Siapkan Langkah Cepat Penanganan Bencana, Pemkot Probolinggo dan Polres Kerahkan Kekuatan Lintas Instansi

- Penulis

Jumat, 6 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Menghadapi potensi meningkatnya kejadian bencana selama musim penghujan, Pemerintah Kota Probolinggo mulai memperkuat kesiapan seluruh unsur penanggulangan bencana. Bersama TNI, Polri, dan sejumlah instansi terkait, pemerintah daerah menyatukan kekuatan untuk memastikan perlindungan serta keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas.

Keseriusan tersebut ditunjukkan melalui Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Tahun 2026/2027 yang berlangsung di depan Kantor Pemerintah Kota Probolinggo, Jalan Panglima Sudirman Nomor 19, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Jumat (6/11/2026) pagi.

Apel dipimpin Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin dengan didampingi Kapolres Probolinggo Kota AKBP Lucky Permana Putra dan Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Apriyantono. Sementara itu, Kasat Samapta AKP Agus Nurfadianto bertugas sebagai Komandan Apel.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol kesiapan menghadapi musim hujan, tetapi juga menjadi sarana memastikan kesiapan operasional setiap unsur yang memiliki tanggung jawab dalam penanggulangan bencana.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Sekda Kota Probolinggo Budiono Wirawan, Kalaksa BPBD Boedi Harjanto, Wakapolres Kompol Wiwin Rusly beserta jajaran pejabat utama Polres, Kasubbagbin Kejari Fuat Zamroni, serta para kepala perangkat daerah.

Kekuatan personel yang disiapkan berasal dari berbagai unsur, meliputi Kodim 0820 Probolinggo, Polres Probolinggo Kota, BPBD, Satpol PP, Tagana, Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, dan Pramuka. Seluruhnya memiliki peran masing-masing dalam mendukung penanganan berbagai kemungkinan keadaan darurat.

Usai rangkaian apel, Wali Kota bersama Kapolres dan Dandim melakukan pemeriksaan terhadap kesiapan pasukan serta sejumlah perlengkapan penanggulangan bencana milik BPBD. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui kesiapan sumber daya yang akan digunakan apabila terjadi bencana di wilayah Kota Probolinggo.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota dr. Aminuddin menekankan bahwa kesiapan menghadapi bencana harus dibangun melalui tindakan pencegahan yang dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, potensi banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem harus diantisipasi dengan perencanaan yang matang.

Ia meminta seluruh perangkat daerah tidak hanya berorientasi pada penanganan setelah bencana terjadi, tetapi juga meningkatkan kegiatan mitigasi untuk menekan kemungkinan timbulnya dampak yang lebih besar.

Salah satu langkah yang menjadi perhatian adalah menjaga kelancaran saluran air dan kondisi lingkungan. Pemerintah daerah mendorong pelaksanaan kegiatan Gotku Resik, normalisasi sungai, serta pemangkasan pohon yang berpotensi tumbang akibat angin kencang.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita membangun kesiapan sebelum bencana terjadi. Seluruh unsur harus bergerak melakukan langkah antisipasi, mulai dari membersihkan saluran lingkungan melalui Gotku Resik, normalisasi sungai, pemangkasan pohon rawan tumbang, hingga memperkuat koordinasi melalui posko terpadu yang melibatkan TNI, Polri dan instansi lainnya,” ungkap dr. Aminuddin.

Selain kegiatan fisik di lapangan, Wali Kota juga meminta penguatan pemantauan terhadap wilayah yang memiliki tingkat kerawanan bencana. Pemetaan daerah rawan dinilai penting agar penempatan personel dan perlengkapan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

Sistem peringatan dini atau Early Warning System juga diminta untuk dioptimalkan. Informasi mengenai potensi ancaman cuaca diharapkan dapat diterima dan ditindaklanjuti dengan cepat sehingga masyarakat memiliki kesempatan melakukan langkah penyelamatan.

Aminuddin mengingatkan bahwa penanggulangan bencana bukan pekerjaan satu instansi saja. Diperlukan keterpaduan antara pemerintah, aparat keamanan, relawan, dan masyarakat agar setiap tahapan penanganan dapat berjalan efektif.

Ia berharap seluruh peserta apel dapat menerjemahkan kesiapan yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut menjadi tindakan konkret ketika menghadapi situasi di lapangan. Kecepatan respons dan ketepatan koordinasi menjadi faktor penting dalam meminimalkan risiko korban maupun kerugian.

