Tuntut Kejelasan Kasus Dugaan Korupsi, Warga Desa Perjaga Datangi Kejari Sidikalang

- Penulis

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Sidikalang — Sejumlah warga Desa Perjaga mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Sidikalang untuk mempertanyakan tindak lanjut laporan dugaan korupsi yang diduga dilakukan oleh Kepala Desa Perjaga. Kedatangan warga tersebut dilakukan guna menagih kejelasan penanganan kasus yang dinilai berjalan lambat.

Dalam pertemuan itu, pelapor diterima oleh Kasi Intel Kejari Sidikalang, Gerri Gultom. Ia menyampaikan bahwa perkara yang dilaporkan warga masih dalam tahap pendalaman.

“Kasus ini masih kami proses dan dalami. Kami mohon kesabaran untuk menunggu hasil pemeriksaan,” ujar Gerri di hadapan warga dan awak media.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, pelapor mengaku kecewa karena hingga beberapa bulan berlalu, belum ada kejelasan atas penanganan laporan tersebut. Warga menyebut ada 13 dugaan pelanggaran yang telah mereka laporkan, namun jawaban yang diberikan Inspektorat Pakpak Bharat dinilai tidak sesuai dengan laporan yang disampaikan.

Pelapor menduga adanya kelalaian atau bahkan kerja sama antara Inspektorat dengan Kepala Desa Perjaga, sehingga proses hukum terkesan mandek.

“Dari 13 laporan yang kami sampaikan, hanya sebagian kecil yang ditanggapi. Banyak poin laporan yang tidak dijawab. Ini membuat kami kecewa,” kata salah satu warga.

Warga Desa Perjaga berharap seluruh temuan yang telah dilaporkan dapat ditindaklanjuti secara transparan, tanpa adanya intervensi atau upaya pengaburan proses hukum.

Menanggapi hal itu, Kasi Intel menegaskan komitmen kejaksaan untuk menindak setiap dugaan pelanggaran yang terbukti secara hukum.

“Kami akan memproses semua laporan. Bila ditemukan unsur korupsi, tentu akan kami tindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Gerri.

Warga berencana terus mengawal perkembangan kasus ini hingga kejelasan hukum benar-benar diperoleh.(Jembri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hilangkan Ruang Pungli, Perlu Optimalkan Digitalisasi Pelayanan Publik
Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori
Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro
Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan
Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram
Pemerintah Desa Tempeh Tengah Lumajang Tetapkan RKP Desa 2027, TNI-Polri Kawal Transparansi Pembangunan
Penetapan RKP TA 2027, Pemerintah Desa Wonotoro Siap Bekerja Bersama Rakyat
PWI Pusat Gelar Pembekalan Pra-UKW Angkatan 28, Mantapkan Kompetensi Wartawan Menuju Ujian Resmi

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 02:17 WIB

Hilangkan Ruang Pungli, Perlu Optimalkan Digitalisasi Pelayanan Publik

Rabu, 16 September 2026 - 19:04 WIB

Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori

Rabu, 16 September 2026 - 10:55 WIB

Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro

Rabu, 16 September 2026 - 06:24 WIB

Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan

Rabu, 16 September 2026 - 06:20 WIB

Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram

Berita Terbaru