Skandal di Brebes: Indra Kusuma Disingkirkan, Cahrudin Naik Tahta PDIP dengan Dukungan Misterius

- Penulis

Minggu, 28 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Skandal di Brebes: Indra Kusuma Disingkirkan, Cahrudin Naik Tahta PDIP dengan Dukungan Misterius

BREBES,GarudaXpose.com-Kontroversi melanda internal PDIP Brebes setelah Cahrudin ditunjuk sebagai Ketua DPC periode 2025-2030, mengabaikan dukungan 17 PAC untuk Indra Kusuma. Proses penjaringan disebut hanya formalitas, keputusan politik sudah dikunci dari atas.

Kader PDIP Brebes, Kismanto, Minggu 28/12/2025 menyatakan kekecewaan mendalam. “Penetapan Cahrudin seperti sulapan. Nama itu tidak ada dalam usulan resmi PAC maupun DPC. Penetapan di luar proses jelas membuat kader kecewa,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dukungan PAC untuk Indra dianggap tidak dihargai, membuat konsolidasi partai di Brebes dipertaruhkan. “Suara PAC diabaikan, proses penjaringan hanya sandiwara. Kalau aspirasi kader tidak dihargai, bagaimana publik bisa percaya pada komitmen PDIP terhadap rakyat,” tambah Kismanto.

Penunjukan Cahrudin memicu pertanyaan, terutama karena rekam jejaknya yang dianggap problematis. Pada Pilkada Brebes 2024, ia disebut berada di barisan pejuang kotak kosong, bukan mendukung calon bupati yang direkomendasikan PDIP.

Indra Kusuma akhirnya angkat bicara dengan sikap legowo, meski namanya disabotase dari rekomendasi akhir. “Legowo aja, ke depan tugas partai semakin berat dengan keadaan politik nasional yang semakin kompetitif dan sangat berpengaruh sampai di daerah,” ungkapnya.

Reaksi keras juga datang dari pengamat politik Brebes, Dr. Rudianto, yang menilai keputusan ini bisa berdampak buruk bagi PDIP. “Penunjukan Cahrudin adalah blunder besar. Ini menunjukkan partai tidak serius dalam menghargai aspirasi kader. Risiko kehilangan suara di Brebes sangat tinggi,” katanya.

Sementara itu, DPP PDIP belum memberikan klarifikasi resmi terkait kontroversi ini. Namun, sumber internal partai menyebutkan bahwa keputusan ini merupakan arahan langsung dari pusat, tanpa mempertimbangkan aspirasi lokal.

Kontroversi ini diprediksi terus bergulir, meninggalkan tanda tanya besar tentang arah PDIP Brebes ke depan. Apakah Cahrudin bisa meredam kekecewaan kader dan membawa PDIP Brebes kembali ke jalur kemenangan? Hanya waktu yang bisa menjawab.

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sosialisasi Ops Patuh Semeru 2026 di SMPN 1 Jember, Tanamkan Kesadaran Tertib Sejak Dini
Kasat Lantas Polres Jember Pimpin Langsung Himbauan Tertib Lalu Lintas di Jl. A. Yani
Satpol PP Bangli Tertibkan Bangunan Kanopi Dan Tembok Di Jalan Usaha Tani Tegalalang
Pemkab Bangli Sampaikan Jawaban Atas Tiga Raperda Strategis
Pengukuhan Bendesa Adat Mantring Berlangsung Khidmat, Babinsa Hadir Dukung Kegiatan Adat
Gubernur Koster Dukung Penindakan WNA Bermasalah, Tegaskan Pariwisata Bali Harus Tetap Bermartabat
Geger Video Asusila Di Karangasem, Imigrasi Bali Buru WNA Prancis Hingga Masuk SOI
17 WNA Berbisnis Pinjaman Daring Di Kuta Utara Diamankan Imigrasi Ngurah Rai

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Sosialisasi Ops Patuh Semeru 2026 di SMPN 1 Jember, Tanamkan Kesadaran Tertib Sejak Dini

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Kasat Lantas Polres Jember Pimpin Langsung Himbauan Tertib Lalu Lintas di Jl. A. Yani

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:06 WIB

Satpol PP Bangli Tertibkan Bangunan Kanopi Dan Tembok Di Jalan Usaha Tani Tegalalang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:52 WIB

Pemkab Bangli Sampaikan Jawaban Atas Tiga Raperda Strategis

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Pengukuhan Bendesa Adat Mantring Berlangsung Khidmat, Babinsa Hadir Dukung Kegiatan Adat

Berita Terbaru