Info Denpasar Seputar Pelantikan, Posyandu, Sampah dan APBD 2027

- Penulis

Kamis, 10 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Dikukuhkan Ketua TP PKK Hingga Bunda Literasi, Dorong Kolaborasi Bagi Masyarakat


Garudaxpose.com l Denpasar Bali – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, melantik dan mengukuhkan Ketua TP PKK, Ketua TP. Posyandu, Bunda PAUD dan Bunda Literasi Kelurahan dan Kecamatan di Kota Denpasar pada Kamis (10/9) pagi di Gedung Wanita Santhi Graha, Denpasar. Hadir juga dalam kesempatan tersebut Sekretaris I TP – PKK Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Kepala DPMD Kota Denpasar, Wayan Yusswara serta perwakilan OPD terkait lainnya.

Dilantik dan Dikukuhkan sebagai Ketua TP PKK, Ketua TP. Posyandu, Bunda PAUD dan Bunda Literasi yakni Ny. Ni Luh Mertajati Asih Pertama sebagai Ketua TP-PKK Denpasar Barat dan Ny. Ni Wayan Sarni Ermanto sebagai Ketua TP-PKK Denpasar Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilaksanakan pula Pengukuhan Bunda Literasi Kecamatan Dentim yakni Ny. Ida Ayu Karang Sujani Upawana sebagai Bunda Literasi Kecamatan Denpasar Timur. Dirangkaikan juga dengan Pelantikan dan Pengukuhan Ketua TP. PKK ,Ketua TP. Posyandu, Bunda PAUD dan Bunda Literasi disejumlah wilayah seperti Kelurahan Pedungan, Kelurahan Peguyangan, Kelurahan Penatih dan Kelurahan Sumerta.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengatakan, pelantikan dan pengukuhan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan maupun Ketua TP. Posyandu, Bunda Paud dan Bunda Literasi Kecamatan dan Kelurahan di Kota Denpasar merupakan jabatan secara otomatis (ex-officio). “Ketika suami menduduki suatu jabatan seperti Camat, Lurah atau Kepala Desa otomatis istri juga akan menjabat sebagai Ketua TP PKK Kecamatan, Desa atau Kelurahan,” kata Ny. Sagung Antari Jaya Negara.

Lebih lanjut Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyampaikan pelantikan ini bertujuan untuk memperkuat peran serta perempuan dalam memajukan kesejahteraan keluarga dan anak-anak serta lingkungan sekitar. “Pelantikan dan pengukuhan ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi menjadi awal dari sebuah tanggung jawab dan pengabdian bersama. Kami berharap para Ketua TP PKK, Ketua TP Posyandu, Bunda PAUD maupun Bunda Literasi dapat menjalankan perannya dengan penuh semangat, keikhlasan dan rasa tanggung jawab.

Keberadaan TP PKK, Posyandu, Bunda PAUD dan Bunda Literasi memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas keluarga, kesehatan, pendidikan anak usia dini, penguatan budaya literasi serta pemberdayaan masyarakat.

Kami ingin seluruh program yang dijalankan benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, saya mengajak seluruh jajaran untuk terus membangun kolaborasi dengan pemerintah kecamatan, kelurahan, desa, kader serta seluruh unsur masyarakat,” kata Antari Jaya Negara.

Ny. Antari berharap sinergi antara TP PKK, Posyandu, Bunda PAUD dan Bunda Literasi di seluruh wilayah Kota Denpasar semakin kuat, sehingga mampu mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, cerdas, mandiri dan berkualitas serta memperkuat pembangunan Kota Denpasar yang berkelanjutan. “Semoga dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, seluruh tugas dan tanggung jawab ini dapat kita jalankan dengan baik. Mari kita terus bergerak bersama untuk Denpasar yang maju, sehat, cerdas dan sejahtera,” pungkasnya.(esa/tra).


Sosialisasi Penguatan Kelembagaan dan Kader Posyandu Dalam Pelayanan Posyandu 6 SPM

Garudaxpose.com l Denpasar Bali , Sekretaris I Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa membuka Sosialisasi Penguatan Kelembagaan dan Kader Posyandu Dalam Melaksanakan Pelayanan Posyandu 6 SPM siang di Gedung Wanita Santhi Graha, Kamis (10/9). Pada saat itu, hadir 100 kader yang berasal dari Kecamatan Denpasar Utara dan Kecamatan Denpasar Timur, dan juga sejumlah perwakilan OPD terkait lainnya.

