung ke lokasi yang dimaksud. Dari hasil penelusuran di lapangan, sejumlah warga juga membantah adanya keterlibatan inisial W dalam aktivitas pertambangan ilegal tersebut.

Salah seorang warga, Marasayang Siregar, saat diwawancarai menyampaikan bahwa kabar tersebut tidak benar.

“Setahu saya, tidak ada yang namanya W ikut di tambang sini. Mungkin itu hanya isu,” ungkapnya kepada wartawan, Jumat (31/10/2025).

Dengan demikian, kabar yang sempat mencuat di publik terkait dugaan keterlibatan anggota DPRD Mandailing Natal itu masih perlu diklarifikasi lebih lanjut agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

(MS.N ) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo Wakafkan Tanahnya, Warga Mengapresiasi
Reses DPRD Kabupaten Tangerang Serap Aspirasi Warga Pasanggrahan, Fokus PDAM dan Pemberdayaan UMKM
Kakanwil Kemenag Banten Pimpin Doa di Puncak Peringatan 400 Tahun Syekh Yusuf Al-Makassari
RTLH Milik Ibu Karnasih di Kresek Diduga Luput dari Perhatian, Aktivis Soroti Kinerja Pemerintah
12 Tahun Konsisten, Program Katarak Gratis Banyuwangi Sentuh Ribuan Warga
BPOM Gelar Intervensi Keamanan Pangan di Banyuwangi, Libatkan Desa, Pasar, dan Sekolah
Jembatan Ambles 2025, Proyek Sungai Lembu Banyuwangi Masuk Tahap Tender
Latihan Dalmas Skala Besar, Polresta Banyuwangi Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 01:06 WIB

Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo Wakafkan Tanahnya, Warga Mengapresiasi

Rabu, 29 April 2026 - 14:39 WIB

Reses DPRD Kabupaten Tangerang Serap Aspirasi Warga Pasanggrahan, Fokus PDAM dan Pemberdayaan UMKM

Rabu, 29 April 2026 - 11:58 WIB

Kakanwil Kemenag Banten Pimpin Doa di Puncak Peringatan 400 Tahun Syekh Yusuf Al-Makassari

Rabu, 29 April 2026 - 11:41 WIB

RTLH Milik Ibu Karnasih di Kresek Diduga Luput dari Perhatian, Aktivis Soroti Kinerja Pemerintah

Rabu, 29 April 2026 - 11:24 WIB

12 Tahun Konsisten, Program Katarak Gratis Banyuwangi Sentuh Ribuan Warga

Berita Terbaru