Seluruh Stakeholder Harus Berperan Serta, Berikut Pesan Disampaikan

- Penulis

Jumat, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, Garudaxpose.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru, S.H., M.M dan Wakil Gubernur Sumsel H Cik Ujang, S.H diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Sumsel bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel Deva Octavianus Coriza, S.E., M.Si menghadiri acara coffee morning Karantina Sumsel.

Adapun tema kegiatan ini yakni “Sinergi di meja Kopi Solusi dilapangan, yang mana acara ini diselenggarakan oleh Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumsel, dan kegiatan ini sendiri dipusatkan di Resto 10 Gaestro Lantai 10 disalah satu hotel di Palembang, Rabu (12/11/2025).

Turut hadir didalam kegiatan ini yakni Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumsel drh. Sri Endah Ekandari, M.Si, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Sumsel, Ir H Amiruddin, M.Si, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel Drs H Ari Narsa, J.S, General Manager PT Angkasa Pura II Sultan Mahmud Badaruddin II Cabang Palembang R Iwan Winaya Mahdar, S.T., M.M., CIAE, dan undangan lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan Staf Ahli Gubernur Sumsel bidang E.keu dan Pembangunan Setda Provinsi Sumsel Deva Octavianus Coriza, S.E., M.Si, saya fikir acara seperti ini adalah sangat penting, kita provinsi Sumsel karena acara ini akan menjadikan mencari solusi atas semua pekerjaan keras upaya kita dalam peningkatan upaya sinergitas.

Saya kira acara seperti ini kedepan dapat mungkin dapat kita terus laksanakan karena acara ini sangat penting yaitu berkumpul dengan hadirnya seluruh turunan stakeholder.

“Terkait dengan ekspor impor, kita harapkan dapat mencari solusi, agar proses pekerjaan kita juga lebih cermat, lebih baik, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Kemudian, di mana pemerintah pusat sudah melaksanakan berbagai banyak hal, dan kita juga di provinsi Sumsel sedang akan melakukan hilirisasi. Nantinya dengan ada dibangunnya pelabuhan baru di Tanjung Carat, di mana pembangunan itu akan meningkatkan nilai produk dan produksi kita.

Dimana Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumsel tentu sangat berkontribusi, karena untuk menjamin keamanan-keamanan terutama oleh yang masuk di provinsi Sumsel.

“Tentu dengan adanya peran dari mereka, akah menjamin produk pangan kita, serta minta peran serta seluruh stakeholder untuk produk ekspor dan impor ini,” ungkapnya

Menurut Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Provinsi Sumsel drh. Sri Endah Ekandari, M.Si, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan sesuai dengan tugas dan fungsinya yakni mencegah, masuk, keluar dari itu sebabnya organisme tumbuhan karantina.

Dan sekaligus juga melakukan pengawasan, serta pengendalian terhadap keamanan ketahanan pangan dan tumbuhan.

“Jadi dengan adanya kegiatan ini, tentu saja kita melakukan sinergi, ini adalah salah satu upaya kita untuk berkontribusi banyak untuk provinsi Sumsel,” katanya.

Dilanjutkannya, sehingga permasalahan-permasalahan yang ada dilapangan itu di bahas atau didiskusikan di forum ini. Sebenarnya kalau Karantina ini, tidak hanya berbentuk terkait dengan ekspor, tetapi kita juga domestik serta komoditas.

Tantangannya tentu saja salah satunya adalah mungkin masyarakat banyak yang belum memahami apa yang menjadi tugas pokok dan fungsi karantina.

“Oleh karena itu, kita tidak berhenti-henti untuk terus melakukan edukasi salah satunya dengan yang kita lakukan pada hari ini, yakni dengan melakukan coffee morning,” ucapnya

Masih dilanjutkannya, sehingga nantinya fungsi karantina benar-benar akan membumi di provinsi Sumsel. Komoditas pertanian, perikanan, peternakan provinsi Sumsel luar biasa, jadi potensinya besar sekali.

Kalau untuk ekspor boleh, kalau sementara untuk impor, kita hanya ada beberapa ya, ada karet, pangan ternak, tetapi komoditas yang akan ekspor ini luar biasa.

“Lebih dominan adalah pertanian, sangat berpengaruh sekali, karena seperti yang tadi Staf Ahli Gubernur Sumsel sampaikan, bahwa supaya Sumsel ini komoditasnya bebas dari penyakit, dan itu adalah tugas dari kita untuk mencegah agar tidak masuk,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pengkondisian Proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, SIRA Minta KPK RI Turun Tangan dan Periksa
Sakti Mandraguna! Toko Obat Tipe G Samping WTC Tetap Eksis: Bukti Polisi “Kalah” atau Memang “Dipelihara”?
Parliamentary Threshold (PT) Produk Politik Akal-akalan Pasca Orde Baru”
Usut Tuntas Dugaan Abuse Of Power Dan Indikasi KKN Serta Tindak Pidana Pencucian Uang oleh Yayasan Bani Makki Kayu Agung, DPW-MSK INDONESIA dan PB.FPMP Sumsel Minta Kejati Sumsel
“Rektorat USU Membisu! Muryanto Amin Terseret ‘Sirkel Kejahatan Korupsi’ OTT Topan Ginting, Mengapa Belum Ada Klarifikasi?”
Badai Emas Pegadaian 2025 Resmi Diundi, Nasabah Syariah Raih Hadiah Paket Haji Plus
Bulan Januari Atau Februari Akan Dilakukan Rapat Terkait Pengelolaan Danau OPI, Berikut Beberapa Hal Disampaikan
15 Ribu Karyawan Terancam PHK, DPRD Sumsel Diminta Fasilitasi

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:52 WIB

Dugaan Pengkondisian Proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, SIRA Minta KPK RI Turun Tangan dan Periksa

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:59 WIB

Sakti Mandraguna! Toko Obat Tipe G Samping WTC Tetap Eksis: Bukti Polisi “Kalah” atau Memang “Dipelihara”?

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:31 WIB

Parliamentary Threshold (PT) Produk Politik Akal-akalan Pasca Orde Baru”

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:24 WIB

Usut Tuntas Dugaan Abuse Of Power Dan Indikasi KKN Serta Tindak Pidana Pencucian Uang oleh Yayasan Bani Makki Kayu Agung, DPW-MSK INDONESIA dan PB.FPMP Sumsel Minta Kejati Sumsel

Kamis, 22 Januari 2026 - 04:08 WIB

“Rektorat USU Membisu! Muryanto Amin Terseret ‘Sirkel Kejahatan Korupsi’ OTT Topan Ginting, Mengapa Belum Ada Klarifikasi?”

Berita Terbaru