Mango Carnival of Indonesia 2026 Resmi Ditutup, Wali Kota Aminuddin Dorong Mangga Probolinggo Tembus Pasar Lebih Luas

- Penulis

Sabtu, 31 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Rangkaian kegiatan Mango Carnival of Indonesia (MCI) Tahun 2026 resmi berakhir melalui closing ceremony yang digelar Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan di Stadion Bayuangga, Sabtu (31/10/2026) malam. Penutupan tersebut menjadi puncak dari rangkaian kegiatan yang mengangkat potensi mangga sekaligus memperkenalkan beragam kreativitas dan inovasi berbasis komoditas unggulan daerah.

Suasana Stadion Bayuangga tampak semarak dengan kehadiran masyarakat dan berbagai tamu undangan yang mengikuti prosesi penutupan. Berbagai rangkaian kegiatan yang sebelumnya telah dilaksanakan menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan mangga Indonesia, khususnya potensi mangga yang berasal dari Kota Probolinggo.

Closing ceremony tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani. Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Probolinggo, pimpinan Bank Jatim, segenap organisasi perangkat daerah (OPD), camat dan lurah se-Kota Probolinggo, serta perwakilan kota dan kabupaten dari berbagai daerah yang turut berpartisipasi dalam Mango Carnival of Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran para perwakilan daerah tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan Mango Carnival of Indonesia tidak hanya menjadi agenda kegiatan tingkat lokal, tetapi juga menghadirkan ruang pertemuan bagi berbagai daerah untuk memperkenalkan potensi masing-masing melalui komoditas mangga.

Sebelum memasuki prosesi penutupan, kegiatan diawali dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang telah diselenggarakan selama rangkaian Mango Carnival of Indonesia 2026. Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas partisipasi, kreativitas, serta kontribusi masyarakat dalam memeriahkan festival tersebut.

Sejumlah perlombaan yang mendapatkan penghargaan meliputi Stand Terbaik, lomba mewarnai mangga, lomba olahan kreasi mangga, lomba kreativitas mangga, hingga lomba kirab mangga. Masing-masing kategori menghadirkan keunikan tersendiri yang memperlihatkan bagaimana buah mangga dapat dikembangkan menjadi beragam karya, produk, dan atraksi menarik.

Lomba mewarnai mangga menjadi salah satu kegiatan yang memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan imajinasi melalui media gambar. Sementara itu, lomba olahan kreasi mangga memperlihatkan kemampuan peserta dalam mengolah buah mangga menjadi sajian kuliner dengan berbagai inovasi rasa dan tampilan.

Tidak kalah menarik, kategori kreativitas mangga menampilkan beragam gagasan yang menjadikan mangga sebagai sumber inspirasi dalam menghasilkan karya bernilai estetika maupun ekonomi. Adapun kirab mangga menjadi representasi semangat kebersamaan dan kebanggaan terhadap potensi buah mangga yang dimiliki Kota Probolinggo.

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar komoditas mangga dari berbagai daerah di Indonesia, khususnya mangga Probolinggo, dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Menurutnya, potensi mangga tidak cukup hanya diperkenalkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga perlu didorong agar semakin dikenal dan memiliki daya jangkau pemasaran yang lebih besar.

Ia menjelaskan, melalui Mango Carnival of Indonesia, berbagai produk olahan dan bentuk kreativitas yang memanfaatkan mangga telah ditampilkan kepada masyarakat. Keberagaman tersebut menjadi gambaran bahwa mangga memiliki potensi pengembangan yang luas, tidak hanya sebagai buah konsumsi, tetapi juga sebagai bahan baku berbagai produk inovatif yang dapat memberikan nilai tambah.

Menurut Aminuddin, penyelenggaraan festival ini turut menggerakkan tumbuhnya kreativitas masyarakat sekaligus menambah keanekaragaman kegiatan atau event yang dimiliki Kota Probolinggo. Berbagai gagasan yang muncul dalam festival diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi penyelenggaraan kegiatan serupa pada masa mendatang.

Ia juga menilai keberadaan Mango Carnival of Indonesia menjadi bagian dari upaya memperkuat karakter Kota Probolinggo sebagai daerah yang memiliki beragam agenda kegiatan unggulan. Pengembangan event secara berkelanjutan dinilai penting untuk membangun daya tarik daerah, memperluas partisipasi masyarakat, serta memperkenalkan potensi lokal kepada khalayak yang lebih luas.

Lebih lanjut, Wali Kota berharap Mango Carnival of Indonesia dapat terus diselenggarakan secara konsisten sehingga memiliki rekam jejak penyelenggaraan yang kuat. Ia menyebut, keberlanjutan kegiatan tersebut juga membuka peluang untuk masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN), program strategis nasional Kementerian Pariwisata yang menjadi wadah promosi berbagai event unggulan daerah.

