MTQ XXXII Kota Probolinggo Resmi Dibuka, 367 Peserta Adu Kemampuan di Beragam Cabang Al-Qur’an

- Penulis

Senin, 21 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Sebanyak 367 peserta mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXII Tingkat Kota Probolinggo Tahun 2026. Ajang tersebut resmi dibuka oleh Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin di Puri Manggala Bhakti, Kantor Wali Kota Probolinggo, Senin (21/9/2026) sore.

Pelaksanaan MTQ tingkat kota ini menjadi tahapan lanjutan setelah sebelumnya digelar seleksi dan perlombaan mulai tingkat kelurahan hingga kecamatan.

Rangkaian MTQ di tingkat kelurahan dan kecamatan tersebut telah berlangsung pada Juni hingga Juli 2026. Dari proses berjenjang itu, para peserta terbaik kemudian melanjutkan kiprahnya pada MTQ tingkat Kota Probolinggo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan demikian, pelaksanaan MTQ XXXII tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan. Ajang tersebut juga menjadi ruang bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengembangkan potensi di berbagai bidang yang berkaitan dengan Al-Qur’an.

Cabang yang diperlombakan cukup beragam. Mulai dari seni baca Al-Qur’an golongan anak, remaja, dan dewasa hingga seni baca Al-Qur’an golongan tartil.

Selain itu, terdapat cabang Hidzil Qur’an 1 Juz dan 5 Juz Tilawah serta Hidzil Qur’an 10, 20, dan 30 Juz.

Kemampuan peserta dalam memahami kandungan Al-Qur’an juga mendapat ruang melalui cabang tafsir. Dalam cabang tersebut diperlombakan tafsir Bahasa Arab, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.

Tidak berhenti pada kemampuan membaca dan menghafal, MTQ XXXII juga menghadirkan cabang seni tulis Al-Qur’an. Peserta dapat mengikuti Khot Dekorasi, Khot Kontemporer, Khot Hias Mushaf, maupun Khot Naskah.

Sementara itu, kemampuan menuangkan pemikiran dalam bentuk tulisan diuji melalui cabang Karya Tulis Ilmiyah Al-Qur’an. Ada pula Fahmil Qur’an dan Syahril Qur’an yang turut menjadi bagian dari rangkaian perlombaan.

Untuk menunjang pelaksanaan seluruh cabang tersebut, panitia menyiapkan sejumlah lokasi. Di antaranya Masjid Agung Raudlatul Jannah, Masjid Al-Hidayah Kodim 0820, serta Masjid Al-Ikhlas Kantor Wali Kota Probolinggo.

Beberapa perlombaan juga ditempatkan di ruang rapat Bagian Umum Setda serta ruang rapat Kantor BPPKAD Kota Probolinggo.

Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin mengatakan, MTQ memiliki makna yang lebih luas dibandingkan sekadar perlombaan untuk mencari peserta berprestasi.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga syiar Islam sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

Ia berharap keberadaan MTQ dapat mendorong generasi muda untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an. Tidak hanya mampu membacanya, tetapi juga memahami serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

“Membaca Al – Qur’an dengan baik dan benar bukan hal yang mudah, ada tajwid yang harus dipelajari, ada panjang pendek bacaan yang harus diperhatikan, termasuk kapan harus berhenti dan kapan harus melanjutkan bacaan,” tutur Aminuddin.

Karena itu, ia memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menjalani persiapan dan latihan dengan serius sebelum mengikuti kompetisi tingkat kota.

Aminuddin juga menyampaikan penghargaan kepada Dewan Hakim yang dipercaya menjalankan proses penilaian. Menurutnya, penilaian harus dilakukan secara objektif dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Ia mengingatkan bahwa kemampuan membaca dan mempelajari Al-Qur’an pada dasarnya tidak hanya berkaitan dengan perlombaan. Lebih dari itu, aktivitas tersebut merupakan bagian dari ibadah dan bentuk pertanggungjawaban manusia kepada Allah SWT.

“Semoga para peserta MTQ juga mendapatkan pengamalan, ilmu, dan hikmah yang terus bertumbuh dari proses yang dijalani,” ujarnya.

Ia kemudian meminta seluruh peserta menunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti perlombaan dengan tetap menjaga sportivitas.

