Rumah Bobrok! Masa Depan Anak-Anak Terancam: Keluarga Takwadi Menanti Bantuan

- Penulis

Sabtu, 18 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Bobrok! Masa Depan Anak-Anak Terancam: Keluarga Takwadi Menanti Bantuan,Sabtu (18/10/2025) 

BREBES, GARUDAXPOSE.Com – Sebuah rumah di Pedukuhan Banjar Melati,Rt, 05/08 Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, milik Pak Takwadi dan istrinya, Sri Tati, menjadi sorotan karena kondisi rumah yang sangat memprihatinkan. Atap genteng yang berantakan dan bocor saat hujan membuat mereka khawatir akan keselamatan anak-anak mereka. Kondisi ini diperparah dengan keberadaan rumah yang tidak layak huni, sehingga membuat keluarga Pak Takwadi merasa tidak aman dan tidak nyaman, Sabtu, (18/10/2025)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pak Takwadi dan keluarganya telah bertahun-tahun tidak mendapatkan bantuan apa pun, meskipun rumah mereka sangat membutuhkan perbaikan. Mereka berharap agar Kepala Desa Bangsri, Pak Mukson, dapat membantu mereka mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Pak Takwadi telah mencoba untuk memperbaiki rumah sendiri, namun tidak mampu karena keterbatasan biaya.

Kondisi rumah yang tidak layak huni ini berdampak pada kesehatan keluarga Pak Takwadi. Anak-anak mereka sering kali jatuh sakit karena rumah yang tidak layak huni. Sri Tati, istri Pak Takwadi, Melalui Salah satu Orang mantan kepala desa,yang tidak mau di sebut namnaya, berharap agar pemerintah desa dan kabupaten Brebes dapat membantu mereka mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. “Kami khawatir jika kondisi rumah tidak segera diperbaiki, maka kesehatan anak-anak kami akan semakin terancam,” kata Sri Tati.

“Rumah kami sangat membutuhkan perbaikan, tapi kami tidak memiliki biaya untuk melakukannya,” kata Pak Takwadi. “Kami hanya ingin memiliki rumah yang layak huni, sehingga anak-anak kami dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.” Pak Takwadi menambahkan bahwa mereka telah mencoba untuk mencari bantuan, namun belum ada hasil yang pasti.

Bantuan yang dibutuhkan oleh keluarga Pak Takwadi antara lain adalah perbaikan atap rumah, pembangunan kamar mandi yang layak, dan pengadaan fasilitas sanitasi yang memadai. Dengan demikian, mereka dapat hidup lebih sehat dan aman. Pak Takwadi berharap agar bantuan tersebut dapat segera direalisasikan, sehingga mereka dapat hidup lebih baik.

Rumah Bobrok! Masa Depan Anak-Anak Terancam: Keluarga Takwadi Menanti Bantuan, Sabtu (18/10/2025

Pak Mukson, Kepala Desa Bangsri, sampai saat ini belum pernah datang, pihaknya apa pura -pura tidak mengetahui secara pasti tentang kondisi rumah Pak Takwadi. Pak Mukson selaku sebagai kepala Desa Bangsri, segera mendengar dan membaca berita atau menindaklanjuti dan melakukan survei untuk menentukan bantuan yang dibutuhkan.

Namum, keluarga Pak Takwadi berharap agar Kepala desa tidak menutup mata terhadap kondisi mereka, “Kami berharap Pak Mukson dapat membantu kami secara konkret, bukan hanya janji, ” Kata Sri Tati, istri Pak Takwadi.

Mirisnya lagi! Anak-anaknya semua sekolah ada yang SMP ada yang SD sedangkan Pak Takwadinya kerjanya kuli kalau ada kalau nggak ada nyari bekas nasi yang bau di bikin loyang itu yang seperti di atas gendeng loyang loyang nasi nya orang bau di kumpulin.

Mari kita sama-sama membantu keluarga Pak Takwadi dengan memberikan perhatian dan bantuan yang mereka butuhkan. Bantuan apa pun yang dapat kita berikan akan sangat berarti bagi keluarga Pak Takwadi. Dengan bantuan kita bersama, diharapkan keluarga Pak Takwadi dapat memiliki rumah yang layak huni dan hidup lebih sejahtera.

(Agus)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan
Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember
Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang
HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN
Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa
Noor Arief Prasetyo terpilih Aklamasi sebagai ketua umum KJJT indonesia  
KASAT RESKRIM POLRES PADANG LAWAS TABUH GENDERANG, BERANGKATKAN GERAKAN BERSIHKAN PASAR DARI SPEKULASI DAN KECURANGAN PANGAN
Pererat Sinergi, Kepala Rutan Kelas I Palembang Audiensi dengan Pemerintah Kota Palembang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:11 WIB

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan

Rabu, 9 September 2026 - 14:06 WIB

Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember

Rabu, 9 September 2026 - 10:55 WIB

Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang

Rabu, 9 September 2026 - 07:12 WIB

HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN

Rabu, 9 September 2026 - 02:05 WIB

Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa

Berita Terbaru