Heboh! Oknum Kepsek SMP di Tapteng Diduga Terlibat Pelecehan Seksual, Disdik Angkat Bicara

- Penulis

Sabtu, 24 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com, TAPTENG | Dugaan kasus pelecehan seksual yang menyeret seorang oknum kepala sekolah (kepsek) SMP berinisial JH menghebohkan masyarakat Kecamatan Pasaribu Tobing, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Kasus ini menjadi sorotan setelah muncul dugaan tindakan tidak senonoh terhadap korban yang disebut terjadi di rumah pribadi terduga.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga, JH diduga merayu korban dengan iming-iming uang jajan. Terduga juga disebut meminta korban membuka pakaian untuk difoto serta melakukan tindakan yang mengarah pada dugaan pelecehan seksual.

Informasi tersebut memicu keresahan masyarakat. Sejumlah warga mengaku mendengar bahwa kasus itu telah dilaporkan ke Polres Tapanuli Tengah. Namun, mereka mempertanyakan perkembangan penanganannya karena terduga disebut masih beraktivitas seperti biasa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami dengar persoalan ini sudah dilaporkan ke polisi. Kami khawatir jika tidak segera ditindaklanjuti,” ujar seorang warga, Kamis (22/10/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah, Johannes Simanjuntak, membenarkan adanya persoalan tersebut saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

“Sudah diproses dan sudah kita naikkan ke Inspektorat dan hasil sudah ditindaklanjuti kemungkinan hari senin keluar surat pemberhentian nya ,” jawab Johannes.

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa persoalan ini telah masuk ke jalur pemeriksaan internal. Namun, sejauh mana proses tersebut berjalan, apa hasil pemeriksaannya, dan apakah ada langkah administratif terhadap yang bersangkutan, belum dijelaskan secara terperinci.

Di sisi lain, kepastian mengenai laporan polisi juga masih perlu dikonfirmasi langsung kepada Polres Tapanuli Tengah. Publik membutuhkan penjelasan resmi agar tidak muncul spekulasi mengenai penanganan perkara tersebut.

Masyarakat berharap dugaan ini ditangani secara serius, transparan, dan sesuai ketentuan hukum. Perlindungan terhadap korban harus menjadi prioritas, sementara setiap dugaan wajib diperiksa secara objektif dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.(ps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Info Giat Wagub Bali Terkait HUT Laskar Bali Shanti dan Giat IWO Tanam Mangrove
Moderasi Beragama Dan Ekoteologi Jadi Bekal PPPK, Kamenag Layani Masyarakat
Hadir di UKW PWI, Polres Probolinggo Dorong Wartawan Makin Kompeten dan Beretika
Peduli Lingkungan dan Mitigasi Bencana, Rumah Zakat Probolinggo Bersama Destana Mangunharjo Bersihkan TPU Sumber Arum
Suraji, Korban Keenam Karhutla Bromo, Dimakamkan di Kampung Halaman di Lumbang
Warga Desa Tegalsono Jalan 2 KM Cari Air Bersih, DWP BPBD Probolinggo Salurkan Bantuan 11.000 Liter
Peluncuran Bus Listrik Trans Sarbagita dan Charging Station Hibah Proyek Bali E-Mobility
BREAKING NEWS: Tragis! Hendak Mengajar, Guru SMPN 2 Pergadungan Tewas Terlindas Truk Fuso di Pantai Kuta

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:51 WIB

Heboh! Oknum Kepsek SMP di Tapteng Diduga Terlibat Pelecehan Seksual, Disdik Angkat Bicara

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:04 WIB

Info Giat Wagub Bali Terkait HUT Laskar Bali Shanti dan Giat IWO Tanam Mangrove

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Moderasi Beragama Dan Ekoteologi Jadi Bekal PPPK, Kamenag Layani Masyarakat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Hadir di UKW PWI, Polres Probolinggo Dorong Wartawan Makin Kompeten dan Beretika

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Peduli Lingkungan dan Mitigasi Bencana, Rumah Zakat Probolinggo Bersama Destana Mangunharjo Bersihkan TPU Sumber Arum

Berita Terbaru

Bali

Arak Bali Laku Dilelang US$400 di Las Vegas Amerika

Sabtu, 24 Okt 2026 - 04:33 WIB