Tim SAR Siap Gunakan Alat Berat, Wagub Emil dan Wabup Mimik Dampingi Wali Santri Ponpes Al Khoziny

- Penulis

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Sidoarjo – Tim SAR gabungan akhirnya menggunakan alat berat dalam proses evakuasi korban runtuhnya bangunan mushola Ponpes Al Khoziny Buduran, Kamis, (02/10/2025).

Langkah itu diambil setelah para wali santri sepakat proses evakuasi dilanjutkan menggunakan alat berat di hari keempat pencarian.

Meski begitu, suasana penuh duka masih menyelimuti lokasi kejadian. Beberapa wali santri tampak sangat bersedih, begitu pula Wakil Bupati Sidoarjo H. Mimik Idayana yang turut merasakan duka mendalam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kamis siang tadi, Wabup H. Mimik Idayana mendatangi tempat para wali santri yang menunggu anaknya ditemukan dari balik reruntuhan mushola.

Kehadiran Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak juga menambah dukungan moral bagi keluarga korban.

Keduanya menemui satu per satu orang tua santri yang menjadi korban, menenangkan mereka agar tabah dan ikhlas menerima musibah yang terjadi.

“Tadi kita tenangkan kedua orang tua korban ini, karena mereka pasti syok atas musibah ini, dan mereka sudah ikhlas. Intinya mereka meminta anaknya segera dievakuasi,” ucap Wabup.

Ia juga berpesan agar para wali santri bertawakal kepada Allah SWT. Menurutnya, musibah yang terjadi merupakan bagian dari takdir Allah yang harus diterima dengan sabar meski sangatlah berat. Namun ia tetap berharap dan berdoa agar para santri yang masih dalam pencarian dapat ditemukan dengan kondisi selamat.

“Untuk orang tua yang mengalami musibah ini, saya berpesan agar lebih ikhlas, tawakal lagi kepada Allah. Karena semua ini adalah takdir Allah, dan kita sama-sama berdoa agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” lanjutnya.

Selain itu, Wabup menegaskan Pemkab Sidoarjo akan memberikan pendampingan psikologis bagi korban maupun keluarga korban. Hal ini diperlukan untuk membantu mereka menguatkan mental menghadapi ujian berat yang sedang dialami.

“Kita sudah menyiapkan pendampingan psikologis bagi korban yang ada di rumah sakit maupun orang tua korban yang masih menunggu anaknya ditemukan,” jelasnya.

Suasana duka yang menyelimuti lokasi evakuasi menjadi pengingat bersama akan pentingnya doa dan kesabaran. Hingga saat ini, proses pencarian korban masih terus dilakukan dengan penuh kehati-hatian oleh Tim SAR gabungan. (Septyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan
Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram
Pemerintah Desa Tempeh Tengah Lumajang Tetapkan RKP Desa 2027, TNI-Polri Kawal Transparansi Pembangunan
Penetapan RKP TA 2027, Pemerintah Desa Wonotoro Siap Bekerja Bersama Rakyat
PWI Pusat Gelar Pembekalan Pra-UKW Angkatan 28, Mantapkan Kompetensi Wartawan Menuju Ujian Resmi
PWI Kabupaten Serang Dorong Peserta Maksimalkan Pra-UKW untuk Hasil Maksimal
Musdes RKP Desa TA 2027, Desa Ngadisari Prioritaskan Dana Afirmasi Bupati Untuk Infrastruktur
Gubernur Koster Apresiasi Jawaban Fraksi DPRD Bali

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 06:24 WIB

Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan

Rabu, 16 September 2026 - 06:20 WIB

Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram

Selasa, 15 September 2026 - 22:51 WIB

Penetapan RKP TA 2027, Pemerintah Desa Wonotoro Siap Bekerja Bersama Rakyat

Selasa, 15 September 2026 - 11:09 WIB

PWI Pusat Gelar Pembekalan Pra-UKW Angkatan 28, Mantapkan Kompetensi Wartawan Menuju Ujian Resmi

Selasa, 15 September 2026 - 10:13 WIB

PWI Kabupaten Serang Dorong Peserta Maksimalkan Pra-UKW untuk Hasil Maksimal

Berita Terbaru