Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Padang Lawas Siapkan Gudang 1.000 Ton Ikuti Rencana Pembangunan Infrastruktur Pascapanen Bersama Bulog

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose, Com I Padang lawas- Pemerintah Kabupaten Padang Lawas terus bergerak cepat mewujudkan kedaulatan dan ketahanan pangan daerah. Langkah nyata tersebut ditandai dengan keikutsertaan Pemkab dalam pertemuan jarak jauh (Zoom Meeting) bersama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), guna membahas rencana penyediaan dan pembangunan Infrastruktur Pascapanen (IPP) untuk Tahun Anggaran 2027. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Pj. Sekretariat Daerah Kabupaten Padang Lawas, Selasa (12/05/2026).

Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE, menugaskan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda), Panguhum Nasution, S.Sos, M.AP, untuk mewakili beliau dalam pertemuan strategis ini. Turut mendampingi dalam rapat tersebut adalah Pelaksana Harian Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Narudi, SP, beserta jajaran staf teknis dinas terkait.

Pertemuan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dan kepatuhan terhadap dua regulasi utama pemerintah pusat, yakni Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2026 tentang Percepatan Pelaksanaan Infrastruktur Pascapanen dalam Rangka Ketahanan Pangan Nasional, serta Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2026 yang menugaskan Perum Bulog sebagai pelaku utama penggarapan infrastruktur pascapanen demi memperkuat sistem ketahanan pangan nasional secara cepat dan terpadu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto, menegaskan standar penting yang wajib dipenuhi setiap daerah dalam pengelolaan cadangan pangan pemerintah.

Untuk penyimpanan cadangan pangan yang aman dan memadai, setiap daerah harus memiliki fasilitas gudang dengan kapasitas minimal 1.000 ton beras. Penugasan kepada Bulog untuk menggarap infrastruktur ini adalah langkah strategis pemerintah guna memastikan hasil panen petani tersimpan baik, tidak terbuang, dan cadangan pangan negara selalu terjaga ketersediaannya,” tegas Sudarsono dalam paparannya.

Menanggapi arahan tersebut, Pj Sekda Padang Lawas, Panguhum Nasution, menyampaikan laporan resmi terkait kesiapan daerah. Ia menjelaskan bahwa saat ini Kabupaten Padang Lawas telah memiliki fasilitas gudang penyimpanan cadangan pangan yang berkapasitas 500 ton beras dan sudah beroperasi.

Lebih jauh lagi, Pj Sekda melaporkan rencana pengembangan besar yang telah disiapkan pemerintah daerah. Berdasarkan data dan laporan rinci dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, lokasi pembangunan atau renovasi gudang berkapasitas 1.000 ton untuk tahun depan sudah ditetapkan, tepatnya di wilayah Huta Lombang. Saat ini, rencana tersebut sudah masuk tahap persiapan proses tender renovasi dan pembangunan fisik.

Alhamdulillah, kami sudah punya peta jalan yang jelas. Semoga langkah ini berjalan lancar sehingga cadangan beras dan kebutuhan pangan masyarakat kita dapat tercukupi dengan baik, selaras dengan visi Asta Cita yang diamanatkan Bapak Presiden Prabowo Subianto, serta sejalan dengan cita-cita luhur Bupati dan Wakil Bupati Padang Lawas,” ujar Panguhum penuh harap.

Ia juga menegaskan semangat pembangunan daerah dengan semboyan, “Luruskan Niat Teruslah Bermanfaat, Tano Adat Digomgom Ibadat, Padang Lawas Maju”.

Kesiapan lahan dan rencana pembangunan ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Padang Lawas dalam mendukung program nasional. Dengan adanya gudang berkapasitas besar nantinya, tidak hanya menjamin keamanan stok pangan, tetapi juga melindungi harga gabah dan beras petani di tingkat lokal, serta memastikan ketersediaan pangan yang stabil, aman, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Kabupaten Padang Lawas.

Arman Effendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Pelayanan Kesehatan Berlandaskan Kasih Sayang, Pemkab Bangli Hadirkan Pengobatan Gratis Di Empat Kecamatan
Buku Seabad Relokasi Batur Jadi Ruang Pencatatan Ingatan Kolektif
Bakti Pamlaspas Cihna Batur Let, Gubernur Bali Tegaskan Hentikan Komersialisasi Gunung Batur
Seminar Nasional Seratus Tahun Rarud Batur Hasilkan Rekomendasi Strategis Arah Baru Pengelolaan Kawasan Batur
Forum Silaturahmi LBH GADJA MADHA Indonesia di Muncar Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Bagikan KTA Anggota
Gerakan Langit Biru Menjelang HUT Ke-25, Demokrat Bali Melaksanakan Bersih Sampah Serta Menebar Benih Ikan Di Danau Beratan Dan Tamblingan 
​Prioritas Yang Dipertanyakan: Bobby Nasution Berkantor di Nias Saat Jalur Ekonomi Pantai Barat Madina Lumpuh Hampir Setahun
Jalan Rusak Madina vs Kantor Sementara Nias: Ujian Efisiensi Prabowo dan Etika Kepemimpinan Bobby Nasution

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Wujudkan Pelayanan Kesehatan Berlandaskan Kasih Sayang, Pemkab Bangli Hadirkan Pengobatan Gratis Di Empat Kecamatan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Bakti Pamlaspas Cihna Batur Let, Gubernur Bali Tegaskan Hentikan Komersialisasi Gunung Batur

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:36 WIB

Seminar Nasional Seratus Tahun Rarud Batur Hasilkan Rekomendasi Strategis Arah Baru Pengelolaan Kawasan Batur

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:13 WIB

Forum Silaturahmi LBH GADJA MADHA Indonesia di Muncar Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Bagikan KTA Anggota

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Gerakan Langit Biru Menjelang HUT Ke-25, Demokrat Bali Melaksanakan Bersih Sampah Serta Menebar Benih Ikan Di Danau Beratan Dan Tamblingan 

Berita Terbaru