Garudaxpose.com | Tapanuli Selatan – Progaram Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari dana desa diprioritaskan masyarakat yang tidak mampu.
Namun ironisnya di desa Haunatas, Kecamatan Marancar diduga ada 18 orang penerima bantuan, tidak disalurkan oleh oknum kepala desa tersebut.
Lanjut, warga desa Haunatas menyampaikan ke awak media garudaxpose.com melalui aplikasi WhatsApp (25/02/2026). Menyampaikan ” kami dari warga desa haunatas ,penerima bantuan langsung tunai (BLT) ada 18 orang bang tidak disalurkan pada penerima bantuan di tahun 2025, kami harapkan agar oknum kepala desa mempertanggung jawabkan perbuatannya ini ” Sebut salah satu warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam waktu yang sama, awak media coba konfirmasi ke Camat Marancar melalui WhatsApp ” Camat cek dulu ya biar akurat ” tulisnya.
Hal ini LSM Jerat Korupsi sebutkan ” jawaban Camat ke awak media diduga sebagai “dalih” sementara hak warganya yang kurang mampu sudah dinodai oknum kades pada tahun 2025. Kami minta Aparat Penegak Hukum (APH) panggil dan periksa oknum kepala desa Haunatas, Kecamatan Marancar terkait BLT , bangunan pisik dan lainnya ” pinta Rudi Zahid.
(Rihat Mangunsong)














