Marhaenisme Bergerak: DPC PDI Perjuangan Brebes Gelar Pengobatan Gratis Keliling, 120 Warga Pesantunan Disapa di Putaran Kelima

- Penulis

Kamis, 10 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan:Digelar Rutin Tiap Tanggal 10, Program Kesehatan Kerakyatan Ketua DPC H. Cahrudin Jadi Bukti Politik Hadir di Tengah Rakyat – Ditangani Langsung Dokter Puskesmas Wanasari

BREBES,GarudaXpose.com- Politik kerakyatan tidak berhenti di bilik suara. Itulah yang ditunjukkan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes melalui program “Pengobatan Gratis dan Marhaen” yang kembali bergulir.

Memasuki putaran kelima, kegiatan kemanusiaan ini digelar di Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, tepat di kediaman Bapak H. Sayid, RT 05/07, Kamis (10/9/2026) pukul 09.00 – 12.00 WIB.Sebanyak 120 warga dari berbagai usia tampak antusias memeriksakan kesehatan secara gratis. Mereka dilayani langsung oleh tim kesehatan dari Puskesmas Wanasari yang dipimpin dr. Ahid Auliya Faminisa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini acara pengobatan gratis program dari DPC PDI Perjuangan. Kegiatan ini dilakukan setiap 1 bulan sekali, setiap tanggal 10, dan itu bergilir di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Brebes,” ujar salah seorang panitia di lokasi.

Program ini merupakan instruksi langsung dari jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes di bawah kepemimpinan Ketua H. Cahrudin, Sekretaris Ferri Angrianto, S.E., dan Bendahara Heri Pasaribu, S.H., M.H. sebagai wujud nyata ajaran Bung Karno tentang Marhaenisme — membela wong cilik yang membutuhkan uluran tangan.Hadir dalam kegiatan tersebut pengurus DPC PDI-P Kabupaten Brebes, Mbak Retno didampingi Staf DPC Mulyadi. Kehadiran mereka memastikan program berjalan tepat sasaran dan pelayanan kesehatan diterima warga tanpa sekat.

Tuan rumah kegiatan, Ahmad Khumaedi, Anggota DPRD Kabupaten Brebes Dapil VI, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program ini agar tidak berhenti sebagai seremonial semata.

“Alhamdulillah antusias warga yang mau periksa sangat tinggi. Semoga tetap berjalan dan seterusnya. Ini adalah bentuk pengabdian kami. Politik harus memberi manfaat kesehatan langsung bagi rakyat,” tegas Ahmad Khumaedi.Manfaat program tersebut paling dirasakan oleh warga. Sejumlah pasien mengaku sangat terbantu karena bisa berobat tanpa harus jauh-jauh ke Puskesmas dan tanpa biaya.

Komentar haru datang dari pasien atas nama Ibu Rokanah (50), warga RT 05/07 Desa Pesantunan.

“Alhamdulillah senang sekali ada pengobatan gratis di dekat rumah. Saya sudah lama sakit pegal dan pusing, hari ini bisa periksa langsung sama dokter, dikasih obat gratis. Terima kasih PDI Perjuangan, Pak H. Cahrudin, Pak Dewan Ahmad Khumaedi. Semoga terus ada,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan pasien yang tidak mau di sebut namanya , buruh tani setempat.

“Biasanya kalau berobat harus izin tidak kerja. Ini diadakan di kampung sendiri, jadi tidak mengganggu kerja. Pelayanannya ramah, dokternya jelas. Program seperti ini yang dibutuhkan wong cilik,” pungkasnya.

Menutup kegiatan tersebut, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, H. Cahrudin, menegaskan bahwa pengobatan gratis ini adalah ruh perjuangan partai.

Ditemui terpisah, H. Cahrudin menyampaikan pesan ideologis yang tajam:
“Bagi kami, Marhaen bukan sekadar nama program. Marhaen adalah mereka yang berdiri di atas kaki sendiri tapi sering dilupakan negara. Tugas PDI Perjuangan adalah hadir di situ. Kesehatan adalah hak rakyat, bukan barang mewah.”

“Saya perintahkan kepada seluruh jajaran DPC, PAC, Ranting dan Anak Ranting, program tanggal 10 ini jangan pernah berhenti. Setiap bulan harus bergilir di 17 kecamatan. Kita tidak boleh lelah melayani rakyat. Selama masih ada satu warga Brebes yang kesulitan berobat, selama itu pula PDI Perjuangan akan keliling,” tegas H. Cahrudin.“Ini putaran kelima, dan ini baru permulaan. Kami ingin politik dirasakan denyutnya, bukan hanya dilihat baliho-nya. Merdeka itu ketika rakyat sehat, rakyat kuat. Itu Marhaenisme yang diajarkan Bung Karno,” pungkasnya.

Program Pengobatan Gratis dan Marhaen ini dijadwalkan akan kembali hadir pada tanggal 10 bulan depan di kecamatan berbeda, dengan target menjangkau seluruh 17 kecamatan di Kabupaten Brebes secara bergiliran dan berkelanjutan.**

(4905)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang
Khasiat Ajaib Si Biru Bunga Telang: Solusi Alami Kaya Antioksidan untuk Kesehatan Tubuh
Peduli Kesehatan Ibu dan Anak, RS Dera As-Syifa Brebes Gelar Bakti Sosial untuk 200 Ibu Hamil
Camat Sukapura Lepas Ribuan Peserta Fun Walk Jambore Kader, HUT RI ke 81 di Gerbang Wisata Sukapura
3 Dokter Spesialis dan 17 Nakes Terima SK PNS, Perkuat Pelayanan Kesehatan Banyuwangi
Semarak HUT RI ke 81 Ratusan Warga Desa Ngadirejo Serbu Posyandu ILP
Pascabimtek Inovasi Daerah, Transformasi Pelayanan Kesehatan dan Perlindungan Masyarakat di Kabupaten Brebes Terus Diperkuat
Peringati HUT RI ke-81, Aksi Donor Darah Pegawai Lapas Banyuwangi Bantu Amankan Stok PMI

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 06:40 WIB

Marhaenisme Bergerak: DPC PDI Perjuangan Brebes Gelar Pengobatan Gratis Keliling, 120 Warga Pesantunan Disapa di Putaran Kelima

Rabu, 9 September 2026 - 10:55 WIB

Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang

Minggu, 6 September 2026 - 03:19 WIB

Khasiat Ajaib Si Biru Bunga Telang: Solusi Alami Kaya Antioksidan untuk Kesehatan Tubuh

Kamis, 3 September 2026 - 05:50 WIB

Peduli Kesehatan Ibu dan Anak, RS Dera As-Syifa Brebes Gelar Bakti Sosial untuk 200 Ibu Hamil

Rabu, 19 Agustus 2026 - 05:00 WIB

Camat Sukapura Lepas Ribuan Peserta Fun Walk Jambore Kader, HUT RI ke 81 di Gerbang Wisata Sukapura

Berita Terbaru