Rakor Persiapan Pengukuhan Pengurus FPRB Kota Probolinggo Masa Bhakti 2026–2030 Digelar di BPBD

- Penulis

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pengukuhan Pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Probolinggo Masa Bhakti 2026–2030 di Aula Pertemuan BPBD Kota Probolinggo, Senin (18/05/2026) pagi.

Rakor tersebut dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta calon pengurus FPRB Kota Probolinggo. Kegiatan ini dilaksanakan guna mematangkan seluruh persiapan menjelang agenda pengukuhan kepengurusan FPRB yang akan digelar pada Rabu, (20/05/2026) mendatang.

Pelaksanaan pengukuhan pengurus FPRB dijadwalkan berlangsung di Puri Manggala Bakti Pemerintah Kota Probolinggo. Berbagai unsur pendukung kegiatan turut dilibatkan agar acara berjalan lancar dan sesuai dengan susunan acara yang telah direncanakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rakor dipimpin langsung oleh Sekretaris BPBD Kota Probolinggo, Dedy Ristantama, SE., MM mewakili Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Probolinggo Boedi Harjanto, S.Sos., M.Si.

Dalam arahannya, Dedy Ristantama menegaskan bahwa persiapan pengukuhan pengurus FPRB telah mencapai tahap final. Seluruh pihak yang terlibat disebut telah melakukan koordinasi secara maksimal demi menyukseskan kegiatan tersebut.

“Persiapan sudah siap 100 persen melalui rakor bersama dengan OPD terkait, di antaranya Bagian Protokol hingga Bagian Umum sebagai penunjang kegiatan acara pengukuhan FPRB. Semoga kegiatan nanti bisa berjalan lancar sesuai dengan rundown yang telah disepakati dalam rakor,” ujarnya saat diwawancarai media.

Ia menjelaskan, keberadaan FPRB memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah, khususnya BPBD, dalam upaya pengurangan risiko bencana di Kota Probolinggo.

Menurutnya, tantangan kebencanaan yang ada saat ini membutuhkan keterlibatan banyak pihak sehingga diperlukan kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah dengan masyarakat melalui wadah FPRB.

Dedy berharap, setelah resmi dikukuhkan nantinya, para pengurus FPRB dapat langsung bergerak dan menjalankan program-program mitigasi bencana di tengah masyarakat.

“Harapan kami setelah dikukuhkan nanti, FPRB bisa langsung action menjadi mitra BPBD dalam melakukan mitigasi bencana di Kota Probolinggo,” tambahnya.

Selain itu, Dedy juga memberikan motivasi kepada seluruh calon pengurus FPRB agar dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian.

“Saya berpesan untuk tetap semangat dan semoga ke depannya bisa menjalankan jabatan dengan amanah serta memberikan sumbangsih terbaiknya untuk Kota Probolinggo,” katanya.

Sementara itu, Calon Ketua FPRB Kota Probolinggo Masa Bhakti 2026–2030, Drs. H. Sugeng Nufindarko, menyatakan kesiapannya untuk dilantik dan mengemban amanah sebagai ketua forum tersebut.

Sugeng mengaku siap menjalankan tugas dan tanggung jawab bersama seluruh unsur yang tergabung dalam kepengurusan FPRB demi mewujudkan masyarakat yang tangguh terhadap bencana.

“Saya menyatakan siap dilantik dan siap mengemban amanah sebagai Ketua FPRB Kota Probolinggo Masa Bhakti 2026–2030,” ungkapnya.

Usai dilantik nantinya, Sugeng menuturkan bahwa pihaknya akan segera bergerak melakukan mitigasi bencana di sejumlah titik rawan yang ada di Kota Probolinggo.

Langkah awal yang akan dilakukan adalah pemetaan wilayah rawan bencana sebagai upaya mendukung terwujudnya visi misi Kota Probolinggo bebas banjir.

“Setelah dikukuhkan nanti, kami akan melaksanakan mitigasi bencana di setiap titik rawan dengan melakukan pemetaan sehingga dapat mendukung program visi misi Kota Probolinggo bebas banjir,” jelasnya.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk bersinergi bersama BPBD Kota Probolinggo dalam menjalankan berbagai program pengurangan risiko bencana yang selaras dengan visi dan misi FPRB.

Menurut Sugeng, kekuatan utama FPRB terletak pada kolaborasi berbagai unsur masyarakat yang terlibat di dalamnya. Adapun unsur tersebut meliputi Tagana, komunitas peduli sampah, Formalis, pengusaha, akademisi, pemerintah, Pramuka hingga media pers.

Dengan keterlibatan lintas sektor tersebut, Sugeng optimistis FPRB mampu menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.

Di akhir pernyataannya, Sugeng menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepadanya sebagai calon Ketua FPRB Kota Probolinggo.

“Terima kasih telah mempercayakan saya sebagai calon ketua yang akan dikukuhkan. Dukungan penuh dari berbagai unsur ini membuat saya semakin semangat untuk menjalankan amanah sebagai ketua nantinya,” pungkasnya.

Penulis : Septyan Dwi Cahyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Periksa Dua Mantan Pejabat Dinsos dan Belasan Petugas PKH Brebes Soal Dugaan Korupsi Bansos Covid-19
Di Alun-Alun Brebes, Gus Bill Mengubah Bawang Merah Jadi Bahasa Hati
Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang
Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan UMKM di Kota Tangerang, DPRD Usulkan Dua Raperda Inisiatif 
DPD Gerindra Sumut Buka Suara soal Pemakzulan Masinton, Sikap DPC Tapteng Disebut Tanpa Koordinasi
Refleksi Dies Natalis ke-13 LSM PMPR Indonesia: Dadan Nugraha Meneguhkan Esensi Gerakan Sosial dan Integritas Kebijakan Publik
DIDUGA ADA JUAL BELI AIR IRIGASI DI SKUNDER KALIPAHIT, WARGA TEGALDLIMO PERSOALKAN PUNGUTAN Rp50 RIBU
Melalui 110 Warga Melaporkan Kejadian Diduga Pencurian Sepeda Motor Di Perum Metro Munjul Solear, Gerak Cepat Jajaran Kepolisian Polsek Cisoka Datangi TKP
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:28 WIB

KPK Periksa Dua Mantan Pejabat Dinsos dan Belasan Petugas PKH Brebes Soal Dugaan Korupsi Bansos Covid-19

Rabu, 9 September 2026 - 15:36 WIB

Di Alun-Alun Brebes, Gus Bill Mengubah Bawang Merah Jadi Bahasa Hati

Rabu, 9 September 2026 - 10:55 WIB

Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang

Rabu, 9 September 2026 - 10:03 WIB

Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan UMKM di Kota Tangerang, DPRD Usulkan Dua Raperda Inisiatif 

Rabu, 9 September 2026 - 07:29 WIB

DPD Gerindra Sumut Buka Suara soal Pemakzulan Masinton, Sikap DPC Tapteng Disebut Tanpa Koordinasi

Berita Terbaru