Camat Lingga Bayu Imbau Warga Waspada Buaya Usai Insiden Tragis di Sungai Tapus

- Penulis

Kamis, 9 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com l Pantai Barat, Mandailing Natal – Pemerintah Kecamatan Lingga Bayu mengimbau seluruh masyarakat, khususnya warga Kelurahan Tapus, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai menyusul insiden tragis yang menimpa seorang anak perempuan yang diduga diterkam buaya di Sungai di wilayah Kelurahan Tapus pada Rabu (08/07/2026).

 

Atas nama Pemerintah Kecamatan Lingga Bayu, Camat Adi Melferi, S.H., M.M. menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Ia berharap keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut pada Kamis (09/07/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut Camat, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Karena itu, seluruh warga diminta mematuhi imbauan pemerintah demi menghindari terulangnya kejadian serupa.

 

“Kami mengajak seluruh masyarakat Lingga Bayu, khususnya warga Kelurahan Tapus, agar lebih berhati-hati saat berada di sekitar sungai. Keselamatan diri dan keluarga harus diutamakan. Jangan mengabaikan potensi bahaya yang dapat mengancam kapan saja,” ujar Camat Lingga Bayu.

 

Camat juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal telah berkoordinasi dengan Tim Gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, serta unsur terkait lainnya dalam upaya penanganan dan pengamanan lokasi kejadian.

 

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk mematuhi beberapa langkah pencegahan sebagai berikut:

 

Hindari beraktivitas di sungai pada sore hingga malam hari.

Jangan mandi, mencuci, atau melakukan aktivitas lain di pinggir sungai yang sepi.

Segera melapor kepada Kepala Desa, Lurah, Camat, BPBD, atau aparat keamanan apabila melihat keberadaan buaya di sekitar sungai atau permukiman.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak mendekati maupun berusaha menangkap satwa liar tersebut secara mandiri karena dapat membahayakan keselamatan. Seluruh penanganan akan dilakukan oleh petugas yang berwenang.

 

Pemerintah Kecamatan Lingga Bayu berharap seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan, saling mengingatkan antarwarga, serta mengawasi anak-anak agar tidak bermain di sekitar bantaran sungai, terutama pada waktu menjelang malam hingga dini hari.

 

Musibah ini menjadi pengingat bahwa ancaman satwa liar di habitat alaminya merupakan risiko yang harus diantisipasi bersama melalui kedisiplinan, kewaspadaan, dan kerja sama antara masyarakat dengan pemerintah.

 

“Mari kita jadikan peristiwa ini sebagai pelajaran bersama. Keselamatan masyarakat adalah tanggung jawab kita semua. Kami mengajak seluruh warga untuk mematuhi imbauan pemerintah demi mencegah jatuhnya korban berikutnya,” tutup Camat Lingga Bayu.

 

Selain itu Camat juga menyampaikan, “Pemkab Madina berduka atas kejadian di Sungai Tapus. Tim Gabungan BPBD, TNI, Polri telah dikoordinasikan. Kami imbau warga tidak beraktivitas di pinggir sungai mulai pukul 18.00-06.00.”

 

#MadinaTanggap

#InfoResmiPemkabMadina

#WaspadaBuaya

 

(M.SN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Kantor Imigrasi Ngurah Rai Gandeng Gojek Untuk Inovasi Pengantaran Paspor
MASIH SEMPATKAH SAYA SUJUD ESOK HARI? Renungan Tentang Kematian, Taubat, dan Kesempatan Terakhir Menjadi Hamba Allah
Dekatkan Pelayanan, Imigrasi Ngurah Rai Buka Immigration Lounge
Babinsa Serongga Hadir Di Posyandu, Pastikan Pelayan Kesehatan Berjalan Optimal
Drs. I Wayan Tagel Winarta, M.A.P : Rumah Sakit Segera Menyesuaikan Perawatan Pasien Vitiligo
Ketika Ketua DPRD Madina Bicara Ketidakadilan Anggaran, Masyarakat Pantai Barat Mengaku Mengalami Hal yang Sama
Rakyat Bertanah Dianggap Ancaman: Potret Krisis Cara Berpikir Aparatur terhadap Amanat UUPA Nomor 5 Tahun 1960 di Sumatera Utara
Kepala Rutan Kelas I Palembang Ikuti Penandatanganan PKS Persidangan Elektronik Ditjenpas Sumsel bersama Kejaksaan Tinggi Sumsel dan Pengadilan Tinggi Palembang

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:59 WIB

Camat Lingga Bayu Imbau Warga Waspada Buaya Usai Insiden Tragis di Sungai Tapus

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:14 WIB

MASIH SEMPATKAH SAYA SUJUD ESOK HARI? Renungan Tentang Kematian, Taubat, dan Kesempatan Terakhir Menjadi Hamba Allah

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:55 WIB

Dekatkan Pelayanan, Imigrasi Ngurah Rai Buka Immigration Lounge

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:31 WIB

Babinsa Serongga Hadir Di Posyandu, Pastikan Pelayan Kesehatan Berjalan Optimal

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:54 WIB

Drs. I Wayan Tagel Winarta, M.A.P : Rumah Sakit Segera Menyesuaikan Perawatan Pasien Vitiligo

Berita Terbaru

TNI POLRI

Harga Sembako di Wilayah Koramil 04/Ciledug Terpantau Stabil

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:43 WIB

TNI POLRI

Kodim 0506/Tgr Tingkatkan Kamtibmas Melalui Patroli Malam

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:38 WIB