BIADAB! Sengketa Masjid di Gintangan Memanas, Toriq Dihajar Beramai-ramai – Diduga Ada Dalang Oknum Pengacara

- Penulis

Minggu, 22 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com|BANYUWANGI – Warga Desa Gintangan, Kecamatan Rogojampi, digegerkan aksi pengeroyokan brutal yang menimpa seorang warga berinisial Toriq. Korban diduga dihajar oleh sekitar lima orang hingga wajahnya babak belur.

 

Kondisi korban sangat memprihatinkan. Bagian mata tampak bengkak parah, memerah, dan wajahnya penuh bekas pukulan. Aksi kekerasan ini disebut-sebut dipicu sengketa masjid yang hingga kini masih dalam proses gugatan di Pengadilan Negeri Banyuwangi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ironisnya, menurut aktivis Banyuwangi M. Yunus Wahyudi, masjid yang disengketakan tersebut selama ini sudah digunakan oleh masyarakat luas.

 

“Ini sudah jadi milik umat, dipakai warga banyak. Katanya mau diwakafkan, tapi malah digugat. Ini yang bikin suasana panas!” tegasnya.

 

Namun yang paling mengejutkan, Yunus menyebut adanya dugaan kuat bahwa pengeroyokan ini tidak murni spontan.

 

“Kami menduga ada yang menggerakkan! Bahkan mengarah ke oknum pengacara. Kalau ini benar, ini sangat memalukan dunia hukum!” kecamnya.

 

Yunus pun melontarkan peringatan keras kepada aparat penegak hukum agar tidak main-main dalam menangani kasus ini.

 

“Kapolresta Banyuwangi harus segera turun tangan! Jangan tunggu korban berikutnya! Tangkap semua pelaku, bongkar siapa dalangnya!” tegasnya lantang.

 

Peristiwa ini langsung menyulut kemarahan warga. Banyak pihak menilai, konflik yang seharusnya diselesaikan di jalur hukum justru berubah menjadi aksi kekerasan jalanan yang tidak beradab.

 

Jika tidak segera diusut tuntas, kasus ini dikhawatirkan akan memicu konflik yang lebih luas di tengah masyarakat, terutama karena menyangkut tempat ibadah yang seharusnya menjadi simbol persatuan, bukan perpecahan.(SH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan
Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember
Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang
HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN
Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa
Noor Arief Prasetyo terpilih Aklamasi sebagai ketua umum KJJT indonesia  
KASAT RESKRIM POLRES PADANG LAWAS TABUH GENDERANG, BERANGKATKAN GERAKAN BERSIHKAN PASAR DARI SPEKULASI DAN KECURANGAN PANGAN
Pererat Sinergi, Kepala Rutan Kelas I Palembang Audiensi dengan Pemerintah Kota Palembang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:11 WIB

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan

Rabu, 9 September 2026 - 14:06 WIB

Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember

Rabu, 9 September 2026 - 10:55 WIB

Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang

Rabu, 9 September 2026 - 07:12 WIB

HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN

Rabu, 9 September 2026 - 02:05 WIB

Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa

Berita Terbaru