GarudaXpose.Com | Padang Lawas — Pemerintah Kabupaten Padang Lawas terus berjuang meningkatkan konektivitas wilayah demi mendorong perekonomian masyarakat. Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE, bersama kepala daerah se‑Sumatera Utara dan pejabat provinsi, mengikuti rapat pembahasan usulan peningkatan status jalan daerah menjadi jalan nasional di Kementerian Pekerjaan Umum RI, Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Rombongan daerah disambut langsung oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU Dr. Ir. Hairuddin C. Mahdi, ST., M.Si., dalam sidang yang membahas kelayakan koridor strategis Gunung Tua‑Sibuhuan‑Batas Riau sepanjang 113,02 kilometer untuk dinaikkan statusnya menjadi jalan nasional.
Koridor tersebut merupakan jalur penghubung utama antara Sumatera Utara dan Provinsi Riau, yang dinilai memiliki peran sentral bagi penguatan jaringan logistik dan perdagangan lintas wilayah. Ada empat alasan utama pengajuan peningkatan status jalan ini: pertama, memperkuat keterkaitan fungsional kawasan perkotaan Padangsidimpuan‑Padang Lawas‑Pasir Pangaraian Riau; kedua, mendorong pengembangan koridor ekonomi lintas provinsi guna mempermudah pengiriman komoditas unggulan kelapa sawit dan karet dari wilayah Tapanuli Bagian Selatan menuju Pelabuhan Dumai dan jalur perdagangan Selat Malaka; ketiga, membuka akses lebih luas menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Danau Toba; keempat, ruas jalan ini sudah tercantum dalam Rencana Umum Jaringan Jalan Nasional 2020‑2040.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pertemuan tersebut, para kepala daerah menyampaikan empat harapan utama kepada Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU, yaitu dukungan kebijakan sesuai Surat Keputusan tahun 2022, bantuan verifikasi dan validasi teknis kelayakan jalan, penetapan prioritas penanganan, serta alokasi pendanaan agar usulan tersebut dapat segera direalisasikan.
Bupati Padang Lawas menegaskan bahwa perjuangan ini bukan sekadar urusan infrastruktur, melainkan upaya nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Jalan adalah urat nadi ekonomi. Jika status Gunung Tua‑Sibuhuan‑Batas Riau menjadi jalan nasional, maka distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat Padang Lawas akan lebih cepat, biaya logistik turun, dan investasi akan masuk. Ini komitmen kami untuk kesejahteraan masyarakat Padang Lawas,” tegas Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE.
Turut hadir dalam rombongan kepala daerah se‑Sumatera Utara antara lain Bupati Mandailing Natal Saifullah Nasution, Bupati Labuhanbatu Utara Dr. Hendriyanto Sitorus, SE, MM, Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu, SE, Ak, MM, CA, Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si, M.Si, Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu, SE, serta Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes. Selain itu hadir pula Kepala Bapperida Provinsi Sumatera Utara Dr. Dikky Anugerah, S.Sos, M.SP, Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya Provinsi Sumatera Utara Candra Dalimunthe, S.STP, M.SP, beserta jajaran pejabat pendamping masing‑masing daerah.
Para peserta berharap Kementerian PU dapat segera melakukan penilaian mendalam sehingga koridor strategis ini dapat segera ditetapkan sebagai bagian dari jaringan jalan nasional dan manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat di sepanjang wilayah lintas Sumatera Utara‑Riau.
Arman Effendi












