Dari Kampus ke Desa, 304 Taruna/i STPN Ambil Peran Menguatkan Data Tanah Masyarakat di Jawa Tengah

- Penulis

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com, DIY – Sebanyak 304 Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) ditempatkan di enam kabupaten di Jawa Tengah guna mendukung pemutakhiran data digital sertipikat lama yang sedang dilaksanakan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Penugasan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pertanahan dan Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP–PTLP) Tahun Akademik 2025–2026 yang berlangsung pada 9 Februari s.d 11 Juli 2026.

Asrorul Habib, salah satu Taruna KKNP-PTLP yang ditugaskan di Kabupaten Boyolali, mengaku sudah menantikan kesempatan untuk terjun langsung ke lapangan ini. “Kami sudah menyiapkan langkah-langkah strategis, mulai dari proses perencanaan hingga pelaksanaan yang dilengkapi dengan _monitoring_ dan evaluasi,” ujarnya usai mengikuti kegiatan Pelepasan KKNP-PLTP, di Pendopo Sasana Widya Bhumi, STPN, Sleman, DIY, Senin (09/02/2026).

Ia menceritakan, taruna/i dibekali tidak hanya tentang penguasaan teknis, namun juga perlu mempersiapkan kemampuan memahami kondisi lapangan serta kearifan lokal di wilayah penugasan. “Harus memahami karakteristik wilayah dan mampu beradaptasi dengan kondisi setempat,” lanjut Asrorul Habib.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Total bidang tanah yang menjadi target inventarisasi data dalam KKNP-PTLP di Jawa Tengah ini juga sudah ditentukan. Sebarannya meliputi 29.945 bidang di Kabupaten Temanggung, 26.633 bidang di Kabupaten Demak, 64.114 bidang di Boyolali, 76.627 bidang di Kabupaten Klaten, 42.228 bidang Kabupaten Pati, dan 23.655 bidang di Kabupaten Batang.

Peserta KKNP-PTLP dengan penempatan Kabupaten Boyolali, Evangeline Ayla, juga menyatakan kesiapannya mendukung upaya pemutakhiran data digital pertanahan ini. Kantor Pertanahan Kabupaten Boyolali juga telah memberikan dukungan sebelum pelaksanaan kegiatan berlangsung. “Alhamdulillah, sudah disiapkan dengan baik, mulai dari peta kerja hingga data-data pendukung yang kami perlukan, sehingga pelaksanaan kegiatan di lapangan dapat berjalan lebih optimal,” tuturnya.

Dalam sambutannya pada kegiatan Pelepasan KKNP-PLTP, Wakil Menteri (Wamen) ATR/Wakil Kepala (Waka) BPN, Ossy Dermawan, mengungkapkan harapannya terhadap pelaksanaan KKN pertanahan tahun angkatan ini. “_Output_ yang diharapkan dari kegiatan ini adalah terwujudnya penertiban serta tata kelola pertanahan yang semakin baik ke depan. Oleh karena itu, kami memohon dukungan dan partisipasi masyarakat, khususnya yang nantinya akan dikunjungi oleh para Taruna/i STPN,” ujarnya usai melepas 619 Taruna/i STPN untuk mengikuti KKNP-PTLP.

Kepada Taruna/i yang sudah siap terjun ke lokasi KKNP-PTLP, Wamen Ossy berpesan bahwa sikap dan perilaku selama bertugas akan menjadi cerminan institusi yang menaungi, baik STPN ataupun Kementerian ATR/BPN. Maka dari itu, ia meminta agar seluruh peserta menjalankan KKN pertanahan ini dengan penuh tanggung jawab.

“Mudah-mudahan para Taruna/i STPN dapat melaksanakan kegiatan ini secara profesional serta menjunjung tinggi etika dan integritas dalam setiap tahapan pelaksanaannya,” pungkas Wamen ATR/Waka BPN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Koster Paparkan Strategi Amankan Pertanian dan Kendalikan Alih Fungsi Lahan
DKUP Kota Probolinggo Gelar Operasi Pasar, Ratusan Warga Padati GOR Tri Dharma Mangunharjo
Sopir Travel Tewas di Tempat, Diduga Mengantuk Tabrak Truk Parkir di Wongsorejo
Pengelolaan Keuangan Berkualitas, Rutan Kraksaan Sabet Dua Penghargaan dari KPPN Bondowoso
Dampingi Komisi IV DPR RI ke PT BSI, Sonny T. Danaparamita Tekankan Pengawasan Investasi Berkelanjutan
Usai Curhat Soal Hama Tikus ke Menko Pangan, Jogo Tirto di Srono Diduga Diintimidasi Oknum, BARISTAN: Fakta Serangan Tikus Memang Benar
2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember
Tinjau Lokasi Huntap bagi Korban Bencana Aceh Tamiang, Menteri Nusron Pastikan Lahan 100% Siap Digunakan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:26 WIB

Gubernur Koster Paparkan Strategi Amankan Pertanian dan Kendalikan Alih Fungsi Lahan

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:18 WIB

DKUP Kota Probolinggo Gelar Operasi Pasar, Ratusan Warga Padati GOR Tri Dharma Mangunharjo

Jumat, 24 Juli 2026 - 02:24 WIB

Pengelolaan Keuangan Berkualitas, Rutan Kraksaan Sabet Dua Penghargaan dari KPPN Bondowoso

Jumat, 24 Juli 2026 - 02:03 WIB

Dampingi Komisi IV DPR RI ke PT BSI, Sonny T. Danaparamita Tekankan Pengawasan Investasi Berkelanjutan

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:56 WIB

Usai Curhat Soal Hama Tikus ke Menko Pangan, Jogo Tirto di Srono Diduga Diintimidasi Oknum, BARISTAN: Fakta Serangan Tikus Memang Benar

Berita Terbaru