Komisi II DPRD Kota Probolinggo Dorong Solusi Cepat Polemik LSD dan Perizinan Perumahan

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Ketua Komisi II DPRD Kota Probolinggo, Ryadlus Sholihin Firdaus, menegaskan komitmennya dalam mengawal persoalan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) yang dinilai mulai berdampak terhadap pembangunan perumahan dan iklim investasi di daerah.

Sikap tersebut disampaikan saat Komisi II DPRD Kota Probolinggo menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta pihak pengembang, Selasa (12/5/2026).

Dalam forum itu, DPRD menyoroti munculnya kendala perizinan pembangunan perumahan akibat perubahan status sejumlah lahan yang masuk kategori LSD. Salah satu proyek yang terdampak berasal dari pengembang PT Persada Utama Trikarya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ryadlus menilai perlindungan lahan pertanian memang penting sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional. Namun, menurutnya penerapan kebijakan harus tetap mempertimbangkan kondisi aktual di lapangan agar tidak memunculkan persoalan baru bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

“Kami ingin ada kejelasan dan kepastian hukum. Jika kondisi lahan secara faktual sudah tidak produktif sebagai sawah dan berkembang menjadi kawasan permukiman, maka perlu dilakukan verifikasi secara objektif,” ujarnya.

Ia menyebut persoalan LSD di sejumlah daerah kerap dipicu ketidaksesuaian antara data digital pemerintah pusat dengan kondisi geografis dan tata ruang di daerah. Karena itu, Komisi II DPRD Kota Probolinggo mendorong percepatan sinkronisasi data lintas instansi agar persoalan serupa tidak terus berulang.

Selain itu, Ryadlus meminta seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan persoalan tersebut bekerja secara transparan dan profesional demi menemukan solusi yang berpihak pada kepentingan masyarakat tanpa mengabaikan regulasi yang berlaku.

Menurutnya, sektor pembangunan perumahan memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Tidak hanya berkaitan dengan investasi, tetapi juga menyangkut keberlangsungan usaha masyarakat kecil dan penyerapan tenaga kerja.

“Ketika pembangunan terhambat, efeknya meluas. Mulai dari pekerja konstruksi, usaha material bangunan, hingga sektor ekonomi lainnya ikut terdampak,” katanya.

Komisi II DPRD Kota Probolinggo, lanjut Ryadlus, akan terus mengawal proses verifikasi lahan bersama pemerintah daerah dan instansi terkait, termasuk menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan status lahan yang benar-benar harus dipertahankan sebagai sawah dilindungi.

Ia menegaskan DPRD tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga berupaya menjadi penghubung solusi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha di tengah kompleksitas persoalan tata ruang perkotaan.

Langkah yang dilakukan Komisi II DPRD Kota Probolinggo tersebut dinilai menjadi bentuk keseriusan lembaga legislatif dalam menjaga keseimbangan antara perlindungan lahan pertanian, kepastian investasi, dan kebutuhan pembangunan kawasan perkotaan.

Penulis : Septyan Dwi Cahyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Fraksi DPRD Brebes Murnaeni Sambut Pelantikan Sudaryono Sebagai Kepala BGN Baru
Pucuk BGN Kembali Berganti,Ketua DPC Gerindra Brebes Abah Wurja.S.E: Sudaryono Sosok Tegas Selamatkan MBG
BPBD Kabupaten Probolinggo Imbau Warga Waspadai Angin Gending, Kecepatan Capai 45 Km/Jam
Dampingi Komisi IV DPR RI ke PT BSI, Sonny T. Danaparamita Tekankan Pengawasan Investasi Berkelanjutan
Pisah Sambut Danlanal Banyuwangi, Bupati Ipuk Minta Sinergi Terus Dijaga  
Libatkan Komunitas Nelayan dan Pesisir dalam Pengelolaan Potensi Bahari, Banyuwangi Diapresiasi Delegasi ASEAN ID Blue
Warga Tukka Protes Keras, Pejabat Kementerian PU Dicegat Saat Tinjau Proyek Banjir
Kasdim 0825/Banyuwangi Hadiri The 9th ASEAN Smart Cities Network, Gerakan Indonesia ASRI Jadi Sorotan di Kampung Nelayan Merah Putih

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:22 WIB

Ketua Fraksi DPRD Brebes Murnaeni Sambut Pelantikan Sudaryono Sebagai Kepala BGN Baru

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIB

Pucuk BGN Kembali Berganti,Ketua DPC Gerindra Brebes Abah Wurja.S.E: Sudaryono Sosok Tegas Selamatkan MBG

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:36 WIB

BPBD Kabupaten Probolinggo Imbau Warga Waspadai Angin Gending, Kecepatan Capai 45 Km/Jam

Jumat, 24 Juli 2026 - 02:03 WIB

Dampingi Komisi IV DPR RI ke PT BSI, Sonny T. Danaparamita Tekankan Pengawasan Investasi Berkelanjutan

Kamis, 23 Juli 2026 - 03:26 WIB

Pisah Sambut Danlanal Banyuwangi, Bupati Ipuk Minta Sinergi Terus Dijaga  

Berita Terbaru