“Masyarakat juga harus meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap lingkungan masing-masing. Kami berharap seluruh pihak lebih siap, cepat, dan tanggap apabila muncul ancaman bencana, karena keselamatan warga merupakan hal yang harus kita utamakan,” tambahnya.

Dari unsur kepolisian, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Lucky Permana Putra menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendukung seluruh langkah pemerintah daerah dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi.

Ia memastikan personel kepolisian dapat dilibatkan sesuai kebutuhan, baik dalam kegiatan pencegahan, pengamanan lokasi terdampak, membantu proses evakuasi, maupun menjaga kelancaran aktivitas masyarakat ketika terjadi keadaan darurat.

“Polres Probolinggo Kota berkomitmen mendukung penuh BPBD dan Pemerintah Kota Probolinggo. Kami menyiapkan personel untuk bersinergi dalam posko terpadu, membantu kegiatan mitigasi, serta mendukung proses evakuasi dan pengamanan apabila terjadi bencana. Harapannya, setiap potensi ancaman bisa ditangani dengan cepat dan dampaknya dapat diminimalkan,” tegas AKBP Lucky Permana Putra.

Kapolres juga menilai koordinasi lintas instansi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilan penanganan bencana. Melalui pembagian tugas dan komunikasi yang terarah, seluruh unsur diharapkan dapat bekerja secara terpadu tanpa menghambat proses penanganan di lapangan.

Kesiapan kepolisian tersebut sekaligus ditujukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama situasi darurat. Kehadiran personel di lokasi terdampak diharapkan mampu membantu masyarakat sekaligus memberikan rasa aman di tengah kondisi yang membutuhkan penanganan segera.

Melalui apel gabungan ini, Pemerintah Kota Probolinggo ingin memastikan bahwa seluruh potensi sumber daya penanggulangan bencana telah dipersiapkan sejak dini. Tidak hanya mengandalkan jumlah personel, kesiapan juga harus didukung kemampuan petugas, kelengkapan peralatan, serta mekanisme koordinasi yang jelas.

Kolaborasi antara Pemkot, Polres, Kodim, BPBD, dan unsur pendukung lainnya diharapkan menjadi kekuatan utama dalam menghadapi tantangan musim penghujan. Dengan langkah mitigasi yang konsisten dan respons cepat, potensi dampak bencana dapat ditekan.

Seluruh elemen masyarakat pun diharapkan ikut mengambil bagian dengan menjaga kebersihan lingkungan, memperhatikan kondisi saluran air, serta mengikuti informasi resmi terkait peringatan cuaca dan kebencanaan.

Kesiapsiagaan yang dibangun secara bersama-sama tersebut menjadi langkah penting untuk mewujudkan Kota Probolinggo yang lebih tangguh menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi selama periode musim hujan 2026/2027. (Septyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kakanwil Kemenag Banten Dukung Simamat, Perkuat Transformasi Digital
Kantah Kabupaten Tangerang Raih Predikat Informatif Capaian Nilai 98,50
Info Bali Seputar Antisipasi Bencana dan Tata Kelola Pemerintahan
Info Denpasar Seputar Bantuan Kursi Roda, Rakor Cegah Korupsi dan Peninjauan Proyek PTSL
Info Jembrana Seputar Gathering Ketenagakerjaan dan Bantuan Bedah Rumah
Warga Desa Sariwani Ucapkan Terimakasih Kepada Gus Haris Jalannya Kini Sudah Mulus
Posyandu Mawar Mekar RW 16 Mangunharjo Ukir Prestasi, Raih Juara 1 Lomba Posyandu 6 SPM Kecamatan Mayangan 2026
Perkuat Mitigasi Banjir dari Lingkungan, Warga Mangunharjo Bersama BPBD Turun Bersihkan Drainase

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 03:20 WIB

Siapkan Langkah Cepat Penanganan Bencana, Pemkot Probolinggo dan Polres Kerahkan Kekuatan Lintas Instansi

Kamis, 5 November 2026 - 15:34 WIB

Kakanwil Kemenag Banten Dukung Simamat, Perkuat Transformasi Digital

Kamis, 5 November 2026 - 15:31 WIB

Kantah Kabupaten Tangerang Raih Predikat Informatif Capaian Nilai 98,50

Kamis, 5 November 2026 - 11:46 WIB

Info Bali Seputar Antisipasi Bencana dan Tata Kelola Pemerintahan

Kamis, 5 November 2026 - 11:27 WIB

Info Denpasar Seputar Bantuan Kursi Roda, Rakor Cegah Korupsi dan Peninjauan Proyek PTSL

Berita Terbaru