Sekretaris I Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dalam sambutannya mengatakan pelaksanan sosialisasi ini adalah salah satu bentuk upaya penguatan dan peningkatan pemahaman bersama tentang Pelaksanaan Layanan Posyandu 6 SPM, sebagai bentuk tindaklanjut dari Permendagri Nomor : 13 Tahun 2024.

“Posyandu kini bukan lagi sekadar tempat menimbang bayi atau deteksi kesehatan saja. Posyandu telah bertransformasi menjadi Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) yang menjadi pusat layanan dasar masyarakat. Sehingga mulai sekarang dan kedepannya peran kader tidak hanya lagi tentang deteksi pertumbuhan dan perkembangan atau memantau pelayanan kesehatan untuk siklus kehidupan,” kata Ayu Kristi.

Para kader Posyandu lanjutnya, memiliki peran yang sangat strategis sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam memberikan pelayanan dan medeteksi kebutuhan masyarakat akan layanan 6 SPM meliputi Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Trantibumlinmas, hingga Sosial.

“Kader Posyandu memiliki peran menerima pengaduan dari setiap permasalahan  terkait layanan 6 SPM, kemudian kader dapat menyampaikan data yang diperoleh kepada pemerintah Desa/Kelurahan dengan tetap mendapatkan pengawasan kepala dusun/lingkungan,” ujar Ayu Kristi.

Ditambahkan Ayu Kristi, tugas layanan ini masih terkesan berat sehingga para kader masih bingung dalam penerapannya. Pada dasarnya Layanan Posyandu akan menjadi jendela pertama bagi masyarakat untuk mendapatkan solusi atas permasalahan dasar yang dihadapi.

“Kami mengajak Tim Pembina Posyandu Kota Denpasar, Tim Pembina Posyandu Kecamatan, Desa/Kelurahan sampai dengan para kader pelaksana kegiatan, untuk terus bergerak bersama mewujudkan layanan dasar di masyarakat guna tercapainya masyarakat yang sehat, berdaya dan sejahtera,” katanya lagi.

Harapannya masyarakat tidak lagi menemukan jarak untuk memberikan pengaduan tentang layanan dasar masyarakat , karena melalui posyandu masyarakat dapat menerima setiap aspirasi akan kebutuhan layanan dasar yang dibutuhkan masyarakat.

“Melalui upaya penguatan kelembagaan dan kader pada hari ini, saya sangat berharap para kader posyandu yang dulunya adalah pahlawan kesehatan juga dapat terus mengisi diri dan meningkatkan kompetensi diri sehingga kini dapat menjalani peran sebagai pahlawanan penggerak layanan dasar, “ ujar Ayu Kristi.(gita/tra)


Wamenko Pangan Tinjau Bank Sampah  Apresiasi Edukasi dan Pengelolaan Sampah dari Sumber

Garudaxpose.com l Denpasar Bali ,Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, mendampingi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, mengunjungi Bank Sampah Gema Pelita di SDN 5 Pedungan, Kota Denpasar, Kamis (10/9). Kunjungan ini untuk melihat secara langsung edukasi dan praktik pengelolaan sampah dari sumber yang melibatkan siswa dan lingkungan sekolah. Turut mendampingi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar Ida Bagus Putra Wirabawa serta Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar AA Gede Wiratama.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Dr. Hanif Faisol Nurofiq mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Denpasar dalam memperkuat pengelolaan sampah dari sumber, termasuk melalui edukasi pemilahan sampah di lingkungan sekolah. Menurutnya, perubahan perilaku harus dibangun sejak dini agar menjadi kebiasaan yang berkelanjutan.

“Ini suatu contoh yang kita lihat. Ketika ditanyakan kepada anak-anak, sudah tersedia tebe modern dan black composter, mereka menjawab sudah. Artinya, keseriusan Bapak Wali Kota ini menjadi langkah besar dalam penanganan sampah,” ujar Hanif.

