Garudaxpose.com | Probolinggo – Komitmen Polri dalam mendukung sektor pertanian terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan di lapangan. Salah satunya dilakukan personel Polsek Sumberasih, Polres Probolinggo Kota, dengan melakukan pemantauan sekaligus pendampingan terhadap lahan jagung milik warga di Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan monitoring dilaksanakan pada Kamis (23/7/2026). Bripda Sahrul mendatangi area pertanian jagung milik Pringga Lamadi yang berada di Dusun Melati, Desa Pesisir. Lahan seluas sekitar tiga hektare tersebut dikelola bersama Kelompok Tani yang diketuai Martono.
Dalam kunjungan itu, personel kepolisian tidak hanya melakukan pengecekan kondisi tanaman, tetapi juga berbincang dengan para petani mengenai perkembangan budidaya jagung. Berbagai informasi terkait proses penanaman, perawatan hingga potensi kendala yang dihadapi di lapangan turut menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolsek Sumberasih AKP Sugeng Apriyanto, S.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dan menjaga produktivitas sektor pertanian.
“Pendampingan ini bertujuan memastikan tanaman berkembang dengan baik sekaligus mempererat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat. Apabila terdapat kendala di lapangan, kami akan berupaya membantu mengoordinasikan dengan pihak-pihak yang berwenang,” ujarnya.
Dari hasil monitoring diketahui tanaman jagung tersebut telah ditanam sejak 29 Mei 2026. Apabila tidak ada kendala cuaca maupun gangguan lainnya, tanaman diperkirakan siap dipanen pada 10 September 2026.
Hasil pengecekan menunjukkan pertumbuhan tanaman berada dalam kondisi baik. Hingga saat ini belum ditemukan permasalahan yang berpengaruh terhadap proses budidaya sehingga petani optimistis hasil panen dapat sesuai harapan.
Polres Probolinggo Kota berharap kegiatan pendampingan seperti ini dapat terus memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat tani. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas produksi pertanian sekaligus memperkokoh ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Probolinggo. (Septyan)













