BREBES,GarudaXpose.com//- Kabupaten Brebes kini memiliki lembaga pendidikan baru yang mengusung integrasi budaya dan agama. SMP Pondok Jakatamu di Desa Jagalempeni, Kecamatan Wanasari, resmi beroperasi setelah diresmikan langsung oleh Wakil Bupati Brebes, Wurja, SE, Sabtu (11/7/2026) kemarin.
Peresmian sekolah yang mengusung semangat “Njawani lan Ngislami” ini ditandai dengan pemotongan tumpeng, penandatanganan prasasti, dan gunting pita oleh Wakil Bupati. Acara yang digelar di halaman SMP Pondok Jakatamu tersebut turut dihadiri jajaran Dinas Pendidikan Brebes, Korwilcam Wanasari, kepala SD se-Jagalempeni, tokoh agama, tokoh masyarakat, wali santri, serta civitas akademika sekolah.
Dalam sambutannya, Wurja mengapresiasi keberanian SMP Pondok Jakatamu memadukan nilai luhur budaya Jawa dengan ajaran Islam. Ia berharap sekolah ini dapat menjadi contoh pendidikan karakter di Brebes.
“Dengan konsep Njawani lan Ngislami, kita ingin mencetak generasi yang beradab, berilmu, dan berakhlak mulia,” tegas Wurja.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wabup menjelaskan, visi sekolah ini adalah melahirkan generasi cinta tanah air yang Njawani dalam adab dan unggah-ungguh, serta Ngislami dalam ibadah, akhlak, dan nilai-nilai Islam. Hal itu tercermin dari konsep bangunan yang kental nuansa Jawa serta seragam siswa berupa kebaya lurik dan batik sebagai bentuk kearifan lokal.
Salah satu kebijakan yang menjadi sorotan adalah digratiskannya seluruh biaya pendidikan di SMP Pondok Jakatamu. Langkah ini diambil agar anak-anak di Desa Jagalempeni maupun kecamatan lain dapat mengakses pendidikan tanpa terkendala biaya.
“Sampaikan ke masyarakat, anak usia sekolah jangan dibebani untuk bekerja. Harus bersekolah di SMP Pondok Jakatamu. Pendidikan adalah hak semua anak, dan negara hadir melalui sekolah ini untuk memastikan tidak ada yang tertinggal,” pesan Wurja.
Acara peresmian turut dimeriahkan penampilan hadroh dan kreasi santri yang memadukan unsur budaya Jawa dengan nuansa Islami. Para tamu undangan tampak antusias menyaksikan penampilan para santri yang menjadi bukti nyata implementasi konsep Njawani lan Ngislami di sekolah tersebut.
Kehadiran SMP Pondok Jakatamu diharapkan menjadi alternatif pendidikan menengah pertama berbasis pondok yang unggul di Kabupaten Brebes. Tidak hanya mengejar prestasi akademik, sekolah ini juga berkomitmen menguatkan karakter siswa agar siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan akar budaya dan agama, pungkasnya.***
(4905)












