Tanpa Papan Proyek dan Pengawasan, Bedah Rumah Kecamatan Jayanti Diduga Bermasalah

- Penulis

Rabu, 15 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Kabupaten Tangerang – Program bedah rumah yang seharusnya menjadi wujud kepedulian pemerintah terhadap warga kurang mampu, kembali menuai sorotan. Kali ini, proyek bedah rumah milik Ibu Aswana, warga Kampung Sempur RT 17 RW 06, Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, diduga sarat masalah. Rabu (15/10/25).

Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, proyek yang telah berjalan selama tiga hari tersebut tidak dilengkapi papan informasi publik maupun Rencana Anggaran Biaya (RAB). Padahal, keberadaan papan proyek menjadi bentuk transparansi penggunaan dana negara. Kondisi ini menimbulkan dugaan adanya upaya menutupi nilai anggaran serta spesifikasi pekerjaan dari pengawasan publik.

Selain itu, kualitas material bangunan juga dipertanyakan. Bahan seperti batu selkon diduga berkualitas rendah, balok kayu yang digunakan merupakan kayu kelapa muda yang mudah lapuk, dan sejumlah bambu bekas proyek lain tampak digunakan kembali pada struktur bangunan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, aspek keselamatan kerja pun tampak diabaikan. Para pekerja tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) sebagaimana standar K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Salah satu warga sekitar yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa pekerjaan berlangsung tanpa pengawasan langsung dari pihak pelaksana lapangan (PL) kecamatan.

Sementara itu, salah satu pekerja bernama MS saat dikonfirmasi mengaku bahwa bambu yang digunakan memang berasal dari proyek lain. Pengakuan ini memperkuat dugaan bahwa pekerjaan dilakukan dengan menekan biaya semaksimal mungkin demi meraih keuntungan pribadi.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum melakukan pengawasan lebih ketat agar program bantuan pemerintah benar-benar bermanfaat bagi warga kurang mampu, bukan justru menjadi ladang mencari keuntungan bagi oknum tertentu.

Hingga berita ini diterbitkan, Camat Jayanti Yandri Permana, S.Stp, belum dapat dimintai keterangan karena nomor ponselnya dalam keadaan tidak aktif.

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori
Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro
Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan
Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram
Pemerintah Desa Tempeh Tengah Lumajang Tetapkan RKP Desa 2027, TNI-Polri Kawal Transparansi Pembangunan
Penetapan RKP TA 2027, Pemerintah Desa Wonotoro Siap Bekerja Bersama Rakyat
PWI Pusat Gelar Pembekalan Pra-UKW Angkatan 28, Mantapkan Kompetensi Wartawan Menuju Ujian Resmi
PWI Kabupaten Serang Dorong Peserta Maksimalkan Pra-UKW untuk Hasil Maksimal

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:04 WIB

Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori

Rabu, 16 September 2026 - 10:55 WIB

Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro

Rabu, 16 September 2026 - 06:20 WIB

Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram

Rabu, 16 September 2026 - 05:11 WIB

Pemerintah Desa Tempeh Tengah Lumajang Tetapkan RKP Desa 2027, TNI-Polri Kawal Transparansi Pembangunan

Selasa, 15 September 2026 - 22:51 WIB

Penetapan RKP TA 2027, Pemerintah Desa Wonotoro Siap Bekerja Bersama Rakyat

Berita Terbaru