Sekda Membuka Kegiatan Sosialisasi Aplikasi SPSE,untuk mendukung pencapaian Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP).

- Penulis

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.Com | Tangerang – Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Sosialisasi Aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), yang dalam kesempatannya menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut penting dilaksanakan sebagai upaya untuk mendukung pencapaian Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) yang nantinya bermuara pada optimalnya pembangunan dan pelayanan bagi masyarakat kota Tangerang.

“Mengingat bahwa skor ITKP kita pada tahun 2024 adalah 94,83 atau dengan predikat yang Sangat Baik, diperlukan strategi yang tepat untuk mengoptimalkan dan mempertahankan perolehan skor indikator dalam penilaian ITKP , untuk itulah sosialisasi aplikasi SPSE ini diadakan sebagai salah satu strategi dalam mempertahan kan nilai ITKP Kota Tangerang.” tutur Sekda dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Ruang Rapat Asisten Administrasi Umum Gedung Puspem Kota Tangerang, Kamis, (02/10/2025).

“Namun tentunya yang terpenting dari pada sekedar angka dan predikat adalah optimalnya tata kelola pengadaan yang menjadi indikator terwujudnya pembangunan dan pelayanan yang efektif dan berdampak langsung kepada masyarakat Kota Tangerang.” sambung Herman di hadapan 129 peserta sosialisas yang terdiri dari PPK, PPTK dan admin pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kota Tangerang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Herman menambahkan, sosialisasi penggunaan Aplikasi SPSE tersebut berfokus kepada proses pencatatan non tender dan swakelola.

“Di mana hal tersebut merupakan salah satu indikator yang dinilai dalam sub kategori pemanfaatan sistem informasi pengadaan.” ungkap Herman.

Untuk itu Herman menginstruksikan agar setelah kegiatan sosialisasi tersebut, seluruh OPD dapat segera melakukan update data realisasi pengadaan barang dan jasanya pada aplikasi SPSE.

“Agar tidak menumpuk penginputannya di akhir tahun anggaran.” tukas Sekda.

Untuk diketahui, SPSE atau Sistem Pengadaan Secara Elektronik adalah platform yang dikembangkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk memfasilitasi proses pengadaan barang dan jasa secara transparan, akuntabel, dan efisien. Sistem ini digunakan oleh pemerintah, instansi, serta penyedia barang dan jasa untuk mengelola proses lelang secara daring.

(RNH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan
Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember
Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang
HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN
Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa
Noor Arief Prasetyo terpilih Aklamasi sebagai ketua umum KJJT indonesia  
KASAT RESKRIM POLRES PADANG LAWAS TABUH GENDERANG, BERANGKATKAN GERAKAN BERSIHKAN PASAR DARI SPEKULASI DAN KECURANGAN PANGAN
Pererat Sinergi, Kepala Rutan Kelas I Palembang Audiensi dengan Pemerintah Kota Palembang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:11 WIB

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan

Rabu, 9 September 2026 - 14:06 WIB

Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember

Rabu, 9 September 2026 - 10:55 WIB

Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang

Rabu, 9 September 2026 - 07:12 WIB

HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN

Rabu, 9 September 2026 - 02:05 WIB

Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa

Berita Terbaru