Hormati Adat Kapitu Suku Tengger Akses Wisata Bromo di Tutup Total

- Penulis

Kamis, 18 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Garudaxpose.com | Probolinggo – Suku Tengger yang kaya dengan adat istiadat dan budaya, dalam rangka menghormati salah satu adat Tengger yaitu tekanan ping pitu atau kapitu, jalur kawasan wisata Bromo di Tutup Total. Kamis (18/12/2025)

Penutupan akses berlangsung di desa Wonokerto kecamatan Sukapura kabupaten Probolinggo, dengan di jaga ketat oleh muspika, TNI, Polri, Pemerintah desa Wonokerto, Jaga baya, Linmas, serta warga suku Tengger yang beragama Islam.

Penutupan awal Wulan kapitu, kamis tanggal 18 Desember 2025 mulai pukul 18.00 wib sampai dengan Jumat tanggal 19 Desember 2025, berakhir pukul 18.00 wib, dan nantinya pada akhir wulan kapitu di tutup lagi Sabtu tanggal 17 Januari 2026 pukul 18.00 wib hingga Minggu tanggal 18 Januari 2026 berakhir pukul 18.00 wib.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapitu sendiri merupakan ritual suku Tengger yang sama dengan perayaan Nyepi

Amati Geni tidak boleh menyalakan api, Amati karya tida boleh bekerja, amati Lelungan tidak boleh bepergian

Amati Lelanguan tidak boleh mengumbar hawa nafsu,” Terang ketua PHDI Probolinggo Drs. Bambang Suprapto M.pd.

Selama megeng Pati Geni dari awal hingga akhir semua warga,hotel, homestay dan tempat umum lainnya tidak boleh menyalakan lampu keluar rumah atau jalan jalan

Selama bulan kapitu satu bulan mutih, dari tanggal 18 Desember 2025 hingga 18 Januari 2026, tidak diperbolehkan mengadakan pertunjukan membunyikan bunyi bunyian sound sistem, termasuk petasan, keramaian di tempat umum atau hotel dan homestay yang cenderung mengganggu proses ritual kapitu termasuk saat babaran alit,” jelas Bambang Suprapto.

Rasa toleransi dan hormat menghormati di wilayah Tengger Bromo sangat kuat, nampak kerukunan sangat erat untuk saling menjaga keberlangsungan pelaksanaan adat atau ibadah yang ada di wilayah Tengger.

Kami bersama TNI, jaga baya, Linmas, masyarakat desa Wonokerto dan sekitarnya turut menjaga kelestarian adat budaya suku Tengger

Polsek Sukapura hadir bersama masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada saudara suku Tengger yang sedang melaksanakan pembukaan awal kapitu, agar berjalan khidmat akses wisata Bromo ditutup total, penutupan berlangsung di depan kantor desa Wonokerto kecamatan Sukapura kabupaten Probolinggo,” Pungkas Kapolsek Sukapura Akp Ardhi Bita Kumala S.H,M.H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serunya Arung Jeram Pekalen Rafting Probolinggo Ditengah Derasnya Banjir
Jembatan Sodongkopo Jadi Akses Wisata
Hari Pertama Libur Tahun Baru, Kunjungan Wisata Kolam Renang Menurun
Tak Lekang Oleh Waktu Bromo Tetap Jadi Tujuan Wisata Libur Nataru
BREBES SIAP GELANGKAN MUSCAB PHRI 2026: Langkah Besar untuk Kemajuan Pariwisata Kabupaten Brebes
Menguri-uri Budaya Sintren di Desa Slatri: Sebuah Langkah Nyata Melestarikan Warisan Budaya Jawa Tengah
Kadis Pariwisata Banten Apresiasi Potensi Budaya Kampung Jawa Wadassari
Kabupaten Lumajang Juarai Konten Pariwisata Terfavorit Se-Indonesia di RRI Awards 2025

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 06:51 WIB

Serunya Arung Jeram Pekalen Rafting Probolinggo Ditengah Derasnya Banjir

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:29 WIB

Jembatan Sodongkopo Jadi Akses Wisata

Kamis, 1 Januari 2026 - 14:13 WIB

Hari Pertama Libur Tahun Baru, Kunjungan Wisata Kolam Renang Menurun

Minggu, 21 Desember 2025 - 06:55 WIB

Tak Lekang Oleh Waktu Bromo Tetap Jadi Tujuan Wisata Libur Nataru

Kamis, 18 Desember 2025 - 12:04 WIB

Hormati Adat Kapitu Suku Tengger Akses Wisata Bromo di Tutup Total

Berita Terbaru