Garudaxpose.com | Tangerang – Pekerjaan pengaspalan hotmix yang berlokasi di Desa Kaliasin RT 003 RW 001, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Proyek yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur jalan itu diduga dikerjakan tidak sesuai standar spesifikasi teknis.
Berdasarkan hasil investigasi tim jurnalis GarudaXpose di lokasi, ditemukan sejumlah kejanggalan pada hasil pengerjaan proyek tersebut. Meski proyek tergolong baru selesai dikerjakan, kondisi lapisan aspal di beberapa titik sudah terlihat mengalami kerusakan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lapisan hotmix tampak tipis dan mudah terkelupas hanya dengan tekanan ringan. Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa kualitas material maupun proses pengerjaan tidak dilakukan sesuai standar yang semestinya.
Selain itu, ketebalan lapisan aspal dinilai tidak merata dan daya rekat antar material terlihat lemah. Temuan tersebut semakin menguatkan dugaan adanya kelalaian dalam pelaksanaan proyek pengaspalan tersebut.
Sejumlah warga setempat mengaku kecewa terhadap hasil pekerjaan proyek jalan tersebut. Mereka menilai kualitas jalan tidak sebanding dengan anggaran yang telah dikucurkan pemerintah.
“Kalau di Jawa Barat, pekerjaan seperti ini sudah dibongkar,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya saat diwawancarai oleh tim media GarudaXpose.
Warga juga khawatir kondisi jalan tersebut tidak akan bertahan lama dan dapat membahayakan pengguna jalan apabila tidak segera dilakukan perbaikan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai dugaan buruknya kualitas pekerjaan tersebut.
Masyarakat berharap adanya evaluasi menyeluruh serta tindakan tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab agar proyek infrastruktur yang menggunakan anggaran publik dapat dikerjakan secara profesional dan sesuai spesifikasi teknis yang berlaku.
(Aripin)












