Dugaan pungutan liar warnai penyaluran Beras Bulog di Singotrunan

- Penulis

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com|Banyuwangi – Dugaan praktik pungutan uang dalam penyaluran bantuan pangan di kawasan Jl. Andalas, Kelurahan Singotrunan, Kecamatan Banyuwangi, terus menjadi sorotan dan memicu polemik di tengah masyarakat.

Pasalnya, muncul perbedaan keterangan yang cukup tajam antara warga penerima manfaat dengan pihak yang disebut-sebut terlibat dalam dugaan penarikan uang sebesar Rp20.000 tersebut.

Sosok yang oleh sejumlah warga disebut sebagai asisten Ketua RT, berinisial MK, akhirnya angkat bicara saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp, Senin (14/04/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

MK secara tegas membantah tudingan bahwa dirinya melakukan penarikan uang dari warga penerima bantuan. Bahkan, ia mengaku justru termasuk salah satu penerima bantuan itu sendiri.
“Saya nggak ngerti, justru saya yang dapat bantuan,” ujarnya.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai dugaan pungutan yang berkembang di masyarakat, MK kembali menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dan mempersilakan awak media melakukan penelusuran lebih lanjut.

“Silakan diselidiki. Tanyakan kepada yang memberi informasi, apa benar saya yang melakukan penarikan sejumlah uang,” tegasnya.

Tak hanya itu, MK juga menyampaikan keberatannya apabila informasi yang dipublikasikan tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Ia bahkan menyinggung kemungkinan langkah hukum apabila pemberitaan dinilai merugikan nama baiknya.

Namun, keterangan berbeda justru disampaikan oleh beberapa warga penerima manfaat. Salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku adanya pembayaran sebesar Rp20.000 saat proses pengambilan bantuan.

Menurut pengakuannya, warga diminta datang ke rumah MK untuk mengambil kupon sekaligus menyerahkan uang tersebut.
“Memang bayar, Mas, Rp20 ribu. Pengambilan kupon di MK, pembayarannya juga di MK. Kemarin ada Bu RT juga, jadi yang menerima uang Bu RT,” ungkap warga tersebut.

Bahkan ia menyampaikan jika penerimaan bantuan berupa uang Rp 900 000 yang kemarin dirinya di kenakan tarikan Rp 10 000 oleh bu Rt, “yang kemarin uang yang Rp 900 000 di tarik Rp 10 000 mas”, tegasnya.

Warga tersebut mengaku memilih tidak disebutkan namanya karena khawatir akan berdampak pada penerimaan bantuan berikutnya.

Perbedaan keterangan ini pun memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat dan dinilai perlu mendapat klarifikasi lebih lanjut dari pihak RT maupun instansi terkait agar persoalan tidak berkembang menjadi polemik berkepanjangan.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih terus melakukan upaya konfirmasi kepada pihak RT setempat serta pihak berwenang guna memastikan duduk perkara sebenarnya. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan
Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember
Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang
HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN
Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa
Noor Arief Prasetyo terpilih Aklamasi sebagai ketua umum KJJT indonesia  
KASAT RESKRIM POLRES PADANG LAWAS TABUH GENDERANG, BERANGKATKAN GERAKAN BERSIHKAN PASAR DARI SPEKULASI DAN KECURANGAN PANGAN
Pererat Sinergi, Kepala Rutan Kelas I Palembang Audiensi dengan Pemerintah Kota Palembang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:11 WIB

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan

Rabu, 9 September 2026 - 14:06 WIB

Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember

Rabu, 9 September 2026 - 10:55 WIB

Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang

Rabu, 9 September 2026 - 07:12 WIB

HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN

Rabu, 9 September 2026 - 02:05 WIB

Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa

Berita Terbaru