Keterangan:Tim Kabupaten Brebes Nilai Lima Desa Binaan Secara Bergilir – Dari Tertib Administrasi Hingga UP2K dan Hatinya PKK, Bulusari Bukti Nyata PKK Bukan Seremonial Tapi Kerja Kesejahteraan
BULAKAMBA, BREBES,GarudaXpose.com//- Desa Bulusari, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes menjadi pusat perhatian pada Evaluasi 10 Program Pokok PKK dan Lomba Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tingkat Kabupaten Brebes Tahun 2026, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat ini dihadiri jajaran lengkap, mulai dari Ketua TP PKK Kecamatan Bulakamba Ibu Asmanisa Rachmawati Setiawan Nugroho selaku tuan rumah, Ketua TP PKK Desa Bulusari Ibu Umu Eman, perwakilan Ketua TP PKK Kabupaten Brebes Ibu Yuni Zuhdan Fanani / Ibu Roisah beserta Tim Penilai Kabupaten, Camat Bulakamba selaku Pembina PKK Kecamatan, Danramil dan Ketua Persit Chandra Kirana Bulakamba, Kapolsek dan Ketua Bhayangkari Bulakamba, Kepala Puskesmas Bulakamba, serta seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Bulakamba.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rangkaian acara diawali dengan ucapan selamat datang oleh Ketua TP PKK Kecamatan Bulakamba, dilanjutkan Laporan Kegiatan 10 Program Pokok PKK Desa oleh Ketua TP PKK Desa Bulusari. Puncak acara ditandai dengan sambutan Ketua TP PKK Kabupaten Brebes yang diwakili tim, penyerahan Piala Juara 1 oleh Ketua TP PKK Kabupaten dan penyerahan Juara 2 oleh Kabid Permades Kabupaten Brebes, serta pelaksanaan pembinaan dan evaluasi langsung oleh tim kabupaten di setiap Pokja.
Dalam sambutannya, Ibu Asmanisa Rachmawati menegaskan komitmen Kecamatan Bulakamba untuk tidak menunjuk desa itu-itu saja. Tahun ini, lima desa ditunjuk secara bergilir sebagai duta evaluasi:
Desa Bulusari dan Desa Cipelem sebagai Desa Binaan Utama 10 Program Pokok PKK
Desa Dukuhlo sebagai Pelaksana Terbaik Tertib Administrasi PKK
Desa Jubang sebagai Pelaksana Terbaik Pengelolaan UP2K
Desa Rancawuluh sebagai Pelaksana Terbaik Hatinya PKK
“Pemilihan secara bergilir setiap 5 tahun ini agar setiap desa di Bulakamba bisa menunjukkan potensi dan kreativitasnya masing-masing,” tegasnya.
Apresiasi khusus diberikan kepada Desa Bulusari yang baru saja menorehkan prestasi membanggakan: Peringkat 1 Desa dengan Kinerja Baik dalam Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten Brebes Tahun 2026 dan Peringkat 3 Tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Sementara itu, dalam arahan dari TP PKK Kabupaten Brebes, disampaikan beberapa poin penting hasil Rakernas PKK Pusat tanggal 21 September 2026 di tingkat Provinsi:
Pertama, pengaktifan kembali Dasawisma sebagai ujung tombak PKK hingga tingkat rumah tangga. Kedua, peran strategis PKK dalam pengelolaan sampah rumah tangga yang kini menjadi masalah nasional. Ketiga, soal penganggaran PKK dari Dana Desa yang memang mengalami penurunan, namun harus tetap diperjuangkan melalui mekanisme musyawarah dan kolaborasi dengan pihak lain seperti Baznas. Keempat, penegasan bahwa peningkatan kapasitas PKK bukan sekadar piknik, tetapi peningkatan kompetensi kader.
Tim Kabupaten juga menekankan adanya perubahan signifikan pada Rakernas X, terutama di Pokja IV terkait kelembagaan Posyandu yang kini menjadi lembaga tersendiri meski ketua masih dijabat Ketua TP PKK.
Ketua Tim Evaluasi Kabupaten Brebes menegaskan, evaluasi ini bukan untuk mencari kekurangan. “Penilaian lomba ini bukan untuk mencari kesalahan, namun lebih kepada upaya meningkatkan kinerja PKK selaku mitra pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Yang berprestasi tingkatkan prestasinya, yang belum terus belajar karena kekalahan adalah keberhasilan yang tertunda,” ujarnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan per-Pokja (Pokja I hingga IV), penyampaian kesan dan pesan secara berjenjang dari TP PKK Kabupaten Brebes, TP PKK Kecamatan Bulakamba, hingga TP PKK Desa Bulusari dan Cipelem.
Evaluasi 10 Program Pokok PKK Kabupaten Brebes tahun 2026 sendiri diikuti 17 Kecamatan. Pemenang terbaik 1, 2, 3 dan harapan 1, 2, 3 akan diumumkan dan piala diserahkan langsung oleh Bupati Brebes pada pertengahan Oktober mendatang.***
(4905)