Lebih lanjut dijelaskan, persoalan sampah menjadi tantangan serius bagi Bali, termasuk Kota Denpasar yang merupakan salah satu destinasi pariwisata internasional. Karena itu, pengelolaan sampah dari rumah tangga, hotel, sekolah hingga fasilitas lainnya harus terus diperkuat.

Hanif juga menyampaikan bahwa berdasarkan laporan Pemerintah Provinsi Bali, volume sampah yang masuk ke TPA Suwung terus mengalami penurunan. Ke depan, pihaknya mendorong agar sampah organik dapat diselesaikan di sumber sehingga sampah yang masuk ke TPA semakin berkurang. “Sampah organik harus sudah diselesaikan di sumber. Ini yang terus kita dorong,” tegasnya.

Selain pengelolaan dari sumber, pemerintah juga mendorong pengembangan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik yang ditargetkan dapat beroperasi pada akhir 2027. Hanif berharap Denpasar dan Badung dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan sampah di tengah tingginya aktivitas masyarakat dan kunjungan wisatawan. Hanif juga berharap upaya pengelolaan sampah di Kota Denpasar terus diperkuat sehingga dapat mendukung pencapaian penghargaan Adipura.

“Kami sudah menyampaikan kepada kabupaten lain untuk belajar di Denpasar. Kompleksitasnya cukup tinggi dan kehadiran wisatawan cukup banyak dibandingkan jumlah penduduknya, tetapi pelayanan wisata tetap harus berjalan tanpa mengurangi upaya mengatasi masalah sampah,” katanya.

Sementara itu, Wawali Arya Wibawa menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan pemerintah pusat terhadap upaya penanganan sampah di Kota Denpasar. Menurutnya, edukasi sejak usia sekolah menjadi bagian penting dalam membangun budaya memilah dan mengelola sampah.

“Terima kasih atas apresiasi yang diberikan Bapak Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan. Pengelolaan sampah dari sumber menjadi langkah penting untuk mengurangi beban sampah yang dibawa ke tempat pemrosesan akhir. Karena itu, edukasi kepada masyarakat, termasuk anak-anak di sekolah, terus kami perkuat,” ujar Arya Wibawa.

Ketua Bank Sampah Gema Pelita, Dede Mahandra, menjelaskan bahwa bank sampah di SDN 5 Pedungan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penampungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi siswa dan keluarga. Para siswa diajak memilah sampah dari rumah, kemudian menabung sampah anorganik di bank sampah. “Anak-anak menabung sampah bersama keluarganya. Mereka memilah sampah dari rumah, kemudian sampah yang sudah dipilah ditabung di bank sampah,” jelasnya.

Sementara sampah organik diolah di lingkungan sekolah melalui tebe modern, komposter, lubang biopori, serta pengembangan eco enzyme. Para siswa juga dilibatkan sebagai Gema Pelita Ranger yang membantu proses penimbangan sekaligus mengedukasi teman-temannya.

Dede menambahkan, edukasi pengelolaan sampah dilakukan secara rutin, termasuk melalui kegiatan sekolah dan layanan penimbangan sampah yang dilaksanakan secara berkala. “Kami juga melakukan edukasi setiap pagi. Pada saat purnama dan tilem, kami melaksanakan kegiatan Bank Sampah Gema Pelita,” pungkasnya. (Ayu/Tra).


Wali Kota Paparkan Rancangan Perubahan APBD 2026 dan APBD 2027

Garudaxpose.com l Denpasar Bali – Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan penjelasan atas usulan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 serta Rancangan APBD Tahun 2027 dalam Sidang Paripurna ke-15 DPRD Kota Denpasar, di Gedung DPRD Kota Denpasar, Kamis (10/9).

Sidang paripurna tersebut, dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, serta diikuti oleh 37 orang anggota DPRD Kota Denpasar dari berbagai fraksi.  Dalam pengantarnya Wali Kota Jaya Negara menjelaskan, penyusunan kedua rancangan anggaran tersebut telah mengacu pada hasil pembahasan Kebijakan Umum APBD (KUA) KUA-PPAS Perubahan 2026 tanggal 12 Agustus 2026 dan KUA-PPAS 2027 tanggal 28 Juli 2026.

Penyusunannya juga telah disesuaikan dengan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2025 dan Nomor 17 Tahun 2026.

