Garudaxpose.com l Pantai Barat, Mandailing Natal – Pemerintah Kecamatan Lingga Bayu mengimbau seluruh masyarakat, khususnya warga Kelurahan Tapus, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai menyusul insiden tragis yang menimpa seorang anak perempuan yang diduga diterkam buaya di Sungai di wilayah Kelurahan Tapus pada Rabu (08/07/2026).
Atas nama Pemerintah Kecamatan Lingga Bayu, Camat Adi Melferi, S.H., M.M. menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Ia berharap keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut pada Kamis (09/07/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Camat, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Karena itu, seluruh warga diminta mematuhi imbauan pemerintah demi menghindari terulangnya kejadian serupa.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Lingga Bayu, khususnya warga Kelurahan Tapus, agar lebih berhati-hati saat berada di sekitar sungai. Keselamatan diri dan keluarga harus diutamakan. Jangan mengabaikan potensi bahaya yang dapat mengancam kapan saja,” ujar Camat Lingga Bayu.
Camat juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal telah berkoordinasi dengan Tim Gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, serta unsur terkait lainnya dalam upaya penanganan dan pengamanan lokasi kejadian.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk mematuhi beberapa langkah pencegahan sebagai berikut:
Hindari beraktivitas di sungai pada sore hingga malam hari.
Jangan mandi, mencuci, atau melakukan aktivitas lain di pinggir sungai yang sepi.
Segera melapor kepada Kepala Desa, Lurah, Camat, BPBD, atau aparat keamanan apabila melihat keberadaan buaya di sekitar sungai atau permukiman.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak mendekati maupun berusaha menangkap satwa liar tersebut secara mandiri karena dapat membahayakan keselamatan. Seluruh penanganan akan dilakukan oleh petugas yang berwenang.
Pemerintah Kecamatan Lingga Bayu berharap seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan, saling mengingatkan antarwarga, serta mengawasi anak-anak agar tidak bermain di sekitar bantaran sungai, terutama pada waktu menjelang malam hingga dini hari.
Musibah ini menjadi pengingat bahwa ancaman satwa liar di habitat alaminya merupakan risiko yang harus diantisipasi bersama melalui kedisiplinan, kewaspadaan, dan kerja sama antara masyarakat dengan pemerintah.
“Mari kita jadikan peristiwa ini sebagai pelajaran bersama. Keselamatan masyarakat adalah tanggung jawab kita semua. Kami mengajak seluruh warga untuk mematuhi imbauan pemerintah demi mencegah jatuhnya korban berikutnya,” tutup Camat Lingga Bayu.
Selain itu Camat juga menyampaikan, “Pemkab Madina berduka atas kejadian di Sungai Tapus. Tim Gabungan BPBD, TNI, Polri telah dikoordinasikan. Kami imbau warga tidak beraktivitas di pinggir sungai mulai pukul 18.00-06.00.”
#MadinaTanggap
#InfoResmiPemkabMadina
#WaspadaBuaya
(M.SN)











