Cegah JKN Bocor, Pemkab Brebes Perketat Pengawasan: Sekda Tahroni Wanti-wanti Jangan Ulangi Kecurangan

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo doc:Sekda Brebes Dr.H.Tahtoni.M.Pd tengah di dampingi kadinkes dokter Heru.

BREBES,GarudaXpose.com//– Pemerintah Kabupaten Brebes tancap gas memperkuat sistem pencegahan kecurangan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional. Selasa (2/6/2026), Tim Pencegahan Kecurangan JKN (PK JKN) Kabupaten Brebes menggelar rapat koordinasi lintas sektor di Dinkesda, melibatkan Inspektorat dan BPJS Kesehatan.

Rapat yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah Brebes, Dr. Tahroni, M.Pd., menegaskan sikap tegas Pemkab: tidak ada toleransi untuk praktik fraud JKN. “Jangan sampai kasus kecurangan terulang kembali. Kita bekerja sesuai aturan saja sudah memberikan manfaat besar. Yang terpenting adalah menjaga dan memaksimalkan integritas,” tegas Tahroni.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bentuk kontrol ketat, Sekda meminta Tim PK JKN wajib melaporkan perkembangan pengawasan kepada Bupati setiap tiga bulan. Langkah ini diambil untuk memastikan fungsi pencegahan berjalan dan tidak sekadar formalitas.

Kepala Inspektorat Brebes, Drs. Apriyanto Sudarmoko, menekankan pentingnya sistem deteksi dini. “Kita harus mengedepankan langkah pencegahan dan memiliki prinsip yang kuat agar potensi masalah dapat diantisipasi sejak dini,” ujarnya. Menurutnya, pendekatan preventif jauh lebih murah daripada menindak kasus yang sudah terlanjur terjadi.

Sementara itu, Kepala Dinkesda Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes., menyebut koordinasi ini sebagai upaya menyamakan persepsi seluruh faskes, dari klinik hingga rumah sakit. Tujuannya satu: memastikan pelayanan JKN tetap adil, transparan, dan berkualitas tanpa kebocoran anggaran.

Rapat koordinasi ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Brebes serius menjaga uang negara di sektor kesehatan. Sinergi Dinkesda, Inspektorat, BPJS Kesehatan, dan organisasi profesi diharapkan menutup celah kecurangan sekaligus menjamin hak kesehatan warga Brebes tetap terjaga.

“Komitmen ini harus kita pegang bersama. Pelayanan kesehatan yang bersih dari kecurangan adalah hak seluruh masyarakat Brebes yang wajib kita kawal,” pungkasnya.***

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo
Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah
Hadiri Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Menteri Nusron: Legalitas Tanah Beri Kepastian bagi Masyarakat
Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak
Swadaya Warga Sikancil Cor Jalan Kabupaten, Tamparan Keras Untuk Pemkab Brebes
Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa
Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi
APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Hadiri Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Menteri Nusron: Legalitas Tanah Beri Kepastian bagi Masyarakat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:22 WIB

Swadaya Warga Sikancil Cor Jalan Kabupaten, Tamparan Keras Untuk Pemkab Brebes

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:06 WIB

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa

Berita Terbaru