Dalam penjelasannya, Aminuddin menyinggung pentingnya konsistensi penyelenggaraan sebagai salah satu aspek yang perlu diperhatikan. Ia berharap Mango Carnival of Indonesia dapat memenuhi persyaratan dan kriteria yang ditetapkan untuk memperoleh kesempatan menjadi bagian dari KEN, termasuk ketentuan penyelenggaraan lebih dari tiga kali serta persyaratan lainnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi dorongan agar seluruh pihak yang terlibat dapat menjaga kesinambungan festival. Pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas, petani, serta masyarakat diharapkan terus mengambil peran dalam mengembangkan potensi mangga dan memperkuat penyelenggaraan event daerah.

Melalui berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan, Mango Carnival of Indonesia 2026 memperlihatkan keterkaitan antara potensi pertanian, kreativitas masyarakat, pengembangan produk olahan, dan promosi daerah. Festival ini menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan kekayaan komoditas mangga sekaligus membuka ruang kolaborasi antardaerah.

Setelah seluruh rangkaian prosesi closing ceremony selesai dilaksanakan, suasana Stadion Bayuangga kembali dipenuhi antusiasme masyarakat. Puluhan pengunjung yang telah menantikan momen tersebut langsung berkerumun dan berebut isi dua gunungan mangga yang sebelumnya telah disiapkan oleh panitia penyelenggara.

Tradisi berebut gunungan mangga tersebut menjadi salah satu momen yang paling menarik perhatian dalam penghujung acara. Masyarakat tampak bersemangat mengambil buah mangga yang tersusun dalam gunungan sebagai bagian dari kemeriahan sekaligus simbol rasa syukur atas potensi hasil pertanian yang dimiliki daerah.

Dua gunungan mangga yang disiapkan panitia menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Selain menghadirkan suasana kebersamaan, kegiatan tersebut juga memberikan sentuhan tradisi dalam penutupan festival yang mengangkat buah mangga sebagai ikon utama kegiatan.

Antusiasme masyarakat dalam mengikuti prosesi tersebut sekaligus menggambarkan besarnya perhatian terhadap penyelenggaraan Mango Carnival of Indonesia. Kehadiran pengunjung dari berbagai kalangan turut memberikan warna tersendiri dalam rangkaian penutupan festival tahun ini.

Dengan berakhirnya prosesi perebutan dua gunungan mangga, seluruh rangkaian Mango Carnival of Indonesia Tahun 2026 di Kota Probolinggo resmi ditutup. Festival ini meninggalkan berbagai catatan kegiatan, mulai dari perlombaan, pameran kreativitas, olahan berbahan dasar mangga, hingga partisipasi berbagai daerah yang bersama-sama memperkenalkan potensi komoditas unggulan Indonesia.

Pemerintah Kota Probolinggo melalui penyelenggaraan Mango Carnival of Indonesia diharapkan dapat terus mendorong pengembangan potensi mangga, memperluas peluang pemasaran produk lokal, serta memperkuat keberadaan event daerah. Penutupan tahun ini bukan sekadar mengakhiri sebuah festival, melainkan menjadi momentum untuk melanjutkan upaya promosi dan pengembangan mangga Probolinggo agar semakin dikenal di tingkat regional maupun nasional.

Penulis : Septyan Dwi Cahyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang mengikuti Workshop Integritas Bersama KPK untuk membangun Budaya Anti Korupsi
Kantah Kabupaten Tangerang Salurkan UGK Untuk Pembangunan KSCS, Dukung Manfaat Air Baku bagi Masyarakat
Perkuat Budaya Antikorupsi, Kantah Kabupaten Tangerang Ikuti Workshop Integritas Bersama KPK
Polisi Jogo Sekolah: Langkah Preventif Polres Jember Siapkan Pelajar Menuju Generasi Emas 2045
13 Sanggar Dug-Dug Tampil Kolosal, Gema Tabuhan Meriahkan Mango Carnival 2026 di Stadion Bayuangga
Gubernur Koster Tegaskan APBD Bali 2027 Berorientasi  Bagi Kesejahteraan Masyarakat
Info Bali Seputar Ranpergub, Moral Wartawan, UMKM, Digital dan KPAD
FPRB Kota Probolinggo Perluas Sinergi Kebencanaan, Sambangi Markas Kodim 0820

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:57 WIB

Mango Carnival of Indonesia 2026 Resmi Ditutup, Wali Kota Aminuddin Dorong Mangga Probolinggo Tembus Pasar Lebih Luas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 04:54 WIB

Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang mengikuti Workshop Integritas Bersama KPK untuk membangun Budaya Anti Korupsi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 04:51 WIB

Kantah Kabupaten Tangerang Salurkan UGK Untuk Pembangunan KSCS, Dukung Manfaat Air Baku bagi Masyarakat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 04:48 WIB

Perkuat Budaya Antikorupsi, Kantah Kabupaten Tangerang Ikuti Workshop Integritas Bersama KPK

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 04:17 WIB

Polisi Jogo Sekolah: Langkah Preventif Polres Jember Siapkan Pelajar Menuju Generasi Emas 2045

Berita Terbaru

Uncategorized

Profesi Wartawan: Panggilan Jiwa, Amanah, dan Tanggung Jawab Sosial

Sabtu, 31 Okt 2026 - 14:57 WIB