Restorative Justice Batal, Kasus Dugaan Penganiayaan Di Sukapura Dilaporkan Kembali

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.Com // Probolinggo – Upaya penyelesaian perkara melalui mekanisme restorative justice dalam kasus dugaan penganiayaan dan kekerasan dengan senjata tajam di Kecamatan Sukapura berujung pada pelaporan kembali ke pihak kepolisian.Korban di sangka cat, WA, istri pelaku kekerasan tersebut.

Porwiyanto Setiawan Korban warga Jalan Jurang Perahu RT 005 RW 003, secara resmi mengajukan surat pencabutan kesepakatan damai ke Polsek Sukapura, Senin (30/03/2026). Dalam kesempatan tersebut, korban juga meminta Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) sebagai dasar untuk melanjutkan proses hukum.

Saat mendatangi Polsek Sukapura, korban ditemui oleh anggota yang sedang bertugas. Namun, karena Kanit Reskrim tengah cuti, korban diminta untuk menunggu guna dilakukan pembahasan lanjutan. Meski demikian, pihak keluarga korban menegaskan tidak bersedia lagi menempuh jalur damai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain ke kepolisian, surat pemberitahuan pencabutan kesepakatan damai juga disampaikan kepada Kepala Desa Wonokerto, Heri, menyampaikan bahwa sebelumnya upaya mediasi telah dilakukan dengan melibatkan kedua belah pihak.

“Bagaimanapun, etika baik sudah kami lakukan dengan mempertemukan kedua belah pihak. Namun jika diabaikan, saya sebagai kepala desa tetap berada di tengah untuk masyarakat,” ujar Heri Dri Hartono kepala desa

Diketahui, kasus tersebut bermula dari peristiwa dugaan penganiayaan dan kekerasan menggunakan senjata tajam yang terjadi di halaman belakang Cafe CALA, Desa Wonokerto, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, pada Jumat (20/03/2026) sekitar pukul 16.20 WIB.

Upaya perdamaian sempat dilakukan pada Sabtu dini hari hingga pagi harinya, dengan disaksikan oleh pihak Polsek Sukapura, Kepala Desa Wonokerto, serta sejumlah saksi. Namun, pada Senin (30/03/2026), korban memutuskan mencabut kesepakatan damai tersebut.

Dalam pernyataannya, korban menyebut pencabutan dilakukan karena pihak terlapor diduga mengingkari kesepakatan yang telah dibuat bersama di hadapan para saksi.

“Pencabutan ini saya lakukan tanpa paksaan dari pihak manapun, demi mendapatkan keadilan yang sama di muka hukum,” tegas korban.
Dengan dicabutnya kesepakatan damai, kasus tersebut kini berpotensi kembali diproses melalui jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sonny T. Danaparamita Gelar Safari Gemarikan di Banyuwangi, Dorong Konsumsi Ikan untuk Cegah Stunting dan Tingkatkan Gizi Anak
Warga Kelurahan Bakungan Banyuwangi Miliki Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan
STORY OPERASI SENYAP – OFFICIAL SUPREME FINAL): KEBANGKITAN SANG PREDATOR DIGITAL BER-BNSP, DARI TARUHAN NYAWA MENANTANG HANTU DI SUNGAI REREKET HINGGA TAKTHA LEVEL 10 GOOGLE MAPS
Penutupan Latsarmil Komcad Gelombang I 2026, Wamen Ossy Sebut Latsarmil Perkuat Karakter dan Integritas ASN
Jual Beli Motor Second Rasa Baru, Gareng Motor78 Hadirkan Beragam Pilihan dan Kemudahan Transaksi
Danramil Pasar Kemis Hadiri Pembangunan RTLH di Desa Ketos
Rutin, Satgas Sampah Koramil Curug Bersihkan Sampah di Jalan STPI
Babinsa Larangan Utara Ngopi Bareng Warga, Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian Lingkungan

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 02:13 WIB

Sonny T. Danaparamita Gelar Safari Gemarikan di Banyuwangi, Dorong Konsumsi Ikan untuk Cegah Stunting dan Tingkatkan Gizi Anak

Senin, 8 Juni 2026 - 02:09 WIB

Warga Kelurahan Bakungan Banyuwangi Miliki Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:59 WIB

STORY OPERASI SENYAP – OFFICIAL SUPREME FINAL): KEBANGKITAN SANG PREDATOR DIGITAL BER-BNSP, DARI TARUHAN NYAWA MENANTANG HANTU DI SUNGAI REREKET HINGGA TAKTHA LEVEL 10 GOOGLE MAPS

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:52 WIB

Penutupan Latsarmil Komcad Gelombang I 2026, Wamen Ossy Sebut Latsarmil Perkuat Karakter dan Integritas ASN

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:34 WIB

Jual Beli Motor Second Rasa Baru, Gareng Motor78 Hadirkan Beragam Pilihan dan Kemudahan Transaksi

Berita Terbaru