Garudaexpose.com | Kabupaten Serang – Dugaan manipulasi data pembelanjaan aset dalam Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Tahun Anggaran 2025 di Desa Mekar Baru, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah aktivis dan elemen masyarakat mendesak Kepala Desa Mekar Baru segera memberikan klarifikasi secara terbuka terkait penggunaan anggaran desa.
Desakan tersebut muncul setelah tim di lapangan menemukan adanya dugaan ketidaksesuaian antara data pembelanjaan aset yang tercantum dalam LPJ dengan kondisi riil di lapangan. Beberapa item pengadaan disebut tidak ditemukan keberadaannya meski telah tercatat dalam laporan administrasi desa.
Para aktivis menilai persoalan tersebut perlu segera ditindaklanjuti guna menghindari keresahan di tengah masyarakat.
Mereka meminta pihak kecamatan, inspektorat, hingga aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan terhadap dugaan tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau memang aset itu ada, silakan dibuktikan secara terbuka. Namun jika dalam LPJ tercatat tetapi barangnya tidak ada, maka hal ini harus menjadi perhatian serius,” ujar salah satu aktivis saat dimintai keterangan.
Selain itu, aktivis juga mendesak Kepala Desa Mekar Baru bersikap kooperatif dan hadir memberikan penjelasan kepada masyarakat maupun pihak terkait.
Menurut mereka, transparansi dalam penggunaan Dana Desa sangat penting guna menjaga kepercayaan publik.
Sebelumnya, pengelolaan Dana Desa Mekar Baru juga sempat menjadi perhatian masyarakat, termasuk terkait realisasi sejumlah program fisik dan bantuan sosial yang dinilai belum berjalan maksimal.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Mekar Baru belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan manipulasi data pembelanjaan aset tersebut.
(Spi)











