Rumah Lenny Puspita Warga Ogan Baru Kertapati Sangat Memprihatinkan dan Hampir Roboh, Butuh Perhatian Dari Pemerintah

- Penulis

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kertapati, Garudaxpose.com | Palembang – Kondisi memprihatinkan dialami Lenny Puspita, Warga RT.23, RW.04 Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati Palembang.

Ibu Lenny Puspita yang telah lama menetap di kawasan tersebut kini sangat membutuhkan perhatian dan bantuan nyata dari pemerintah, khususnya melalui program bedah rumah.

Rumah yang ia tempati saat ini dinilai sudah tidak layak huni dan membahayakan keselamatan penghuninya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pantauan di lapangan, rumah Lenny Puspita tampak mengalami kerusakan di berbagai bagian.

Rumah miring hampir roboh atap rumah bocor dan rapuh, dinding sebagian sudah lapuk, serta lantai masih mengunakan lantai papan.

Saat hujan turun, air kerap masuk ke dalam rumah sehingga membuat kondisi semakin tidak nyaman dan berisiko bagi kesehatan keluarga.

Lenny Puspita mengungkapkan bahwa keterbatasan ekonomi menjadi alasan utama dirinya belum mampu memperbaiki rumah tersebut.

Dengan penghasilan yang tidak menentu, kebutuhan sehari-hari saja sudah sulit terpenuhi, apalagi untuk renovasi rumah yang membutuhkan biaya besar.

Ia hanya berharap adanya kepedulian dari pemerintah maupun pihak terkait agar dapat hidup dengan lebih layak dan aman.

Lenny Puspita juga sudah ajukan ke BAZNAS.

“Kami hanya ingin rumah yang aman untuk berteduh, Kalau hujan, kami selalu khawatir atap runtuh atau air masuk semua,” ujarnya dengan nada harap.

Ia juga mengaku telah lama mendengar adanya program bantuan bedah rumah, namun hingga kini belum pernah merasakan manfaat dari program tersebut.

Warga sekitar turut membenarkan kondisi rumah Lenny Puspita.

Mereka menilai rumah tersebut memang sudah seharusnya mendapat prioritas bantuan.

Selain faktor kerusakan fisik, kondisi sosial ekonomi keluarga juga dinilai layak untuk mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah daerah.

Program bedah rumah sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar memiliki hunian yang layak.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan kualitas hidup warga dapat meningkat serta memberikan rasa aman dan nyaman dalam menjalani kehidupan kedepan.

“Terakhir Lenny Puspita mengelukan tidak adanya bantuan dari pemerintah baik berupa PKH, BLTS, dan batuan sosial lainnya,” imbuhnya.(Santo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan
Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember
Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang
HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN
Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa
Noor Arief Prasetyo terpilih Aklamasi sebagai ketua umum KJJT indonesia  
KASAT RESKRIM POLRES PADANG LAWAS TABUH GENDERANG, BERANGKATKAN GERAKAN BERSIHKAN PASAR DARI SPEKULASI DAN KECURANGAN PANGAN
Pererat Sinergi, Kepala Rutan Kelas I Palembang Audiensi dengan Pemerintah Kota Palembang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:11 WIB

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan

Rabu, 9 September 2026 - 14:06 WIB

Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember

Rabu, 9 September 2026 - 10:55 WIB

Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang

Rabu, 9 September 2026 - 07:12 WIB

HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN

Rabu, 9 September 2026 - 02:05 WIB

Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa

Berita Terbaru

Bali

Acara Indonesia Carbon and Biodiversity Summit 2026

Kamis, 10 Sep 2026 - 01:59 WIB