Info Jembrana Seputar Gathering Ketenagakerjaan dan Bantuan Bedah Rumah

- Penulis

Kamis, 5 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Pemkab Jembrana Gelar Gathering Ketenagakerjaan, Dorong Kolaborasi Lewat Rekrutmen Cerdas Bisnis Berkelas


Garudaxpose.com l Jembrana Bali – Pemerintah Kabupaten Jembrana memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan tenaga kerja melalui Gathering Ketenagakerjaan bertema “Rekrutmen Cerdas, Bisnis Berkelas” di Ballroom Ir. Soekarno, Kamis (5/11/2026). Langkah strategis ini digelar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh penting tingkat pusat dan daerah. Hadir mewakili Kepala Pusat Pasar Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, yaitu Wakil Ketua Tim Kerja Kemitraan Pasar Kerja, Bapak Jules Sibarani, SE, MM, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jembrana, Bapak Bulkaniel Eka Putra R.M.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh perwakilan asosiasi usaha dan organisasi pekerja sebanyak 14 orang yang mencakup unsur pimpinan daerah dan pengurus cabang dari APINDO, SPSI, HIPMI, IWAPI, GAPENSI, KADIN, dan PHRI. Sektor swasta juga tampak antusias dengan kehadiran 47 pimpinan perusahaan dan pengusaha dari berbagai sektor industri strategis di Kabupaten Jembrana, mulai dari pariwisata, perikanan, perdagangan, konstruksi, hingga industri pengolahan.

Dalam sambutannya, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menegaskan bahwa sektor ketenagakerjaan merupakan pilar krusial penggerak ekonomi daerah. Pertumbuhan ekonomi yang inklusif hanya dapat tercapai melalui sinergi yang kuat antara tiga pilar utama yaitu pemerintah selaku regulator, pelaku usaha selaku penyedia kerja, dan masyarakat selaku angkatan kerja.

Sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2023 tentang Wajib Lapor Lowongan Pekerjaan, Bupati I Made Kembang Hartawan secara tegas meminta para pengusaha untuk memaksimalkan penggunaan teknologi digital dan menjamin hak-hak perlindungan kerja.

“Saya mengingatkan para pengusaha untuk patuh menggunakan Aplikasi SIAPkerja, utamanya dalam dua hal yaitu Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP) secara berkala setiap tahun, dan Wajib Melaporkan Lowongan Pekerjaan (Karirhub) secara terbuka untuk menjamin akses yang adil bagi tenaga kerja lokal,” ujar Bupati Jembrana.

Beliau juga menambahkan bahwa di balik kewajiban tersebut, Aplikasi SIAPkerja memberikan keuntungan besar bagi bisnis, seperti efisiensi biaya rekrutmen yang gratis, akses kandidat terverifikasi bebas data palsu, SDM tersertifikasi, serta peningkatan kredibilitas perusahaan. Selain kepatuhan digital, Bupati juga menekankan pentingnya perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja

“Selain kepatuhan digital, perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan adalah hal wajib. Manfaat nyata yang didapat perusahaan meliputi pengalihan risiko finansial di mana santunan kecelakaan kerja atau kematian sepenuhnya diambil alih BPJS sehingga arus kas perusahaan tetap aman, meningkatkan loyalitas dan produktivitas pekerja, serta membangun citra positif perusahaan,” tegasnya.

Untuk mewujudkan visi pembangunan daerah, Bupati Jembrana mengajak seluruh sektor untuk mengambil peran aktif diantaranya Pemerintah (OPD) berperan sebagai fasilitator yang responsif dan mempermudah iklim investasi.

Dunia Usaha berperan sebagai motor ekonomi dan mitra strategis yang taat aturan. Masyarakat berperan secara aktif meningkatkan kompetensi dan etos kerja di era digital.

Resmi dibukanya Gathering Ketenagakerjaan Kabupaten Jembrana diharapkan mampu melahirkan kolaborasi lintas sektor yang solid. Bupati optimistis forum ini akan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kemajuan daerah. (Wis/Tra).


Wagub Giri dan Bupati Kembang Salurkan Bantuan Bedah Rumah dan Korban Kebakaran

Garudaxpose.com l Jembrana Bali – Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan tidak berjuang sendirian menghadapi persoalan hidup maupun musibah. Komitmen tersebut ditunjukkan Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, bersama Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, saat turun langsung meninjau calon penerima program bedah rumah sekaligus menyerahkan bantuan sosial bagi warga korban kebakaran di Kabupaten Jembrana, Rabu (5/11).

Kunjungan kerja tersebut menjadi wujud nyata sinergi Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam mempercepat penanganan persoalan sosial, meningkatkan kualitas hunian masyarakat, serta memberikan perlindungan kepada warga yang tertimpa bencana.

Lokasi pertama yang dikunjungi yakni Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara. Di tempat ini, Wagub Giri Prasta bersama Bupati Kembang Hartawan meninjau langsung kondisi rumah milik I Dewa Ayu Putu Mega Ariantini yang menjadi salah satu calon penerima program bantuan bedah rumah melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali.

