Keterangan:Kiper Super Abib 7 Kali Selamatkan Bruther, Namun Gol Telat Toing Jadi Petaka. 500 Penonton Saksikan Laga Hidup Mati Paling Panas Sejauh Ini!
BREBES,GarudaXpose.com//- Jika Anda belum pernah merasakan atmosfer sepak bola tarkam yang sesungguhnya, Anda rugi besar tidak datang ke Lapangan Hijau Desa Grinting, Sabtu (13/9) sore.
Hari ke-15 Putaran Pertama Open Turnamen Porsegi Cup 2026 sistem gugur menyajikan perang bintang sesungguhnya. Derby satu wadah Jawa Barat, Tambak FC Pangenan Vs Bruther FC Kalirahayu. Laga hidup mati. Gengsi dipertaruhkan. Dan akhirnya, skor 3-1 untuk Tambak FC menjadi penutup paling dramatis!
Kick-off pukul 16.20 WIB di bawah cuaca cerah 31 derajat, 500 pasang mata memadati sisi lapangan. Wasit tengah Sony Ade dibantu Sugeng dan Anam, cadangan wasit H. Darsiun serta pengawas pertandingan H. Tarsidin memimpin laga dengan tensi tinggi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
BABAK PERTAMA: Tembok Bernama Abib, Skor Kacamata yang Menipu
Sejak peluit pertama, pelatih Misnato (Tambak FC) dan pelatih Iki (Bruther FC) sama-sama menurunkan pakem terbaik 4-3-3. Kapten Ridho memimpin Tambak FC dengan penjaga gawang Niken, sementara kapten Acim dan kiper Abib menjadi jangkar Bruther.
Apa yang terjadi di 30 menit pertama adalah teror. Trio striker Tambak FC – Renaedi, Liwo, dan Yogya – bergantian menghujani gawang Bruther FC. Shooting keras, tendangan bebas, one-two cepat. Tapi di sana berdiri satu nama: ABIB
Tujuh kali! Tujuh kali penyelamatan gemilang dilakukan Abib. Termasuk menepis tendangan bebas mematikan. Penjaga gawang ini tampil luar biasa, menawan, dan super konsisten dibantu barisan belakang yang disiplin. Wasit Sony Ade meniup peluit jeda, skor 0-0. Penonton menahan napas. Ini baru pemanasan.
BABAK KEDUA: 12 Menit Neraka, 4 Gol Lahir!
Rotasi pemain dilakukan kedua pelatih di babak kedua. Permainan makin liar. Serangan satu arah silih berganti, namun belum tepat sasaran.
Hingga menit ke-47, kebuntuan itu pecah. Lewat skema serangan balik cepat (counter attack), pemain nomor punggung 20, Bangkrit, akhirnya meluluhlantakkan keperkasaan Abib dengan plesing dingin ke pojok gawang. GOL! 1-0! Grinting bergemuruh.
Belum sempat Bruther bangkit, petaka datang. Tiga menit berselang, Tambak FC mendapat hadiah penalti. Eksekutor Oji maju dengan tenang. GOL! 2-0! Tambak di atas angin.
Tapi ini derby. Bruther FC menolak pulang dengan kepala tertunduk. Dua pemain baru dimasukkan, dan hasilnya instan. Menit ke-56, umpan tarik ke depan gawang Tambak FC membuat kiper Niken salah antisipasi bola liar. Bola pelan tapi pasti disambar striker Agung. GOL BALASAN! 2-1! Harapan hidup kembali.
Drama belum selesai. Saat semua mengira skor akan ketat hingga akhir, pemain pengganti yang baru masuk menjadi pembeda. Toing, super sub dari bangku cadangan, memanfaatkan kelengahan di menit ke-59. GOL! 3-1! Gol pamungkas yang memastikan langkah Tambak FC ke 16 Besar.
Full time 2×30 menit. Tambak FC lolos, Bruther FC harus angkat koper di babak penyisihan.
JANGAN LEWATKAN BESOK: LAGA PENUTUP PENYISIHAN!
Ketua Panitia Kisnodo dan Koordinator Tim Eko Purwanto menegaskan, atmosfer besok akan lebih panas.
AYO DATANG! SENIN, 14 SEPTEMBER 2026 – PUKUL 16.20 WIB – LAPANGAN GRINTING
PERSELA FC Lemah Abang Vs GHALTER FC Cirebon
Informasi dari meja redaksi, kedua tim akan menurunkan skuad terbaiknya. Ini adalah laga penyisihan terakhir! Jika Anda melewatkan drama 3-1 hari ini, jangan ulangi kesalahan yang sama besok sore!
Datang langsung, rasakan debu lapangan, teriakan suporter, dan gol-gol yang hanya bisa dirasakan di tarkam!***
(4905)