“Kepada seluruh peserta, saya ucapkan selamat berlomba, tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan jadikan MTQ ini sebagai kesempatan untuk menambah ilmu, memperluas persaudaraan, serta memperkuat silaturahmi,” harapnya.

Kabag Kesra Setda Kota Probolinggo Samsul Arifin menambahkan, pelaksanaan MTQ menjadi salah satu upaya untuk semakin membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat Kota Probolinggo.

Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi dan ukhuwah antarkafilah yang mengikuti kompetisi.

Samsul berharap proses yang berlangsung dalam MTQ XXXII dapat melahirkan generasi yang memiliki kemampuan di berbagai bidang Al-Qur’an.

“Semoga dari MTQ XXXII ini lahir Qari – Qariah, Hafizh – Hafizhah, Mufassir – Mufassirah, serta Generasi Qur’ani Terbaik Kota Probolinggo yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga mampu mengamalkan nilai – nilau Al-Qur’an dalam kehidupan sehari – hari,” ungkapnya.

Ia juga berharap para generasi Qur’ani yang lahir dari proses tersebut nantinya mampu membawa nama baik Kota Probolinggo dalam MTQ Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2027.

Pembukaan MTQ XXXII turut ditandai dengan pembacaan ikrar Dewan Hakim MTQ Kota Probolinggo. Ikrar tersebut dibacakan dengan dipimpin oleh Wali Kota Probolinggo.

Sejumlah pejabat dan tokoh daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari, Ketua DPRD Kota Probolinggo Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani, serta Kepala Kejaksaan Negeri Lilik Setyawan.

Hadir pula perwakilan Forkopimda, jajaran pejabat Pemerintah Kota Probolinggo, Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua MUI, Ketua PCNU, Ketua PD Muhammadiyah, Ketua Baznas, serta Ketua dan Wakil Ketua LPTQ Kecamatan se-Kota Probolinggo.

Dengan melibatkan ratusan peserta dan berbagai cabang perlombaan, MTQ XXXII diharapkan tidak berhenti pada pencapaian selama kompetisi. Nilai yang lebih penting adalah bagaimana kemampuan dan pengetahuan yang diperoleh peserta dapat terus berkembang serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis : Septyan Dwi Cahyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GERAKAN ADVOKASI KEADILAN: DPP Paguyuban Cepot Motah Indonesia Tuntut Kejelasan dan Pertanggungjawaban Proses Lelang Aset di Bandung
Bupati Kembang Pimpin Apel, Tekankan Karakter Patriotik dan Berempati
Musda XI Golkar Tapteng Digelar, Andar Amin Harahap Tekankan Persatuan dan Target Kemenangan
Panitia Siapkan 4.000 Jamaah, Haul Akbar Kunir Kidul Lumajang Undang Resmi Bupati Bunda Indah dan KH Marzuki Mustamar
Debu Tambang Galian C Ganggu Pengguna Jalan di Tegalsangot Sempu, Warga Minta Pemeriksaan Izin dan Pengawasan
Ibu Putri Koster Dorong Penguatan Kompetensi Kader Posyandu, Dukung Enam Bidang SPM
Peringatan Sumpah Pemuda ke -98, Dengan Semangat Kecamatan Sukapura Gelar Upacara
Dari Festival Mangga hingga Internet Gratis, Probolinggo Pacu Promosi Daerah dan Ekonomi Digital

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:38 WIB

GERAKAN ADVOKASI KEADILAN: DPP Paguyuban Cepot Motah Indonesia Tuntut Kejelasan dan Pertanggungjawaban Proses Lelang Aset di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Bupati Kembang Pimpin Apel, Tekankan Karakter Patriotik dan Berempati

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:03 WIB

Musda XI Golkar Tapteng Digelar, Andar Amin Harahap Tekankan Persatuan dan Target Kemenangan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Panitia Siapkan 4.000 Jamaah, Haul Akbar Kunir Kidul Lumajang Undang Resmi Bupati Bunda Indah dan KH Marzuki Mustamar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:56 WIB

Debu Tambang Galian C Ganggu Pengguna Jalan di Tegalsangot Sempu, Warga Minta Pemeriksaan Izin dan Pengawasan

Berita Terbaru