Berdasarkan hasil peninjauan, kondisi rumah tersebut dinilai sudah sangat memprihatinkan dan tidak layak huni.  Karena itu, perbaikan mendesak diperlukan agar penerima bantuan dapat menempati rumah yang lebih sehat, aman, dan memenuhi standar kelayakan. Untuk mendukung perbaikan hunian tersebut, Pemprov Bali mengalokasikan bantuan stimulan sebesar Rp 75 juta melalui program BKK.

Dalam kesempatan itu, Wagub Giri Prasta menekankan pentingnya semangat gotong royong dan kolaborasi seluruh pihak dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat. Menurutnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri sehingga diperlukan sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, serta seluruh unsur masyarakat.

“Astungkara, semua masalah tidak bisa kita selesaikan sendiri, dan tiang yakin semua masalah ada solusinya,” ujar Giri Prasta.

Usai meninjau calon penerima program bedah rumah, rombongan melanjutkan kegiatan dengan menyerahkan bantuan sosial kepada warga yang menjadi korban musibah kebakaran. Penyerahan bantuan dipusatkan di kediaman I Ketut Sumerta, Banjar Ketiman, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya.

Adapun bantuan yang disalurkan diberikan kepada tiga warga terdampak kebakaran. I Ketut Sumerta dari Banjar Ketiman, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, menerima bantuan sebesar Rp 23 juta.

Selanjutnya, Ammad Kurniawan dari Banjar Anyar, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana, memperoleh bantuan Rp 25 juta. Sementara itu, I Kade Dwi Lokawijaya dari Banjar Dauh Pangkung, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, menerima bantuan sebesar Rp 50 juta.

Giri Prasta mengatakan, bantuan tersebut merupakan implementasi program Gubernur Bali dalam penanganan bencana dan persoalan sosial yang membutuhkan kehadiran pemerintah secara cepat.

Menurutnya, Pemprov Bali melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersinergi dengan Pemkab Jembrana untuk memastikan warga terdampak mendapatkan bantuan sesuai tingkat kerugian dan kondisi di lapangan.

“Ini merupakan wujud implementasi program Bapak Gubernur Bali, salah satunya terkait penanganan bencana. Kami atas nama Pemerintah Provinsi Bali bersama BPBD, yang difasilitasi penuh oleh Bupati Jembrana, berupaya agar masyarakat yang mengalami musibah kebakaran maupun bencana lainnya bisa mendapatkan bantuan sesuai hasil analisis kondisi di lapangan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pemerintah harus hadir ketika masyarakat mengalami kesulitan. Bantuan yang diberikan juga disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat kerugian yang dialami warga. “Saya turut prihatin atas musibah yang dialami masyarakat. Pemerintah harus hadir untuk membantu masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wakil Gubernur Bali beserta jajaran Pemprov Bali atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Jembrana.

Menurutnya, sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten menjadi kekuatan penting dalam mempercepat penanganan berbagai persoalan sosial, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan mendesak.

“Suksema Pak Wakil Gubernur Bali atas perhatian dan dukungannya yang luar biasa terhadap warga Jembrana. Kehadiran dan bantuan ini menjadi motivasi besar bagi kami di daerah untuk terus bergerak cepat melayani masyarakat,” ujar Kembang.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemkab Jembrana berharap berbagai program pengentasan kemiskinan ekstrem, penyediaan rumah layak huni, hingga penanganan tanggap darurat bencana dapat berjalan semakin optimal.  (Wis/TRA).


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Info Bali Seputar Antisipasi Bencana dan Tata Kelola Pemerintahan
Info Denpasar Seputar Bantuan Kursi Roda, Rakor Cegah Korupsi dan Peninjauan Proyek PTSL
Warga Desa Sariwani Ucapkan Terimakasih Kepada Gus Haris Jalannya Kini Sudah Mulus
Perkuat Mitigasi Banjir dari Lingkungan, Warga Mangunharjo Bersama BPBD Turun Bersihkan Drainase
Bukan Sekadar Dokumen, Wali Kota Aminuddin Dorong Arsip Jadi Fondasi Birokrasi Profesional di Probolinggo
Mangunharjo Buktikan Kualitas Tata Kelola Administrasi, Raih Posisi Kedua Lomba Tertib Arsip 2026
Antisipasi Ancaman Bencana Saat Musim Hujan, BPBD Kota Probolinggo Ajak Warga Perkuat Kesiapsiagaan
Wakapolda Bali Turun Langsung Pantau Rekayasa Lalu Lintas, Tiga Titik Strategis Jadi Sasaran Pemetaan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 11:46 WIB

Info Bali Seputar Antisipasi Bencana dan Tata Kelola Pemerintahan

Kamis, 5 November 2026 - 11:27 WIB

Info Denpasar Seputar Bantuan Kursi Roda, Rakor Cegah Korupsi dan Peninjauan Proyek PTSL

Kamis, 5 November 2026 - 11:07 WIB

Info Jembrana Seputar Gathering Ketenagakerjaan dan Bantuan Bedah Rumah

Kamis, 5 November 2026 - 10:14 WIB

Warga Desa Sariwani Ucapkan Terimakasih Kepada Gus Haris Jalannya Kini Sudah Mulus

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

Perkuat Mitigasi Banjir dari Lingkungan, Warga Mangunharjo Bersama BPBD Turun Bersihkan Drainase

Berita Terbaru