Babinsa Kodim Palembang Sigap di Tengah Kobaran Api, Kebakaran Gereja Maranata Palembang Diduga Akibat Korsleting

- Penulis

Minggu, 19 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Palembang, 19 April 2026 – Respons cepat ditunjukkan aparat kewilayahan saat kebakaran melanda Gereja Maranata di Jalan Veteran, RT 22 RW 07, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur III, Kota Palembang, Minggu (19/4/2026).

 

Babinsa Kelurahan Kuto Batu, Serka Giman bersama Sertu Wandi, langsung bergerak menuju lokasi begitu menerima laporan dari warga sekitar pukul 09.41 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah kepanikan warga dan kobaran api yang terus membesar, keduanya turut membantu pengamanan serta proses penanganan awal di lokasi kejadian.

 

Kebakaran diketahui pertama kali oleh saksi Evan (30), yang melihat percikan api dari meja kantor di lantai bawah gereja. Api dengan cepat menyambar dokumen dan perlengkapan di sekitarnya hingga menimbulkan asap tebal.

 

Petugas Pemadam Kebakaran Kota Palembang bersama unit terkait segera diterjunkan ke lokasi dengan kekuatan tujuh unit mobil pemadam. Upaya pemadaman berlangsung cukup intens hingga akhirnya api berhasil dikendalikan sekitar pukul 11.30 WIB, dilanjutkan proses pendinginan.

 

Serka Giman mengatakan, kehadiran Babinsa di lokasi merupakan bentuk tanggung jawab dalam membantu masyarakat serta memastikan situasi tetap kondusif.

 

“Begitu menerima laporan, kami langsung ke TKP untuk membantu pengamanan dan mendukung proses pemadaman bersama petugas. Yang terpenting, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Serka Giman.

 

Ia menambahkan, berdasarkan informasi awal di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik di area kantor gereja.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan rutin memeriksa instalasi listrik, agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

 

Sertu Wandi juga menekankan pentingnya kepedulian bersama dalam menjaga keamanan lingkungan, terutama terhadap potensi kebakaran yang bisa terjadi kapan saja.

Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini.

 

Namun, satu unit bangunan Gereja Maranata mengalami kerusakan akibat amukan si jago merah.

Kehadiran Babinsa di tengah situasi darurat ini menjadi bukti nyata peran aparat teritorial yang selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pembinaan wilayah, tetapi juga saat terjadi bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan
Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember
Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang
HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN
Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa
Noor Arief Prasetyo terpilih Aklamasi sebagai ketua umum KJJT indonesia  
KASAT RESKRIM POLRES PADANG LAWAS TABUH GENDERANG, BERANGKATKAN GERAKAN BERSIHKAN PASAR DARI SPEKULASI DAN KECURANGAN PANGAN
Pererat Sinergi, Kepala Rutan Kelas I Palembang Audiensi dengan Pemerintah Kota Palembang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:11 WIB

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan

Rabu, 9 September 2026 - 14:06 WIB

Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember

Rabu, 9 September 2026 - 10:55 WIB

Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang

Rabu, 9 September 2026 - 07:12 WIB

HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN

Rabu, 9 September 2026 - 02:05 WIB

Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa

Berita Terbaru