Cegah DBD, RS Bhayangkara Lumajang Lakukan Fogging di Mapolsek Ranuyoso

- Penulis

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Lumajang – Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang melaksanakan kegiatan pengasapan atau fogging pemberantasan sarang nyamuk di sejumlah kantor polisi jajaran Polres Lumajang. Salah satu titik kegiatan dilakukan di depan Mapolsek Ranuyoso, Senin (6/4/2026).

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kasubsi Pidm Si Humas Ipda Suprapto mengatakan, kegiatan fogging tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) di lingkungan kepolisian maupun masyarakat sekitar.

“Kegiatan penyemprotan atau fogging ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit demam berdarah di lingkungan kepolisian dan masyarakat sekitar polsek,” ujar Ipda Suprapto.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, sasaran utama fogging adalah memberantas sarang nyamuk, khususnya nyamuk Aedes aegypti yang menjadi penyebab utama DBD.

Selain itu, upaya ini juga sebagai bentuk antisipasi terhadap penyakit lain yang ditularkan melalui nyamuk, seperti malaria.

“Kegiatan fogging ini untuk membasmi nyamuk agar terhindar dari penyakit malaria maupun demam berdarah,” tambahnya.

Ipda Suprapto juga mengimbau seluruh kapolsek dan anggota di jajaran Polres Lumajang untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Menurutnya, upaya pencegahan tidak hanya dilakukan melalui fogging, tetapi juga dengan menjaga kebersihan dan menghilangkan genangan air yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Lebih lanjut, ia mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap gejala DBD. Beberapa ciri-ciri yang perlu diwaspadai antara lain demam tinggi terus-menerus dengan suhu mencapai 39 hingga 40 derajat Celsius, sakit kepala, demam tanpa disertai batuk, nyeri perut atau mual, serta munculnya bintik-bintik pada tubuh.

“Jika mengalami gejala tersebut, masyarakat diharapkan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapperida Brebes Pamerkan Puluhan Inovasi Kesehatan, Dari Puskesmas Hingga RSUD
Sidokkes Polres Lumajang Pastikan Keamanan Makanan Lewat Uji Lab Ketat di Dua Titik SPPG
Diresmikan Menteri Kesehatan, Banyuwangi Gandeng Noora Health Luncurkan Konsultasi Kesehatan Hotline via Whatsapp 24 Jam
Kabupaten Tangerang Kembali Darurat Hexymer dan Tramadol, Ketua MUI Cisoka Desak APH Tindak Tegas
Polemik Absen Bodong di Brebes Belum Usai, Karyawan Puskesmas Diminta Bayar ‘Denda’ Rp 400 Ribu per Orang
Dinkes Genjot Cakupan BPJS Ibu Hamil Sejak Trimester Pertama, Bidan Desa Dikerahkan Cek Keaktifan
Didukung Noora Health, Banyuwangi Segera Hadirkan Konsultasi Kesehatan Online 24 Jam
Layanan Khitan UPTD Puskesmas Kutabumi Dorong Akses Sunat Aman dan Terjangkau

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:42 WIB

Bapperida Brebes Pamerkan Puluhan Inovasi Kesehatan, Dari Puskesmas Hingga RSUD

Senin, 20 Juli 2026 - 07:22 WIB

Sidokkes Polres Lumajang Pastikan Keamanan Makanan Lewat Uji Lab Ketat di Dua Titik SPPG

Minggu, 19 Juli 2026 - 04:38 WIB

Diresmikan Menteri Kesehatan, Banyuwangi Gandeng Noora Health Luncurkan Konsultasi Kesehatan Hotline via Whatsapp 24 Jam

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:15 WIB

Kabupaten Tangerang Kembali Darurat Hexymer dan Tramadol, Ketua MUI Cisoka Desak APH Tindak Tegas

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:52 WIB

Polemik Absen Bodong di Brebes Belum Usai, Karyawan Puskesmas Diminta Bayar ‘Denda’ Rp 400 Ribu per Orang

Berita Terbaru