Sebanyak 50 Bhikkhu Asia Tenggara Gelar Indonesia Walk For Peace 2026

- Penulis

Minggu, 10 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Gubernur Koster Tegaskan Indonesia Walk For Peace Selaras Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali


Garudaxpose.com l Buleleng Bali – Sebanyak 50 bhikkhu dari sejumlah negara Asia Tenggara memulai perjalanan suci bertajuk Indonesia Walk For Peace 2026 dari Brahma Vihara Arama, Kabupaten Buleleng, Bali menuju Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (9/5).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perjalanan lintas provinsi sejauh ribuan kilometer yang akan ditempuh dengan berjalan kaki selama 20 hari ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Bali.

Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan kegiatan tersebut bukan sekadar ritual keagamaan umat Buddha, melainkan simbol kuat toleransi, persaudaraan, dan pesan perdamaian dunia yang dipancarkan dari Bali.

“Ini sesuatu yang sangat-sangat sakral, yaitu kegiatan perjalanan suci dalam rangka perayaan Hari Waisak yang jatuh pada tanggal 31 Mei. Dilakoni dengan perjalanan suci dari vihara ini sampai ke Borobudur,” kata Koster dalam sambutannya sebelum pelepasan peserta.

Koster mengaku sengaja meluangkan waktu menghadiri kegiatan tersebut meski memiliki agenda pemerintahan yang padat. Menurutnya, perjalanan spiritual para bhikkhu menjadi momentum penting yang mencerminkan nilai luhur kemanusiaan dan harmoni antarumat beragama.

“Berangkat hari ini tanggal 9 Mei dan direncanakan tiba tanggal 28 Mei. Jadi kurang lebih 20 hari perjalanan. Tentu ini adalah satu tekad, satu niat mulia, suci, luar biasa. Baru pertama kali kita melihat kegiatan seperti ini dilakukan oleh para bhikkhu dari Laos, Thailand, Kamboja, dan Malaysia,” ujarnya.

Para bhikkhu yang mengikuti perjalanan damai tersebut berasal dari Laos, Thailand, Kamboja, Malaysia, serta Indonesia termasuk Bali. Mereka akan melintasi empat provinsi sebelum tiba di Candi Borobudur untuk mengikuti rangkaian Hari Suci Waisak 2026.

Koster menyampaikan rasa hormat kepada seluruh peserta yang menjalani perjalanan panjang dengan penuh semangat dan disiplin spiritual. “Kita respect, kita hormat semuanya. Tepuk tangan untuk para bhikkhu yang mulia,” ucapnya disambut aplaus para hadirin.

Menurut Gubernur Bali dua periode itu, kegiatan Indonesia Walk For Peace 2026 sangat selaras dengan visi pembangunan Bali, yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang menekankan pentingnya menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya.

“Ini sangat sejalan dengan upaya kita bersama di Bali dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang sejahtera dan bahagia sekala-niskala,” jelasnya.

Lebih jauh, Koster meyakini perjalanan suci para bhikkhu akan menarik perhatian masyarakat internasional karena membawa pesan universal tentang perdamaian dan toleransi.

“Tidak semata kegiatan fisik keagamaan yang sakral, tetapi juga membawa pesan kedamaian yang dipancarkan dari Bali dan melintasi empat provinsi. Saya yakin ini akan menjadi perhatian masyarakat dunia,” katanya.

Ia berharap perjalanan damai tersebut mampu menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat Bali, Indonesia, bahkan dunia internasional untuk terus menjaga toleransi dan persaudaraan di tengah keberagaman.

“Semoga kegiatan yang dijalankan dengan niat mulia dan suci ini betul-betul menjadi sumber inspirasi bagi kita semua, tidak saja masyarakat Bali, tetapi juga masyarakat dan bangsa Indonesia untuk selalu hidup dengan penuh toleransi dan penuh kedamaian,” ujar Koster.

Dalam kesempatan itu, Koster juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah di wilayah yang akan dilintasi para bhikkhu agar turut memberikan dukungan demi kelancaran perjalanan spiritual tersebut.

“Kita semua punya tanggung jawab untuk mendukung agar semua berjalan dengan lancar dan sukses. Kami ikut mendoakan agar perjalanan 20 hari ini berjalan lancar, selamat sampai tujuan tanpa hambatan apa pun,” katanya.

Menurut Koster, perjalanan damai lintas daerah itu diharapkan memberi energi positif dan “vibrasi kedamaian” bagi Bali, Indonesia, hingga masyarakat dunia. “Semoga kegiatan ini memberi vibrasi kedamaian bagi kita di Bali maupun bangsa dan negara bahkan masyarakat dunia,” imbuhnya.

Turut hadir dalam pelepasan Indonesia Walk For Peace 2026 Wakil Menteri Agama RI Romo R. Muhammad Syafi’i, Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra, jajaran Forkopimda Bali dan Buleleng, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta tokoh lintas agama dan masyarakat.

Wakil Menteri Agama KH R. Muhammad Syafi’i memberikan apresiasi atas pelaksanaan perjalanan damai tersebut. Ia menilai tradisi spiritual yang dilakukan para bhikkhu menunjukkan bahwa nilai toleransi dan kedamaian sejatinya telah hidup lama di Nusantara.

“Kita mengapresiasi. Sebelum kita menerapkan politik toleransi dan moderasi, sebenarnya bangsa ini sudah punya fondasi yang sama, yaitu bagaimana umat beragama meninggalkan hawa nafsu dan menebarkan kedamaian,” ujarnya kepada awak media.

Menurutnya, dukungan lintas agama dan kepala daerah terhadap kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa seluruh agama mengajarkan nilai kasih sayang, persaudaraan, dan toleransi. “Nah itu bukti bahwa semua agama kita mengajarkan kedamaian, persaudaraan, kasih sayang, dan toleransi,” kata Romo Syafi’i.(Noer/Tra).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori
Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro
Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan
Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram
Pemerintah Desa Tempeh Tengah Lumajang Tetapkan RKP Desa 2027, TNI-Polri Kawal Transparansi Pembangunan
Gubernur Koster Optimistis Bali Jadi Tuan Rumah WCD 2031
Penetapan RKP TA 2027, Pemerintah Desa Wonotoro Siap Bekerja Bersama Rakyat
PWI Pusat Gelar Pembekalan Pra-UKW Angkatan 28, Mantapkan Kompetensi Wartawan Menuju Ujian Resmi

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:04 WIB

Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori

Rabu, 16 September 2026 - 06:24 WIB

Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan

Rabu, 16 September 2026 - 06:20 WIB

Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram

Rabu, 16 September 2026 - 05:11 WIB

Pemerintah Desa Tempeh Tengah Lumajang Tetapkan RKP Desa 2027, TNI-Polri Kawal Transparansi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 - 00:21 WIB

Gubernur Koster Optimistis Bali Jadi Tuan Rumah WCD 2031

Berita Terbaru