“Penyusunan ini sudah memperhatikan sinkronisasi kebijakan Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah, baik menyangkut pendapatan, belanja, maupun pembiayaan daerah,” ujar Jaya Negara.

Pada kesempatan itu, secara garis besar Wali Kota Jaya Negara menyampaikan, pada Rancangan Perubahan APBD 2026, target Pendapatan Daerah naik Rp179,83 miliar menjadi Rp3,26 triliun lebih. Kenaikan terbesar berasal dari Pendapatan Asli Daerah yang bertambah Rp178,73 miliar menjadi Rp2,22 triliun lebih. Sementara itu Belanja Daerah juga naik Rp262,40 miliar menjadi Rp3,90 triliun lebih.

“Dari perhitungan tersebut, dapat disebutkan defisit Perubahan APBD 2026 tercatat Rp644,73 miliar lebih. Defisit akan ditutup melalui Penerimaan Pembiayaan dari SiLPA Tahun 2025,” ujar Jaya Negara.

Selanjutnya Jaya Negara mengatakan, untuk Rancangan APBD 2027, Pendapatan Daerah Kota Denpasar sendiri ditargetkan sebesar Rp2,89 triliun lebih. Sementara Belanja Daerah dirancang sebesar Rp3,35 triliun lebih. Sehingga terdapat defisit sebesar Rp459,63 miliar lebih yang rencananya ditutup melalui Pembiayaan Daerah.

“Belanja Tahun 2027 kami susun dengan pendekatan prestasi kerja yang berorientasi pada pencapaian hasil, untuk meningkatkan akuntabilitas dan efektivitas penggunaan anggaran,” kata Jaya Negara.

Di akhir sambutannya, Wali Kota Jaya Negara mengharapkan masukan dan koreksi konstruktif dari DPRD dalam pembahasan selanjutnya. Ia berharap pembahasan dapat menghasilkan APBD yang terbaik untuk keberlanjutan pembangunan Kota Denpasar.

“Saya mengharapkan koreksi yang konstruktif dalam pembahasan nanti, sehingga apa yang kita rumuskan akan memberikan hasil yang terbaik bagi kelangsungan pembangunan Kota Denpasar,” katanya. (Win/Tra).


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Putri Koster Dorong Aksara Bali Tetap Hidup Ditengah Perkembangan Zaman
Kasat lantas AKP Ade Andini S.T.K.,S.I.K.,M.H Hari lalu lintas Bhayangkara yang ke 71 melaksanakan donor darah
Sumbertaman Siapkan Poskamling RT 01 RW 02 untuk Berlaga di Tingkat Provinsi, BPBD Perkuat Edukasi Kebencanaan
Satresnarkoba Polres Jember Ucapkan Selamat HUT KJJT Indonesia yang ke-7, Harap Sinergi Terus Terjaga
Muspika Tegalsiwalan Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW, Lantunan Al-Barzani Menggema di Pendopo Kecamatan
Wujudkan Lingkungan Sehat, CSR PT Mayora Gelar Normalisasi Sungai 1 Km di Desa Gembong
Acara Indonesia Carbon and Biodiversity Summit 2026
KPK Periksa Dua Mantan Pejabat Dinsos dan Belasan Petugas PKH Brebes Soal Dugaan Korupsi Bansos Covid-19

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:27 WIB

Putri Koster Dorong Aksara Bali Tetap Hidup Ditengah Perkembangan Zaman

Kamis, 10 September 2026 - 12:18 WIB

Info Denpasar Seputar Pelantikan, Posyandu, Sampah dan APBD 2027

Kamis, 10 September 2026 - 12:04 WIB

Kasat lantas AKP Ade Andini S.T.K.,S.I.K.,M.H Hari lalu lintas Bhayangkara yang ke 71 melaksanakan donor darah

Kamis, 10 September 2026 - 05:19 WIB

Satresnarkoba Polres Jember Ucapkan Selamat HUT KJJT Indonesia yang ke-7, Harap Sinergi Terus Terjaga

Kamis, 10 September 2026 - 05:15 WIB

Muspika Tegalsiwalan Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW, Lantunan Al-Barzani Menggema di Pendopo Kecamatan

Berita Terbaru