Wali Kota Probolinggo Ajak Pelajar Perkuat Literasi dan Jauhi Vape Menuju Generasi Emas 2045

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo — Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin mengajak generasi muda untuk menjadikan budaya membaca sebagai kebiasaan positif sekaligus membangun kesadaran hidup sehat sejak dini. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Talkshow Edukasi “Buka Buku, Tutup Vape” yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Probolinggo dalam rangka memperingati Hari Baca Buku Nasional 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Bakesbangpol Kota Probolinggo, Kamis (18/6) pagi, tersebut diikuti ratusan pelajar tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MA se-Kota Probolinggo.

Mengusung tema “Buka Buku, Tutup Vape: Menjadi Generasi Literasi yang Anti Zat Adiktif”, acara ini menjadi wadah edukasi untuk membangun kepedulian pelajar terhadap pentingnya literasi sekaligus memberikan pemahaman mengenai bahaya penggunaan rokok elektronik atau vape.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Aminuddin menyampaikan apresiasi kepada Dispersip yang menghadirkan konsep kegiatan berbeda dengan menggabungkan gerakan literasi dan edukasi kesehatan bagi remaja.

Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini harus menjadi peluang bagi generasi muda untuk memperluas pengetahuan, bukan justru terpengaruh pada hal-hal yang dapat merugikan kesehatan dan masa depan.

“Generasi muda harus mampu memanfaatkan kemajuan zaman dengan bijak. Membaca dan memahami informasi menjadi bekal penting untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul,” ujar Aminuddin.

Ia menegaskan bahwa literasi bukan hanya berkaitan dengan kemampuan membaca buku, tetapi juga kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, serta mengambil keputusan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari.

Selain mengajak memperkuat budaya literasi, Wali Kota juga memberikan edukasi terkait dampak penggunaan zat adiktif, termasuk vape. Ia mengingatkan para pelajar agar lebih peduli terhadap kesehatan dan tidak mudah mengikuti tren yang dapat memberikan dampak buruk.

“Menjaga kesehatan sejak usia muda sangat penting. Pilihan yang dilakukan hari ini akan menentukan kualitas masa depan,” imbuhnya.

Sementara itu, rangkaian kegiatan Buka Buku, Tutup Vape juga diisi dengan berbagai agenda kreatif, seperti lomba story telling tingkat SMP/MTs se-Kota Probolinggo dan lomba Majalah Dinding (Mading) 3D tingkat SMA/SMK/MA.

Puncak acara menghadirkan Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani Aminuddin sebagai narasumber yang memberikan materi mengenai literasi kesehatan dan pentingnya membangun pola hidup positif bagi kalangan remaja.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para pelajar aktif mengikuti sesi diskusi, menyampaikan pertanyaan, serta berbagi pengalaman mengenai kebiasaan membaca dan upaya menjaga kesehatan.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba story telling dan Mading 3D. Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Probolinggo berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, wawasan luas, serta mampu menjadi bagian dari pembangunan menuju Generasi Emas 2045.

Penulis : Septyan Dwi Cahyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Dukung Pengembangan Industri Kreatif Batik Banyuwangi Lewat Banyuwangi Batik Festival
Selangor Malaysia Tertarik Padi Biofortifikasi Banyuwangi, Jajaki Kerjasama Teknologi Pertanian
Berlangsung Sengit, Ini Para Juara Turnamen Futsal Wabup Cup Banyuwangi 2026
KB Samsat Bangil Diserbu Wajib Pajak, Seluruh Layanan Tetap Optimal
Kompetensi Jadi Kunci Koperasi Profesional, LAPENKOP Probolinggo Fasilitasi Bimtek dan Sertifikasi SDM Koperasi
Miliki Kesamaan Potensi, Kabupaten Lebak Belajar City Branding ke Banyuwangi
Punya 153 Sekolah Lansia, Banyuwangi Raih Penghargaan Sidaya Awards 2026
Lapas Banyuwangi Gelar Baksos untuk Keluarga Warga Binaan di Aula Sahardjo

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 04:50 WIB

OJK Dukung Pengembangan Industri Kreatif Batik Banyuwangi Lewat Banyuwangi Batik Festival

Minggu, 8 November 2026 - 04:46 WIB

Berlangsung Sengit, Ini Para Juara Turnamen Futsal Wabup Cup Banyuwangi 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 04:40 WIB

KB Samsat Bangil Diserbu Wajib Pajak, Seluruh Layanan Tetap Optimal

Sabtu, 7 November 2026 - 04:17 WIB

Kompetensi Jadi Kunci Koperasi Profesional, LAPENKOP Probolinggo Fasilitasi Bimtek dan Sertifikasi SDM Koperasi

Jumat, 6 November 2026 - 14:42 WIB

Miliki Kesamaan Potensi, Kabupaten Lebak Belajar City Branding ke Banyuwangi

Berita Terbaru