Dua Kali Jadi Sasaran Teror, Fadel Akhirnya Angkat Bicara

- Penulis

Jumat, 11 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Rumah Mantan Cawalkot Sibolga Fadhil Thoib Kembali Diteror, CCTV Rekam Aksi OTK

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Garudaxpose.com, Medan | Rumah mantan calon Wali Kota Sibolga, Muhammad Fadhil Thoib Hutagalung, kembali menjadi sasaran aksi teror orang tak dikenal (OTK).

 

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (11/9/2026) dini hari sekitar pukul 04.31 WIB.  Aksi itu terekam kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar kediaman Fadhil di Helvetia Medan.

 

 

 

Fadhil menyebut kejadian tersebut menambah daftar aksi kekerasan yang pernah dialaminya. Sebelumnya, saat dirinya maju dalam kontestasi Pilkada Sibolga, mobil Toyota Alphard miliknya juga pernah dibakar oleh orang tak dikenal.

Rumah Mantan Cawalkot Sibolga Fadhil Thoib Kembali Diteror, CCTV Rekam Aksi OTK
Keterangan : Helvetia kediaman Mantan Cawalkot Sibolga Fadhil Thoib Kembali Diteror, CCTV Rekam Aksi OTK (medan) 

 

“Saat itu saya sudah melaporkan ke Polsek Helvetia. Saya tidak mau menduga-duga atau menuduh siapa yang membakar. Saya serahkan kepada pihak kepolisian untuk menelusurinya,” kata Fadhil saat dihubungi, Jumat.(11/06/2026)

 

Setelah Pilkada Sibolga berlalu, Fadhil mengaku meninggalkan Sibolga dan Tapanuli Tengah untuk bekerja di luar daerah.

 

Namun, sebelum aksi terbaru terjadi, ia kembali mengalami kejadian serupa di Medan. Mobil miliknya yang berada di rumah disebut menjadi sasaran pelemparan.

 

“Yang pertama itu melempar, tetapi tidak kena ke mobil. Buktinya masih kami cari,” ujarnya.

 

Terjadi di Tengah Memanasnya Politik Tapteng

 

Fadhil menduga aksi terbaru tersebut terjadi di tengah memanasnya dinamika politik di Kabupaten Tapanuli Tengah.

 

Sejumlah fraksi DPRD Tapteng sebelumnya menyuarakan wacana pemakzulan terhadap Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu. Di tengah polemik tersebut, DPD Partai Gerindra Sumatera Utara juga telah menyampaikan sikap agar seluruh pihak menjaga stabilitas pemerintahan dan bersatu dalam pemulihan pascabencana.

 

Fadhil sendiri mengaku tidak terlibat dalam dinamika politik Tapteng tersebut.

 

“Saya tidak ada ikut campur dalam politik di Tapteng. Ketua DPD Gerindra Ade Jona sudah menyatakan sikap, ya terserah ketua apa yang dilakukan. Saya tidak ada keterlibatan dalam politik Tapteng tapi diingat juga saya itu masih kader Partai Gerindra.” tegasnya.

 

Namun, Fadhil mengakui dirinya memiliki hubungan kerja dengan Ketua DPD Gerindra Sumatera Utara, Ade Jona Prasetyo.

 

Atas dasar itu, ia memiliki dugaan pribadi bahwa aksi yang dialaminya mungkin berkaitan dengan posisinya dan hubungan tersebut.

 

“Kalau dugaan asumsi saya, pasti orang yang sama juga, karena saya masih bekerja sama dengan Ade Jona. Tapi itu dugaan saya,” ungkapnya.

 

Fadhil menegaskan, dugaan tersebut bukan kesimpulan mengenai pelaku. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk mengungkap siapa yang berada di balik aksi tersebut.

 

“Di Medan ini saya tidak punya musuh. Saya orang baru di sini dan tidak banyak orang yang tahu rumah saya. Biarlah proses hukum yang berjalan,” katanya.

 

Laporan Sudah Ditangani Polrestabes Medan

 

Fadhil mengatakan, kejadian terbaru tersebut telah dilaporkan kepada kepolisian. Penanganannya kini disebut telah ditarik dari Polsek ke Polrestabes Medan.

 

Ia berharap polisi serius mengusut kasus tersebut, termasuk memeriksa rekaman CCTV yang merekam aksi OTK.

 

“Saya berharap pihak Polrestabes Medan bisa mengungkap kejadian pelemparan mobil saya di rumah. Saya tidak memviralkan karena saya percaya kepada pihak kepolisian dan menunggu hasil pemeriksaan terkait pelaku,” ujarnya.

 

Menurut Fadhil, pengungkapan kasus tersebut penting agar aksi serupa tidak kembali terjadi.

 

“Jangan sampai ada terjadi lagi dan kasus ini bisa terungkap seterang-terangnya,” katanya.

 

Ia menyebut, setidaknya sudah dua kali dirinya mengalami aksi yang menurutnya memiliki pola kekerasan, yakni saat dirinya menjadi kandidat dalam Pilkada Sibolga dan kejadian terbaru di Medan.

 

“Saya berharap kasus ini benar-benar diungkap. Siapa pelakunya dan apa motifnya, biar polisi yang membuktikan,” pungkasnya.(ps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-1 MCK, Pemkot dan KORMI Probolinggo Ajak Masyarakat Aktif Bergerak
Info Bangli Terkait Dekranasda Bali Fashion Road Show
Kenang Setahun Wafat H.M. Buchori, Wali Kota Aminuddin Ajak Warga Perbanyak Selawat dan Doa
ANVAPRO 2026 Resmi Bergulir, Pemkot Probolinggo Dorong Inovasi Jadi Solusi Pelayanan
Putri Koster Dorong Aksara Bali Tetap Hidup Ditengah Perkembangan Zaman
Info Denpasar Seputar Pelantikan, Posyandu, Sampah dan APBD 2027
Kasat lantas AKP Ade Andini S.T.K.,S.I.K.,M.H Hari lalu lintas Bhayangkara yang ke 71 melaksanakan donor darah
Selangkah Menuju STBM Paripurna, Kota Probolinggo Andalkan Program Sanitasi dan Pengelolaan Sampah

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 10:44 WIB

Dua Kali Jadi Sasaran Teror, Fadel Akhirnya Angkat Bicara

Jumat, 11 September 2026 - 03:34 WIB

HUT ke-1 MCK, Pemkot dan KORMI Probolinggo Ajak Masyarakat Aktif Bergerak

Jumat, 11 September 2026 - 02:41 WIB

Info Bangli Terkait Dekranasda Bali Fashion Road Show

Kamis, 10 September 2026 - 20:36 WIB

Kenang Setahun Wafat H.M. Buchori, Wali Kota Aminuddin Ajak Warga Perbanyak Selawat dan Doa

Kamis, 10 September 2026 - 13:38 WIB

ANVAPRO 2026 Resmi Bergulir, Pemkot Probolinggo Dorong Inovasi Jadi Solusi Pelayanan

Berita Terbaru

Daerah

Dua Kali Jadi Sasaran Teror, Fadel Akhirnya Angkat Bicara

Jumat, 11 Sep 2026 - 10:44 WIB