Wali Kota Aminuddin: Kemerdekaan Harus Jadi Energi untuk Mempercepat Pembangunan Kota Probolinggo

- Penulis

Senin, 17 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | PROBOLINGGO — Semangat kemerdekaan menjadi pijakan Pemerintah Kota Probolinggo untuk memperkuat kolaborasi dalam menggerakkan pembangunan daerah. Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menegaskan, kemajuan kota tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Aminuddin saat menghadiri Tasyakuran HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Puri Manggala Bhakti, Senin (17/8/2026). Kegiatan tersebut digelar setelah rangkaian upacara peringatan kemerdekaan di Alun-Alun Kota Probolinggo.

Tasyakuran dihadiri Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani Aminuddin, Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari bersama suami, jajaran Forkopimda, Sekda Kota Probolinggo Budiono Wirawan, Ketua MUI KH. Muhammad Suthon, pengurus LVRI, asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah hingga para camat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di hadapan para tamu undangan, Aminuddin menyampaikan bahwa bentuk perjuangan pada masa kini telah mengalami perubahan. Jika generasi terdahulu berjuang merebut kemerdekaan, maka generasi sekarang memiliki tanggung jawab mengisinya dengan pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kemerdekaan harus menjadi spirit bagi kita semua untuk terus bergerak membangun Kota Probolinggo. Kita tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi, sinergi dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat,” kata Aminuddin.

Aminuddin mengatakan, kolaborasi tersebut menjadi semakin penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Probolinggo. Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata maupun aktivitas ekonomi masyarakat membutuhkan lingkungan kota yang aman, nyaman dan kondusif.

Ia pun mengapresiasi peran berbagai pihak dalam menjaga stabilitas daerah. Tidak hanya aparat penegak hukum, tetapi juga para ulama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kehidupan sosial masyarakat tetap berlandaskan nilai-nilai agama.

“Kita bersyukur atas sinergi seluruh pihak dalam menjaga keamanan dan kondusivitas. Mulai dari aparat penegak hukum, termasuk para ulama dan MUI yang terus menjaga koridor agama. Kedaulatan harus kita jaga bersama, tidak hanya secara fisik tetapi juga melalui nilai, persatuan dan kehidupan masyarakat,” tuturnya.

Menurut Aminuddin, kondisi kota yang stabil akan menjadi modal penting untuk mengembangkan berbagai potensi daerah. Karena itu, seluruh unsur diminta terus menjaga komunikasi dan kebersamaan.

Dalam kesempatan tersebut, Aminuddin juga mengingatkan pentingnya menghargai jasa para pendahulu yang telah berkontribusi dalam perjalanan pembangunan Kota Probolinggo.

Penghormatan secara khusus disampaikan kepada para anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) yang dianggap sebagai representasi generasi pejuang yang telah memberikan pengabdian bagi bangsa.

“Apa yang kita nikmati hari ini merupakan bagian dari perjuangan para pendahulu. Tugas kita adalah melanjutkan estafet itu dengan pembangunan dan pengabdian, menuju Indonesia Emas,” ujarnya.

Ia optimistis Kota Probolinggo mampu mengambil peran dalam pembangunan nasional. Salah satu target yang ingin didorong adalah pertumbuhan ekonomi sekitar 8 persen setiap tahun dengan mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki daerah.

Aminuddin mengibaratkan semangat pembangunan tersebut seperti gelombang yang terus bergerak. Dalam pandangannya, pembangunan harus memiliki arah, namun tetap fleksibel menghadapi perubahan dan tantangan zaman.

“Seperti gelombang yang terus bergerak, kita harus terus maju dan fleksibel menghadapi perubahan, tetapi tetap memiliki arah. Semangat itulah yang harus kita bawa dalam membangun Kota Probolinggo,” tegasnya.

Selain pertumbuhan ekonomi, pemerintah kota juga menaruh perhatian pada aspek keamanan dan transformasi digital. Konsep Kota Probolinggo yang semakin terang, aman dan berbasis teknologi menjadi bagian dari arah pembangunan ke depan.

Pemanfaatan teknologi melalui pemasangan ratusan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik menjadi salah satu langkah yang disiapkan untuk memperkuat pemantauan keamanan serta mendukung terciptanya kondisi kota yang kondusif.

Aminuddin menilai momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus menjadi titik penguat untuk meneruskan berbagai program yang sudah berjalan sekaligus menyiapkan langkah pembangunan berikutnya.

“Mari kita jadikan kemerdekaan sebagai energi untuk terus bergerak. Kita bangun Kota Probolinggo bersama, dengan sinergi, kolaborasi dan semangat inklusif. Dari Kota Probolinggo, kita ikut berkontribusi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” pungkasnya.

Tasyakuran kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol ungkapan syukur atas kemerdekaan Indonesia. Potongan tumpeng dari Wali Kota Aminuddin diserahkan kepada Ketua DPRD Kota Probolinggo Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari menyerahkan potongan tumpeng kepada Wakil Ketua LVRI Bambang Suwignyo. Momen tersebut menjadi penutup rangkaian tasyakuran sekaligus simbol kebersamaan antara pemerintah, legislatif dan para pejuang dalam melanjutkan pembangunan Kota Probolinggo.

Penulis : Septyan Dwi Cahyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sumbertaman Siapkan Poskamling RT 01 RW 02 untuk Berlaga di Tingkat Provinsi, BPBD Perkuat Edukasi Kebencanaan
Satresnarkoba Polres Jember Ucapkan Selamat HUT KJJT Indonesia yang ke-7, Harap Sinergi Terus Terjaga
Muspika Tegalsiwalan Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW, Lantunan Al-Barzani Menggema di Pendopo Kecamatan
Wujudkan Lingkungan Sehat, CSR PT Mayora Gelar Normalisasi Sungai 1 Km di Desa Gembong
KPK Periksa Dua Mantan Pejabat Dinsos dan Belasan Petugas PKH Brebes Soal Dugaan Korupsi Bansos Covid-19
Di Alun-Alun Brebes, Gus Bill Mengubah Bawang Merah Jadi Bahasa Hati
Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang
Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan UMKM di Kota Tangerang, DPRD Usulkan Dua Raperda Inisiatif 

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 06:27 WIB

Sumbertaman Siapkan Poskamling RT 01 RW 02 untuk Berlaga di Tingkat Provinsi, BPBD Perkuat Edukasi Kebencanaan

Kamis, 10 September 2026 - 05:19 WIB

Satresnarkoba Polres Jember Ucapkan Selamat HUT KJJT Indonesia yang ke-7, Harap Sinergi Terus Terjaga

Kamis, 10 September 2026 - 05:15 WIB

Muspika Tegalsiwalan Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW, Lantunan Al-Barzani Menggema di Pendopo Kecamatan

Rabu, 9 September 2026 - 16:28 WIB

KPK Periksa Dua Mantan Pejabat Dinsos dan Belasan Petugas PKH Brebes Soal Dugaan Korupsi Bansos Covid-19

Rabu, 9 September 2026 - 15:36 WIB

Di Alun-Alun Brebes, Gus Bill Mengubah Bawang Merah Jadi Bahasa Hati

Berita Terbaru