Wabah Wereng Ancam di Pakuniran, Dinas Pertanian Turun Tangan

- Penulis

Sabtu, 30 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Probolinggo – Kekhawatiran menyelimuti para petani di Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo. Serangan hama wereng coklat dilaporkan melanda persawahan di Desa Sumber Kembar dan telah merambah ke sejumlah wilayah lain, mulai dari Dusun Sogaan, Sumberkembar, Alaspandan, hingga Bucor Kulon. Hama ini menyerang tanaman padi yang sebagian besar sudah memasuki fase menjelang panen, sehingga mengancam penurunan hasil produksi hingga risiko gagal panen.

Muzammil, salah satu perwakilan petani setempat, mengungkapkan kekhawatirannya atas situasi yang berkembang pesat ini.

“Serangan ini sudah menyebar ke banyak titik. Kami sangat cemas, karena jika dibiarkan, jerih payah kami bertani bisa sia-sia dan hasil panen menurun drastis,” ujarnya, Sabtu (30/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan laporan dari Kelompok Tani tertanggal 29 Mei 2026 serta masukan dari Petugas Pengendali Hama wilayah Probolinggo Timur, Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo segera merespons cepat.

Tim teknis turun ke lokasi didampingi Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Pakuniran, Nasrul Halim, Koordinator BPP Pakuniran, serta petugas POPT untuk meninjau langsung kondisi lapangan dan berdialog dengan para petani.

Dari hasil pengamatan di lapangan, serangan wereng terlihat merata pada tanaman yang usianya sudah tua atau siap panen. Menanggapi hal ini, Nasrul memberikan arahan strategis agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Ke depannya, disarankan menggunakan bibit yang toleran terhadap wereng coklat, menerapkan pemupukan berimbang, serta menanam dengan sistem jajar legowo agar tanaman lebih sehat dan tahan hama,” pesan Nasrul.

Tak hanya memberikan imbauan, penanganan nyata pun segera dilakukan. Pada hari yang sama, penyemprotan pengendalian hama langsung dilaksanakan sebagai langkah awal, dengan fokus utama di wilayah Dusun Krajan, Desa Sumberkembar.

Langkah ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban para petani di tengah tantangan alam.

Reporter: dyt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolaborasi PLN, DLH dan Desa Olehsari Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif Bernilai Ekonomi
Libatkan Komunitas Nelayan dan Pesisir dalam Pengelolaan Potensi Bahari, Banyuwangi Diapresiasi Delegasi ASEAN ID Blue
Ke Banyuwangi, Kepala Bakom RI Luncurkan Radio Koperasi Merah Putih
Bupati Tangerang Resmikan Renovasi SDN Lontar 2, Kolaborasi Pemkab dan PLTU Lontar
Warga Tukka Protes Keras, Pejabat Kementerian PU Dicegat Saat Tinjau Proyek Banjir
Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Kapolresta Tangerang: Sinergi Polri-Kejaksaan Kunci Tegaknya Hukum Berkeadilan
FPRB Jrebeng Kulon Resmi Terbentuk, Penutupan Destana Tandai Penguatan Mitigasi Bencana Berbasis Masyarakat
Sinergi Rutan Kraksaan dan Posbakumadin, Hadirkan Penyuluhan Bantuan Hukum

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 03:31 WIB

Kolaborasi PLN, DLH dan Desa Olehsari Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif Bernilai Ekonomi

Kamis, 23 Juli 2026 - 03:24 WIB

Libatkan Komunitas Nelayan dan Pesisir dalam Pengelolaan Potensi Bahari, Banyuwangi Diapresiasi Delegasi ASEAN ID Blue

Kamis, 23 Juli 2026 - 03:09 WIB

Ke Banyuwangi, Kepala Bakom RI Luncurkan Radio Koperasi Merah Putih

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:11 WIB

Bupati Tangerang Resmikan Renovasi SDN Lontar 2, Kolaborasi Pemkab dan PLTU Lontar

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:13 WIB

Warga Tukka Protes Keras, Pejabat Kementerian PU Dicegat Saat Tinjau Proyek Banjir

Berita Terbaru